Breaking News
light_mode
Beranda » News » Pekerja Migran Jadi Sasaran Paham Radikalisme, Media Sosial Jadi Pintu Masuknya

Pekerja Migran Jadi Sasaran Paham Radikalisme, Media Sosial Jadi Pintu Masuknya

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Ming, 8 Des 2024
  • visibility 614
  • comment 0 komentar

Senior Program Manager Migrant Care Jakarta Mulyadi mengingatkan bahwa tindakan sekecil menyukai atau memberikan donasi pada konten radikal di media sosial dapat berakibat fatal.

“Penting bagi PMI untuk mewaspadai segala bentuk propaganda radikalisme,” tegasnya.

Media Sosial Jadi Pintu Masuk Radikalisme

Cak Mul, sapaan karibnya menambahkan bahwa sosialisasi itu dilakukan, guna melakukan pencegahan sejak dini masuknya  tindakan-tindakan ekstrimisme berbasis kekerasan kepada para pekerja migran.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menyebarluaskan informasi mengenai pentingnya pencegahan sejak dini upaya atau tindakan-tindakan ekstrimisme berbasis kekerasan,” kata Cak Mul.

Melalui sosialisasi ini dapat memberikan pemahaman akan prinsip keberagaman, toleransi, Gender Equality, Disability, and Social Inclusion (GEDSI), dan inklusifitas sebagai dasar untuk mengurangi potensi ekstremisme kekerasan. Juga memberikan pemahanan cara-cara pencegahan ekstrimisme berbasis kekerasan di tingkat komunitas.

Baca Juga: Migrant Care Kebumen Gelar Dialog dengan Calon Bupati dan Wakil Bupati, Ini Hasilnya

Lebih lanjut, Cak Mul menambahkan, pintu masuk paham radikalisme ini banyak yang berupa tontonan di laman media sosial, maupun pemahaman beragama yang salah. Untuk itu, hal tersebut perlu dicegah sejak dini, agar buruh migran Indonesia terlindung dari paham terorisme dan bisa bekerja dengan baik di negara tujuan mereka.

“Upaya-upaya ini perlu disebarluaskan secara masif kepada masyarakat supaya tidak ada lagi pekerja migran kita yang terpapar  kepada ekstrimisme yang berbasis terorisme,” jelasnya.

Di beberapa negera aturannya sangat ketat. Jika ada pekerja migran yang mengikuti atau meng-like atau memberikan donasi dana dapat dikategorikan terpapar paham ekstrimisme.

“Pentingnya pengetahuan tersebut. Jangan sampai rasa solidaritas sesama justru menjebak ke paham ekstrimisme,” ujarnya.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • KSU Kostajasa

    KSU Kostajasa Kembali Raih Sertifikat Forest Stewardship Council

    • calendar_month Sel, 17 Des 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 804
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Koperasi Serba Usaha Taman Wijaya Rasa atau KSU Kostajasa sebagai pengelola hutan rakyat dan penjualan kayu bersertifikat, kembali meraih penghargaan Forest Stewardship Council (FSC) atau Sertifikasi Pengelolaan Hutan untuk periode yang ke-4. Prestasi ini sebagai bentuk pengakuan internasional terhadap pengelolaan hutan yang lestari dan bertanggung jawab. Atas capaian ini, Kostajasa menggelar tasyakuran […]

  • Taman Buah

    Inspiratif, Warga Logede Sulap Pekarangan Menjadi Taman Buah

    • calendar_month Sab, 23 Jan 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.284
    • 0Komentar

    PEJAGOAN (KebumenUpdate.com) – Desa Logede, Kecamatan Pejagoan, Kabupaten Kebumen menggerakkan warganya untuk memanfaatkan pekarangan kosong menjadi lahan yang produktif. Salah satu upaya dengan membuat Kebun Pangan Warga yang ada di setiap RT. Kebun Pangan Warga yang dikelola ibu-ibu PKK tersebut memanfaatkan lahan kosong dengan ditanami tanaman pangan maupun sayuran. Selain Kebun Pangan Warga yang sudah […]

  • Hadiri Acara Penyerahan LHP BPK RI, Bupati Sependapat dengan Presiden

    Hadiri Acara Penyerahan LHP BPK RI, Bupati Sependapat dengan Presiden

    • calendar_month Sel, 9 Jul 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.018
    • 0Komentar

    Sependapat dengan Presiden Jokowi  Bupati mengaku sependapat dengan apa yang disampaikan Presiden Jokowi bahwa pemberian WTP oleh BPK RI bukan sebuah prestasi atas penggunaan APBN maupun APBD, melainkan sudah menjadi kewajiban bagi semua daerah untuk mempertanggungjawabkan APBD dengan baik. “Ya harusnya memang seperti itu, pemberian WTP oleh BPK harus menjadi kewajiban, bukan lagi menjadi sebuah […]

  • Ketua PD Muhammadiyah Kebumen KH Abduh Hisyam. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

    Muhammadiyah Kebumen Siapkan Rp 2,5 Miliar, Khusus Bantuan Sembako Ramadan

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 6.840
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Menjelang bulan suci Ramadan bersamaan dengan upaya mengurangi dampak pandemi Covid-19, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kebumen melalui Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) menyiapkan dana sebesar Rp 2,5 miliar. Dana tersebut khusus untuk bantuan bahan makanan berupa 32.150 paket sembako yang akan diberikan kepada warga kurang mampu. Adapun pendistribusiannya bakal dilakukan melalui dua […]

  • Ulang Tahun, Alfamart Bagi Bingkisan Hingga Modal Usaha Miliaran Rupiah. Begini Caranya

    Ulang Tahun, Alfamart Bagi Bingkisan Hingga Modal Usaha Miliaran Rupiah. Begini Caranya

    • calendar_month Sen, 17 Okt 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.249
    • 0Komentar

    Selain tu, khusus untuk member platinum Alfagift yang berulang tahun di tanggal 18 Oktober telah disiapkan 23 bingkisan spesial di setiap cabangnya, sekitar total 736 member yang akan dimanjakan dengan bingkisan spesial tersebut. Program kedua adalah Kejutan Akhir Tahun. Yakni bantuan modal usaha UMKM total miliaran rupiah. Rinciannya adalah; hadiah utama Rp 1 miliar untuk […]

  • PAFI Nduga

    Inisiatif PAFI Nduga dalam Mengatasi Tantangan Kesehatan di Pedalaman

    • calendar_month Jum, 1 Nov 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.886
    • 0Komentar

    KEBUMENUPDATE.COM – Nduga adalah salah satu wilayah kabupaten yang berada di Provinsi Papua Pegunungan. Merupakan pemekaran dari kabupaten Jayawijaya dan diresmikan pada tahun 2008. Sebagian besar wilayahnya dengan topografi pegunungan dan hutan lebat yang menyulitkan aksesibilitas. Melansir pafikabnduga.org, Keadaan geografis yang menantang ini berdampak langsung pada berbagai sektor, terutama sektor kesehatan. Terbatasnya fasilitas kesehatan, kurangnya […]

expand_less