Breaking News
light_mode
Beranda » News » Modal Jadi Universitas, Empat Dosen Stikes Muhammadiyah Gombong Raih Gelar Doktor

Modal Jadi Universitas, Empat Dosen Stikes Muhammadiyah Gombong Raih Gelar Doktor

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sel, 11 Agu 2020
  • visibility 8.627
  • comment 0 komentar

GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Empat dosen Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Muhammadiyah Gombong, Kebumen berhasil meraih gelar doktor. Dua doktor lulus program doktoral dari dalam negeri dan dua lulusan dari universitas di luar negeri.

Dosen Program Studi (Prodi) Keperawatan Cahyu Septiwi MKep SpKep MB PhD dan dosen Prodi Kebidanan Wulan Rahmadhani SST MMR Dr PH meraih gelar doktor dari Khon Kaen University (KKU) Thailand.

Kemudian Dr Basirun MKes yang pernah menjabat sebagai Ketua Stikes Muhammadiyah Gombong meraih gelar doktor dari Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta. Sementara Ketua Stikes Muhammadiyah Gombong Dr Hj Herniyatun MKep SpMat lulus doktor dari Universitas Indonesia (UI) Jakarta. Hj Herniyatun mulai dari S1, S2 hingga S3 menyelesaikan studi di UI Jakarta.

Empat Dosen Dianugrahi Penghargaan

Atas prestasi yang diraih, keempat dosen yang meraih gelar doktor tersebut dianugerahi penghargaan. Penghargaan diberikan oleh Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Stikes Muhammadiyah Gombong dokter H Fatah Widodo SpM di kampus setempat, Sabtu 8 Agustus 2020.

Dalam acara itu, turut hadir secara daring Sekretaris Jenderal PP Muhammadiyah Prof Dr H Abdul Mu’ti MEd, Ketua PW Muhammadiyah Jateng Drs H Tafsir MAg, Ketua PD Muhammadiyah Kebumen HM Abduh Hisyam SAg. Acara dihadiri anggota BPH Stikes Muhammadiyah Gombong dan jajaran civitas akademika.

Prof Dr Abdul Mu’ti menyampaikan apresiasi terhadap pencapaian para dosen Stikes Muhammadiyah Gombong. Empat dosen yang meraih gelar doktor bisa menjadi modal untuk meningkatkan pelayanan pendidikan kepada masyarakat.

“Juga perubahan menjadi Universitas Muhammadiyah Gombong dapat segera terealisasi,” ujar Prof Abdul Mu’ti saat memberikan tausiyah melalui aplikasi Zoom.

Muhammadiyah Miliki 166 Perguruan Tinggi

Dalam kesempatan itu, guru besar dalam bidang ilmu Pendidikan Agama Islam dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta tersebut berbagi pengalamannya saat menyelesaikan program doktornya.

“Harus pandai membagi waktu. Kita diberikan alokasi waktu yang sama yakni 24 jam sehari. Bagaimana kita mampu membagi waktu untuk menyelesaikan amanah yang diberikan,” ujarnya seraya menekankan agar memaksimalkan ikhtiar seraya berdoa.

Persyarikatan Muhammadiyah merupakan ormas terbanyak yang memiliki perguruan di Indonesia yakni 166 perguruan tinggi. Bahkan untuk pendidikan anak usia dini (PAUD) Aisyiyah memiliki 23.000 TK ABA dan dua TK ABA di Mesi dan Malaysia.

Empat Doktor Mendukung Perubahan Jadi Universitas
Ketua BPH Stikes Gombong dokter H Fatah Widodo SpM menyerahkan penghargaan kepada empat dosen yang meraih gelar doktor. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Ketua BPH Stikes Gombong dokter H Fatah Widodo SpM menyerahkan penghargaan kepada empat dosen yang meraih gelar doktor. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Stikes Muhammadiyah Gombong dokter H Fatah Widodo SpM mengaku bangga atas capaian empat dosen yang meraih gelar doktor. Dia berharap hal itu menjadi motivasi kepada para dosen yang lain agar segera menyusul.

“Tentu empat doktor ini sangat mendukung proses perubahan bentuk sekolah tinggi menjadi universitas. Diharapkan Universitas Muhammadiyah Gombong bisa sejajar dengan universitas lain dan bisa membuka program Pascasarjana,” ujar dokter Fatah Widodo.

Dokter Fatah Widodo yang merupakan salah satu pendiri kampus tersebut menambahkan bahwa di era sekarang ini, kampus tidak lagi menomorsatukan bangunan. Tidak perlu ngoyo apalagi sampai berhutang.

“Apalagi di masa depan, perkuliahan tidak hanya bisa dilakukan di kampus tetapi sudah memanfaatkan teknologi informasi,” ujar Fatah Widodo.

Stikes Gombong Gabung dengan STTM Kebumen

Menurut dia, keinginan menjadi universitas sudah lama. Kampus yang sudah berusia 26 tahun itu sudah banyak berinvestasi di sumberdaya manusia. Hanya saja, perubahan itu sempat tertunda lantaran adanya moratorium yang baru kembali dibuka saat ini.

Nantinya Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah (STTM) Kebumen akan bergabung dengan Stikes Muhammadiyah Gombong. Penggabungan ini sesuai program pemerintah agar perguruan tinggi di Indoensia tidak terlalu banyak.

Selain progam studi yang ada di Stikes yakni Prodi DIII/S1 Kebidanan, DIII dan S1 Keperawatan, S1 Farmasi ditambah Prodi STTM yakni Teknik Industri. Nanti rencananya akan dibuka prodi-prodi baru Ilmu sosial seperti Bisnis Digital, Pariwisata, Administrasi Rumah Sakit dan Informasi Medik.

“Sampai saat ini persiapan sudah cukup. Minggu depan dijadwalkan presentasi ke Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Jateng untuk mendapatkan rekomendasi,” ujarnya seraya berharap tahun depan sudah mendapatkan ijin. (smn)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • 4 Acara Festival Lukulo 2019 yang Sayang untuk Dilewatkan

    4 Acara Festival Lukulo 2019 yang Sayang untuk Dilewatkan

    • calendar_month Jum, 19 Apr 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 8.201
    • 0Komentar

    KebumenUpdate.  Sebuah event budaya bertajuk “Festival Lukulo 2019” kembali digelar oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Porawisata) Kebumen 20-28 April 2019. Berikut rangkaian kegiatan yang perlu kalian ketahui. Empat kegiatan ini sayang sekali untuk dilewatkan. Gebyar Budaya Lukulo Event  yang dijadikan pembuka festival itu akan digelar di Bukit Pentulu Indah Karangsambung, Sabtu, 20 April 2019. […]

  • Ledakan Petasan

    Ledakan Petasan Tewaskan Tiga Pemuda Ngabean, Begini Kronologinya

    • calendar_month Kam, 13 Mei 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 7.365
    • 0Komentar

    MIRIT (KebumenUpdate.com) – Ledakan petasan memakan korban jiwa di malam Lebaran. Tiga pemuda dilaporkan meninggal dunia dan lima lainnya luka-luka akibat ledakan bahan petasan di Desa Ngabean, Kecamatan Mirit, Kebumen, Rabu 12 Mei 2021. 1. Tiga Korban Meninggal, Lima Luka-luka Korban meninggal dunia diketahui bernama Muhammad Taufik Hidayat (25), Rizky Efendi (21) dan Sugiyanto (23) […]

  • Alumni IAINU Kebumen

    Alumni Pascasarjana IAINU Kebumen Gelar Buka Puasa Bersama Santri Pesantren Darul Qur’an

    • calendar_month Ming, 31 Mar 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 10.121
    • 0Komentar

    ALIAN (KebumenUpdate.com) – Alumni Pascasarjana Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Kebumen menggelar buka puasa bersama, Sabtu 30 Maret 2024. Dalam kegiatan itu mereka memberikan bantuan sembako di Pondok Pesantren Darul Qur’an Desa Surotrunan, Kecamatan Alian, Kebumen. Acara dihadiri oleh Keluarga Pondok Pesantren Darul Qur’an serta para pengurus, alumni pascasarjana IAINU Kebumen. Hadir pula dari […]

  • Bupati Kebumen Rotasi Sekda Ahmad Ujang Sugiono

    Bupati Kebumen Rotasi Sekda Jadi Staf Ahli, Ini Alasannya

    • calendar_month Kam, 21 Sep 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.331
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen Arif Sugiyanto merotasi Sekretaris Daerah (Sekda) Ahmad Ujang Sugiono. Setelah menjabat hampir lima tahun sebagai Sekda Kebumen, Ahmad Ujang Sugiono dirotasi menjadi Staf Ahli Bupati (SAB) Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik. Adpaun untuk sementara jabatan Sekda diemban oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah, Aden Andri Susilo sebagai Pelaksana […]

  • Batuk Pilek

    Waspadai Gejala Batuk Pilek yang Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius

    • calendar_month Jum, 9 Mei 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 382
    • 0Komentar

    BATUK dan pilek memang terdengar ringan, apalagi di musim pancaroba. Tapi jangan anggap sepele — beberapa gejala bisa jadi pertanda kondisi medis yang lebih serius, lho. Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Tapanuli pafitapanuli.org memberikan peringatan, jika kamu mengalami hal-hal berikut ini, sebaiknya mulai waspada dan konsultasi ke dokter. 1. Batuk Lebih dari 2 Minggu Menurut […]

  • Universitas Muhammadiyah

    9 Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Gombong Berangkat KKN ke Lombok

    • calendar_month Jum, 6 Agu 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.632
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Sebanyak sembilan mahasiswi Program Studi (Prodi) Farmasi (S1) Universitas Muhammadiyah Gombong (Unimugo) berangkat Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Mereka adalah mahasiswi yang lolos seleksi untuk mengikuti Program KKN Muhammadiyah Aisyiyah (MAs) 2021. Rektor Unimugo Dr Hj Herniyatun MKep SpMat melepas keberangkatan mahasiswi di kampus Jalan Yos Sudarso […]

expand_less