Lupa Matikan Kompor, Rumah Warga Sempor Terbakar
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sen, 28 Okt 2019
- visibility 2.277
- comment 0 komentar

Petugas menunjukkan bagian dapur rumah yang terbakar. (Foto: Polsek Sempor-KebumenUpdate)
SEMPOR (KebumenUpdate.com) – Peringatan bagi siapa saja agar selalu mematikan kompor usai memasak. Jangan sampai kebakaran yang terjadi di Desa/Kecamatan Sempor, Kebumen terulang.
Gegara lupa mematikan kompor gas setelah memasak, rumah milik Haryanto (35) di Desa/Kecamatan Sempor terbakar. Tidak ada korban jiwa namun bagian atap rumah dan dapur dilalap si jago merah.
Peristiwa kebakaran itu terjadi Minggu, 27 Oktober 2019 sekira pukul 20.30 wib. Saat itu, pemilik rumah sedang memasak. Diduga lupa mematikan kompor gas, kemudian dia pergi arisan.
Baca Juga: Kebakaran Hebat di Gudang Mebel, Ini Penyebabnya
Sesuai laporan Polsek Sempor, kejadian kebakaran itu pertama kali diketahui oleh Tugas, yang merupakan mantan kepala Desa Sempor. Saksi melihat api tiba-tiba muncul dari atap rumah korban.
Selanjutnya, dia bersama istri berteriak memanggil warga sekitar untuk memadamkan api. Kejadian itu pun membuat geger warga sekitar. Dengan peralatan seadanya warga pun mencoba memadamkan kobaran api. Termasuk petugas PLN mengamankan aliran listrik dan pihak TNI serta Polri yang datang ke lokasi kebakaran mengamankan lokasi kejadian.
Api sempat bertambah besar lantaran rumah yang berdinding kayu yang mudah terbakar. Meski demikian, dengan semangat warga api berhasil dikuasai satu jam kemudian. Dua dua unit mobil pemadam kebakaran turut membantu proses pemadaman api.
Baca Juga: Seminggu Empat Kali Kebakaran di Kebumen, Ini Daftarnya
Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan melalui Kapolsek Sempor Iptu Sugito menjelaskan bahwa api baru bisa dipadamkan secara total sekitar pukul 21.30 wib. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp 10 juta.
“Kebakaran ini diduga karena korban lupa mematikan kompor saat memasak. Apalagi dinding rumah terbuat dari kayu sehingga mudah terbakar,” ujar Iptu Sugito.
Iptu Sugito mengimbau kepada warga untuk selalu memastikan telah mematikan kompor usai memasak. Selain itu, warga yang memasak menggunakan tungku juga dipastikan sudah tidak membahayakan.
Termasuk jangan membuang puntung rokok di sembarangan. Pasalnya, pada musim kemarau seperti saat ini, sangat rawan mengakibatkan kebakaran hutan dan lahan.
“Dengan selalu berhati-hati, kita dapat meminimalisir risiko terjadinya kebakaran,” tandasnya. (git)








Saat ini belum ada komentar