Pendaki Gunung Slamet Ditemukan Meninggal Dunia, Ini Kronologinya
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sen, 24 Feb 2025
- visibility 1.076
- comment 0 komentar

Tim SAR Gabungan mengevakuasi pendaki Gunung Slamet. (Foto: Dok Humas Basarnas Cilacap)
PURBALINGGA (KebumenUpdate.com) – Seorang pendaki bernama Marsel (16) asal Balai Rakyat, Jakarta Selatan, ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh ke jurang di Puncak Gunung Slamet, Kabupaten Purbalingga, Minggu sore 23 Februari 2025.
Kantor SAR Cilacap menerima informasi adanya kondisi membahayakan manusia terhadap Marsel dari rekan pendakiannya. Menurut Koordinator Tim SAR Gabungan, Amin Riyanto, kejadian tersebut terjadi pada Minggu 23 Februari 2025 pukul 07.30 WIB.
Korban terjatuh ke jurang sedalam 30 meter di bawah puncak Gunung Slamet pada ketinggian 3.350 mdpl saat akan turun dengan berlari karena hendak mengejar kereta. Rekan pendakiannya yang berusaha memanggil korban tidak mendapatkan respon, sehingga memutuskan untuk turun dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak basecamp.
Mendapati kejadian tersebut, satu tim dari USS Banyumas dan Kantor SAR Cilacap diberangkatkan ke lokasi kejadian Gunung Slamet dengan membawa peralatan mountaineering.
“Pagi tadi, Senin 24 Februari 2025 sekitar pukul 07.20 WIB korban berhasil dievakuasi ke Basecamp Gunung Slamet via Bambangan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dilakukan pemeriksaan oleh tenaga medis dan inafis Polres Purbalingga sebelum dibawa ke RSUD Purbalingga untuk dilakukan penanganan lebih lanjut,” tambah Amin Riyanto.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.
Gunung Slamet cukup ramai dikunjungi pendaki dikarenakan pada bulan ini gunung lain di Jawa Tengah ditutup sementara. Terdapat beberapa jalur pendakian yang bisa digunakan untuk mencapai puncak, di antaranya adalah jalur via Bambangan, via Baturaden, via Permadi Guci, dan via Dipajaya. Setiap jalur memiliki tingkat kesulitan dan karakteristik yang berbeda-beda.









Saat ini belum ada komentar