Perajin Gula Semut di Desa Giyanti dan Wonoharjo Dibantu 100 Dapur Bersih
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Kam, 16 Des 2021
- visibility 3.467
- comment 0 komentar

Bupati mengecek gula semut produksi petani. (Foto: Istimewa)
Kewajiban pemerintah mendorong dan memfasilitasi agar petani ini bisa lebih maju dalam memasarkan produknya. Jadi saya minta dari Disperindag memberikan pendampingan, kasis barcode, beri kemasan yang bagus, agar masyarakat semakin tahu dan yakin bahwa produksi gula semut Kebumen ini memang punya kualitas tinggi,” terangnya.
Tidak hanya itu, Bupati juga meminta agar para petani ini diberikan pelatihan untuk memasarkan secara online. Termasuk membenahi infrastruktur jalan agar masyarakat desa di Rowokele bisa semakin meningkat kesejahteraaanya.
Siap Ekspor
Ketua Petani Gula Semut Mira Budi Rahayu, Miskun menyampaikan bahwa di desanya terdapat 60 anggota petani gula semut yang sudah beroperasi sejak 2011. Dalam sebulan kelompok tani Mira Budi Rahayu bisa menghasilkan 7 sampai 10 ton gula semut yang siap ekspor ke luar negeri.
“Alhamdulillah produksi gula semut di desa kami sudah dieskpor ke Australia, Jepang, Amerika dan Jerman. Tapi kita masih melalui pihak kedua, ada yang ambil dari PT Agro Berdikari yang mengekspor ke berbagai negara,” terangnya.
Baca Juga: Warga Ambal Raup Cuan dari Budidayakan Kunyit Hitam
Miskun berharap pemerintah kabupaten melalui Disperindag bisa membantu permodalan dan pemasaran sehingga para pelaku UMKM gula semut di desanya bisa lebih maju dan berkembang. Tidak hanya diekspor tapi juga bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Kebumen dan kota-kota lain.







Saat ini belum ada komentar