Breaking News
light_mode
Beranda » News » Mulai 2023, PDAM Kebumen Sesuaikan Tarif; Ini Besarannya

Mulai 2023, PDAM Kebumen Sesuaikan Tarif; Ini Besarannya

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Jum, 18 Nov 2022
  • visibility 6.830
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Contoh lainnya untuk kelompok Rumah Tangga A-2 dengan pemakaian 10m3 per bulan dengan tarif lama dikenakan biaya rekening sebesar Rp 49.500, naik menjadi Rp 53.500 pada tahun pertama dan kedua, sedangkan tahun ketiga menjadi Rp 62.500.

Perhitungan tersebut dilakukan sedemikian rupa sesuai ketentuan dalam Permendagri Nomor 71 Tahun 2016 yang telah diubah dengan Permendagri Nomor 21 Tahun 2020. Sehingga penyesuaian/kenaikan tarif air minum untuk semua kelompok rumah tangga selama tiga tahun ke depan yaitu 2023, 2024, 2025 masih terjangkau oleh masyarakat, yaitu tidak lebih dari 4% UMK Tahun 2022 sebesar Rp 76.271.

Ini Kerugian yang Timbul Jika Tarif Tidak Disesuaikan
PDAM Kebumen

Foto bersama dengan perwakilan pelanggan. (Foto: Padmo)

Jika tarif air minum tidak disesuaikan selama lebih dari lima tahun, imbuh Zein Musta’in, maka akan timbul beberapa kerugian. Peluang masyarakat untuk memperoleh akses air bersih terutama di daerah yang belum dilalui jaringan pipa menjadi rendah karena Perumda belum dapat melakukan pengembangan jaringan karena keterbatasan keuangan perusahaan.

Cakupan pelayanan akan cenderung statis sehingga berdampak negatif pada kontribusi terhadap PAD dan target SDG’s sulit dicapai. Selain itu, Perumda akan mengalami kesulitan investasi pengembangan layanan karena operasional yang terganggu akibat pendapatan lebih kecil dari biaya yang dapat berdampak pada turunnya kinerja perusahaan.

Baca Juga: Perumda Air Minum Kebumen Raih BPKN Award 2022, Dinilai Peduli Perlindungan Konsumen

“Dengan adanya kenaikan tarif ini, diharapkan Perumda Air Minum Tirta Bumi Sentosa dapat mengembangkan cakupan pelayanan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan. Sesuai kredo kami yaitu “Maju dan Lebih Baik, Maju Usahanya, Lebih Baik Pelayanannya,” pungkasnya.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sama-sama Pulang dari Rantau, Seorang Anak Habisi Nyawa Ayahnya di Desa Selogiri

    Sama-sama Pulang dari Rantau, Seorang Anak Habisi Nyawa Ayahnya di Desa Selogiri

    • calendar_month Rab, 19 Jun 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.314
    • 0Komentar

    KARANGGAYAM (KebumenUpdate.com) – Baru pulang dari Kalimantan, seorang ayah bernama Kasum dihabisi nyawanya oleh anaknya sendiri, Ngadimin. Aksi biadab ini terjadi di kampung halaman Kasum, Desa Selogiri 03/01 Kecamatan Karanggayam pada Rabu 19 Juni 2024 sekitar pukul 9.45 WIB. Kasum meninggal di lokasi setelah mengalami luka parah dengan sayatan senjata tajam serta luka memar akibat […]

  • Ini Pesan Gubernur Saat Melantik Arif Sugiyanto Jadi Wakil Bupati Kebumen

    Ini Pesan Gubernur Saat Melantik Arif Sugiyanto Jadi Wakil Bupati Kebumen

    • calendar_month Sen, 29 Apr 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.474
    • 0Komentar

    KebumenUpdate. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo secara resmi melantik Arif Sugiyanto menjadi Wakil Bupati Kebumen di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kantor Gubernur, Semarang,  Senin (29/4/2019). Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 132.33/985 Tahun 2019 Tentang Pelantikan Wakil Bupati Kebumen Sisa Masa Jabatan, Arif Sugiyanto akan menjabat wakil bupati Kebumen hingga 2021. Ganjar Pranowo menekankan […]

  • POPDA Tingkat Keresidenan Kedu Diikuti 834 Atlet dari 9 Cabor

    POPDA Tingkat Keresidenan Kedu Diikuti 834 Atlet dari 9 Cabor

    • calendar_month Rab, 24 Apr 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.715
    • 0Komentar

    Menurut Wabup Ristawati, dengan tema yang diangkat yakni berprestasi dan berdaya saing, dapat diwujudkan dengan bertanding yang sebaik-baiknya. Hal ini untuk memicu rasa bangga bagi atlet itu sendiri, keluarganya, dan kabupaten asalnya. “Mudah-mudahan tidak hanya di sini menjadi atletnya, tapi juga maju ke kancah yang lebih tinggi baik itu nasional bahkan internasional yang bisa membawa […]

  • Kebumen Bersholawat: Gus Khoirul Muna dan Gus Faza Getarkan Alun-alun Pancasila

    Kebumen Bersholawat: Gus Khoirul Muna dan Gus Faza Getarkan Alun-alun Pancasila

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.040
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Alun-alun Pancasila Kebumen dipenuhi para pecinta selawat yang antusias dalam acara Kebumen Bersholawat, yang menjadi salah satu rangkaian acara hari keenam Kebumen Fest, Kamis 28 Agustus 2025. Kebumen Bersholawat menghadirkan Gus Khoirul Muna dan Gus Faza Mustafid dari Pekalongan, yang dikenal dengan vokal indahnya. Mereka diiringi oleh Hadroh Kabumian Kebumen. Adapun tausiyah […]

  • Berita Foto: Demonstrasi di Gedung DPRD Kebumen photo_camera 5

    Berita Foto: Demonstrasi di Gedung DPRD Kebumen

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.672
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Ratusan massa, mayoritas remaja, menggelar demonstrasi di depan Gedung DPRD Kebumen, Sabtu 30 Agustus 2025. Mereka turun ke jalan sebagai bentuk solidaritas atas meninggalnya Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang terlindas kendaraan taktis Brimob di Jakarta. Awalnya, aksi berlangsung tertib. Massa berorasi dan mengangkat spanduk bertuliskan “Makzulkan Gibran” dan “Bubarkan DPR.” Namun […]

  • DPRD Baru Didorong Susun Perda Cagar Budaya, Ini Alasannya

    DPRD Baru Didorong Susun Perda Cagar Budaya, Ini Alasannya

    • calendar_month Sen, 12 Agu 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.727
    • 0Komentar

    Pegiat budaya dari Sekolah Rakyat Melu Bae (SRMB) Kebumen, Pitra Suwita juga mengungkapkan keprihatinannya atas terus menghilangnya bangunan-bangunan bersejarah di Kebumen. Menurut Pitra, pemerintah dan masyarakat cenderung acuh ketika ada bangunan bersejarah dirobohkan dengan alasan pembangunan. Kalaupun ada kelompok yang bersuara tidak akan banyak berarti karena di Kebumen sendiri sarana aspirasi untuk itu masih minim. […]

expand_less