Pria Lansia Ini Meninggal Dunia Saat Ngamar di Kalitengah
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sab, 20 Jun 2020
- visibility 13.544
- comment 0 komentar

Anggota kepolisian saat melakukan olah tempat kejadian perkara. (Foto: Istimewa)
GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Seorang pria yang sudah lanjut usia (lansia) warga Kecamatan Klirong, Kebumen meninggal dunia saat ngamar bersama perempuan. Kakek berinisial MA (62) itu meninggal dunia di sebuah kamar rumah warga di Desa Kalitengah, Kecamatan Gombong, Kebumen, Jumat 19 Juni 2020 sekira pukul 17.30 Wib.
Peristiwa itu menghebohkan warga sekitar. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), Inafis Polres Kebumen bersama dengan Polsek Gombong tidak menemukan tanda penganiayaan. Hal ini dikuatkan keterangan dari Puskesmas Gombong 2 yang juga hadir ke lokasi kejadian.
Korban Diduga Meninggal Akibat Penyakit Jantung
“Dari hasil olah TKP, kuat dugaan korban meninggal karena penyakit yang dideritanya. Keterangan tim medis, kuat dugaan meninggal karena penyakit jantung,” jelas Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan melalui Kasubbag Humas Iptu Tugiman, Sabtu 20 Juni 2020.
Informasi yang dihimpun, kejadian itu bermula, saat korban datang bersama seorang temannya. Mereka duduk-duduk di warung semberi memesan teh menis. Teman korban memanggil satu perempuan untuk ditawarkan kepada korban. Korban tidak mau sehingga perempuan itu dibawa teman korban.
Korban yang masih menunggu mengobrol dengan dengan seorang perempuan lain berinisal Sp (48) warga Kecamatan Kebumen. Setelah terjadi kesepakatan akhirnya mereka berdua masuk ke kamar.
Tidur Terlentang, Korban Tiba-tiba Kejang
Berdasarkan keterangan perempuan yang saat itu bersama korban dalam sebuah kamar keduanya belum sempat berhubungan badan. Korban tiba-tiba kejang saat menurunkan resleting celananya dengan posisi tidur terlentang.
Melihat tamunya kejang-kejang, perempuan yang saat itu sedang melepas kancing bajunya selanjutnya keluar kamar dan teriak minta tolong.
Tak lama kemudian, korban tidak merespon saat dibangunkan. Setelah kejadian, korban dibawa ke rumah sakit sembari menunggu dijemput oleh keluarganya. (win)









Saat ini belum ada komentar