Selamat, Pemkab Kebumen Terima Penghargaan dari Kementerian Perhubungan
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Jum, 6 Sep 2019
- visibility 4.834
- comment 0 komentar

Kepala Dinas Pehubungan Kebumen RAI Ageng Sulistyo Handoko SIP (tiga dari kiri) foto bersama usai menerima plakat penghargaan dari Dirjen Perkeretaapian Ir Zulfikri MSs DEA , Jumat (6/9/2019).
JAKARTA (KebumenUpdate.com) – Pemkab Kebumen mendapatkan penghargaan dari Kementerian Perhubungan karena dinilai berperan aktif dan bertanggungjawab dalam upaya keselamatan di perlintasan sebidang. Penghargaan diserahkan oleh Direktur Jenderal Perkeretaapian Ir Zulfikri MSs DEA dan diterima oleh Kepala Dinas Perhubungan Kebumen RAI Ageng Sulistyo Handoko SIP, Jumat (6/9/2019).
Penghargaan diserahkan bersamaan dengan acara Forum Group Discussion (FGD) “Perlintasan Sebidang Tanggung Jawab Siapa?” yang berlangsung di Hotel Borobudur Jakarta. Selain Kebumen, penghargan yang sama juga diberikan kepada Pemkab Bojonegoro, Tegal, Muara Enim, Serang dan Pemkab Garut.
Forum Group Discussion dihadiri oleh Sekjen Kemenhub Dr Ir Djoko Sasono MSc (ENG) yang sekaligus sebagai pembicara kunci. Hadir dari Komisi V DPRI, Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), perwakilan Kementerian Ketenagakerjaan, perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, seluruh Kepala Dinas Perhubungan Pulau Jawa dan Sumatera, Direktur Utama PT Kereta Api (Persero), Direktur Utama Jasa Raharja dan pejabat di Lingkungan Kementerian Perhubungan.
Baca Juga: Keren, Siswi SMK Purnama 2 Gombong Ciptakan Alat Pengamanan Perlintasan Kereta Api
Kepala Dinas Perhubungan Kebumen RAI Ageng Sulistyo Handoko SIP menyampaikan bahwa Pemkab Kebumen melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan keselamatan pada perlintasan sebidang di Kebumen. Tahun 2016 dilakukan pembuatan pos jaga dengan palang pintu manual dengan petugas jaga yang ada sebanyak pos jaga dan 18 personil. Dari Provinsi Jawa Tengah diserahkan satu pos jaga mekanik.
Tahun 2017, pembuatan pos jaga dengan palang pintu manual dan sirine serta lampu sinyal sebanyak tujuh pos jaga dengan 42 personil. Tahun 2018, peningkatan dan penyempurnaan pos jaga yang ada dengan fasilitas seperti CCTV, HT dan meja kursi pada 11 lokasi pos jaga perlintasan.
“Tahun 2019, pemasangan instalasi penangkal petir pada 11 lokasi dan pemasangan papan nama JPL, dan tahun 2020 direncanakan pembuatan enam pos jaga dan 36 personil,” ujarnya.
Baca Juga: Ngabuburit di Rel, Gadis Remaja Tewas Tersambar Kereta Api
Selain itu pihaknya juga mendukung Gerakan Nasional (Gernas) Selamat di Perlintasan Kereta Api yang diselenggarakan pada 3 Mei 2019. Selain itu, telah dilakukan pemasangan patok pada beberapa perlintasan sebidang sebanyak lima lokasi (ditutup) dan dua lokasi dibuat underpass.







Saat ini belum ada komentar