Breaking News
light_mode
Beranda » News » Modal Jadi Universitas, Empat Dosen Stikes Muhammadiyah Gombong Raih Gelar Doktor

Modal Jadi Universitas, Empat Dosen Stikes Muhammadiyah Gombong Raih Gelar Doktor

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sel, 11 Agu 2020
  • visibility 8.710
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Empat dosen Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Muhammadiyah Gombong, Kebumen berhasil meraih gelar doktor. Dua doktor lulus program doktoral dari dalam negeri dan dua lulusan dari universitas di luar negeri.

Dosen Program Studi (Prodi) Keperawatan Cahyu Septiwi MKep SpKep MB PhD dan dosen Prodi Kebidanan Wulan Rahmadhani SST MMR Dr PH meraih gelar doktor dari Khon Kaen University (KKU) Thailand.

Kemudian Dr Basirun MKes yang pernah menjabat sebagai Ketua Stikes Muhammadiyah Gombong meraih gelar doktor dari Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta. Sementara Ketua Stikes Muhammadiyah Gombong Dr Hj Herniyatun MKep SpMat lulus doktor dari Universitas Indonesia (UI) Jakarta. Hj Herniyatun mulai dari S1, S2 hingga S3 menyelesaikan studi di UI Jakarta.

Empat Dosen Dianugrahi Penghargaan

Atas prestasi yang diraih, keempat dosen yang meraih gelar doktor tersebut dianugerahi penghargaan. Penghargaan diberikan oleh Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Stikes Muhammadiyah Gombong dokter H Fatah Widodo SpM di kampus setempat, Sabtu 8 Agustus 2020.

Dalam acara itu, turut hadir secara daring Sekretaris Jenderal PP Muhammadiyah Prof Dr H Abdul Mu’ti MEd, Ketua PW Muhammadiyah Jateng Drs H Tafsir MAg, Ketua PD Muhammadiyah Kebumen HM Abduh Hisyam SAg. Acara dihadiri anggota BPH Stikes Muhammadiyah Gombong dan jajaran civitas akademika.

Prof Dr Abdul Mu’ti menyampaikan apresiasi terhadap pencapaian para dosen Stikes Muhammadiyah Gombong. Empat dosen yang meraih gelar doktor bisa menjadi modal untuk meningkatkan pelayanan pendidikan kepada masyarakat.

“Juga perubahan menjadi Universitas Muhammadiyah Gombong dapat segera terealisasi,” ujar Prof Abdul Mu’ti saat memberikan tausiyah melalui aplikasi Zoom.

Muhammadiyah Miliki 166 Perguruan Tinggi

Dalam kesempatan itu, guru besar dalam bidang ilmu Pendidikan Agama Islam dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta tersebut berbagi pengalamannya saat menyelesaikan program doktornya.

“Harus pandai membagi waktu. Kita diberikan alokasi waktu yang sama yakni 24 jam sehari. Bagaimana kita mampu membagi waktu untuk menyelesaikan amanah yang diberikan,” ujarnya seraya menekankan agar memaksimalkan ikhtiar seraya berdoa.

Persyarikatan Muhammadiyah merupakan ormas terbanyak yang memiliki perguruan di Indonesia yakni 166 perguruan tinggi. Bahkan untuk pendidikan anak usia dini (PAUD) Aisyiyah memiliki 23.000 TK ABA dan dua TK ABA di Mesi dan Malaysia.

Empat Doktor Mendukung Perubahan Jadi Universitas
Ketua BPH Stikes Gombong dokter H Fatah Widodo SpM menyerahkan penghargaan kepada empat dosen yang meraih gelar doktor. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Ketua BPH Stikes Gombong dokter H Fatah Widodo SpM menyerahkan penghargaan kepada empat dosen yang meraih gelar doktor. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Stikes Muhammadiyah Gombong dokter H Fatah Widodo SpM mengaku bangga atas capaian empat dosen yang meraih gelar doktor. Dia berharap hal itu menjadi motivasi kepada para dosen yang lain agar segera menyusul.

“Tentu empat doktor ini sangat mendukung proses perubahan bentuk sekolah tinggi menjadi universitas. Diharapkan Universitas Muhammadiyah Gombong bisa sejajar dengan universitas lain dan bisa membuka program Pascasarjana,” ujar dokter Fatah Widodo.

Dokter Fatah Widodo yang merupakan salah satu pendiri kampus tersebut menambahkan bahwa di era sekarang ini, kampus tidak lagi menomorsatukan bangunan. Tidak perlu ngoyo apalagi sampai berhutang.

“Apalagi di masa depan, perkuliahan tidak hanya bisa dilakukan di kampus tetapi sudah memanfaatkan teknologi informasi,” ujar Fatah Widodo.

Stikes Gombong Gabung dengan STTM Kebumen

Menurut dia, keinginan menjadi universitas sudah lama. Kampus yang sudah berusia 26 tahun itu sudah banyak berinvestasi di sumberdaya manusia. Hanya saja, perubahan itu sempat tertunda lantaran adanya moratorium yang baru kembali dibuka saat ini.

Nantinya Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah (STTM) Kebumen akan bergabung dengan Stikes Muhammadiyah Gombong. Penggabungan ini sesuai program pemerintah agar perguruan tinggi di Indoensia tidak terlalu banyak.

Selain progam studi yang ada di Stikes yakni Prodi DIII/S1 Kebidanan, DIII dan S1 Keperawatan, S1 Farmasi ditambah Prodi STTM yakni Teknik Industri. Nanti rencananya akan dibuka prodi-prodi baru Ilmu sosial seperti Bisnis Digital, Pariwisata, Administrasi Rumah Sakit dan Informasi Medik.

“Sampai saat ini persiapan sudah cukup. Minggu depan dijadwalkan presentasi ke Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Jateng untuk mendapatkan rekomendasi,” ujarnya seraya berharap tahun depan sudah mendapatkan ijin. (smn)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa Baru Stikes Muhammadiyah Gombong Dikenalkan Kehidupan Kampus

    Mahasiswa Baru Stikes Muhammadiyah Gombong Dikenalkan Kehidupan Kampus

    • calendar_month Kam, 12 Sep 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 6.659
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Muhammadiyah Gombong tahun akademik 2019/2020 menerima 401 mahasiswa baru. Jumlah tersebut meliputi mahasiswa baru Program Studi(Prodi) D3 Kebidanan, D3 Keperawatan, S1 Keperawatan, S1 Farmasi dan Program Profesi Ners. Selain Program Profesi Ners, sebanyak 282 mahasiswa baru mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus (PKK) dan Baitul Arqam di kampus setempat. […]

  • Hari Ketiga MPLS, Smanda Kebumen Tampilkan Demo Ekstrakurikuler

    Hari Ketiga MPLS, Smanda Kebumen Tampilkan Demo Ekstrakurikuler

    • calendar_month Rab, 13 Jul 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.478
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Hari ketiga pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMA Negeri 2 Kebumen, Rabu 13 Juli 2022 diisi dengan kegiatan demonstrasi ekstrakurikuler. Demo berlangsung di lapangan utama dan GOR sekolah usai siswa mengikuti apel, senam pagi, dan materi kesehatan remaja. Adapun beberapa ekstrakurikuler yang ada di SMA N 2 Kebumen yaitu Pramuka, Rohis, […]

  • HPDKI Kebumen Periode 2025-2030 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Sektor Peternakan Domba dan Kambing

    HPDKI Kebumen Periode 2025-2030 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Sektor Peternakan Domba dan Kambing

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.197
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI) Kabupaten Kebumen masa bakti 2025-2030 resmi dilantik, Selasa 17 Juni 2025, di Pendopo Kabumian. Pelantikan ini menandai babak baru bagi pengembangan sektor peternakan domba dan kambing di Kebumen, dengan fokus pada peningkatan kualitas, efisiensi, dan akses pasar. Acara pelantikan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Bupati […]

  • Migrant Care Gandeng UPB

    Migrant Care Gandeng UPB Tingkatkan SDM Pekerja Migran

    • calendar_month Jum, 16 Jun 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.254
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kabupaten Kebumen menjadi salah satu kantong pekerja migran Indonesia (PMI) di Jawa Tengah. Merujuk data Dinas Tenaga Kerja Kebumen, kabupaten berslogan “Beriman” ini menduduki nomor urut ke-7 dalam hal penempatan calon pekerja migran tertinggi dengan jumlah 1.767 orang. Terlepas keberadaan pekerja migran sebagai penyumbang devisa tertinggi setelah sektor migas, banyaknya warga yang […]

  • PLN Purwokerto

    PLN Purwokerto Bantu Kelompok Usaha Funiture di Bawah Jaringan SUTET

    • calendar_month Sab, 24 Apr 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.781
    • 0Komentar

    AMBAL (KebumenUpdate.com) – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah (UIT-JBT) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Purwokerto kembali memberikan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di Kabupaten Kebumen. Kali ini, bantuan pengembangan usaha diberikan kepada kelompok Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) “Sidoluhur Berkah Furniture” di Desa Sidoluhur, Kecamatan Ambal, Kebumen, Jumat 22 April […]

  • Rotary Club of Walet Kebumen

    Rotary Club of Walet Kebumen Gandeng Tim Ahli Survei Mata Air, Lanjutkan Program Pipanisasi di Desa Ginandong

    • calendar_month Kam, 26 Mei 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.733
    • 0Komentar

    Desa Ginandong menjadi sasaran program kolaborasi Rotary Club of Walet Kebumen, Rotary Club of Yogya Tugu untuk diusulkan mendapatkan bantuan dari yayasan Water-en Gezondheidszorg Projecten Netherland. KARANGGAYAM (KebumenUpdate.com) – Bagi para petani yang mendapatkan masuk dalam area irigasi teknis, mereka bisa menikmati panen tiga kali dalam setahun. Yakni dua kali panen padi pada musim tanam […]

expand_less