Breaking News
light_mode
Beranda » News » Khawatir Terjadi Ledakan Covid-19, Ini Usulan Tokoh Kebumen

Khawatir Terjadi Ledakan Covid-19, Ini Usulan Tokoh Kebumen

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sel, 5 Mei 2020
  • visibility 18.790
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sejumlah tokoh khawatir akan terjadinya ledakan penularan virus Corona menyusul meningkatnya kasus positif Covid-19 di Kebumen. Kekhawatiran itu lantaran pola penularan virus Corona di Kebumen saat ini sudah pada fase transmisi lokal.

Pada saat yang sama, masyarakat dinilai masih belum disiplin bahkan abai dalam mentaati anjuran pemerintah. Panduan ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H  yang telah disepakati bersama tidak diindahkan oleh umat Islam. Padahal kesepakatan itu ditandatangani oleh Bupati, Kapolres, Dandim, Kakan Kemenag, Ketua MUI, Ketua PCNU dan Ketua PD Muhammadiyah.

Warga Tak Jalankan Panduan Ibadah Ramadan

Nyatanya masih banyak umat Islam yang berkumpul beribadah berjamaah di masjid dan mushola layaknya sebelum terjadi wabah. Di area pubik seperti pusat perbelanjaan juga masih ramai oleh pengunjung. Masih banyak warga yang keluar rumah tanpa mengenakan masker.

Atas kondisi tersebut, pihak otoritas baik di tingkat kabupaten hingga desa tidak bisa bersikap tegas. Hal itu disebabkan tidak memiliki dasar hukum yang kuat. Beberapa pemerintah desa sampai tidak kuasa memberikan pemahaman kepada warganya sehingga harus minta tolong Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kebumen.

“Kami mendapatkan undangan dari beberapa pemerintah desa untuk memberikan sosialisasi kepada warga karena mereka mengaku sudah tidak mampu melakukan sosialisasi,” ujar Ketua MUI Kebumen KH Nursodik dalam pertemuan di Rumah Dinas Wakil Bupati Kebumen, Senin 4 Mei 2020.

Pemkab Kebumen Didorong Pengusulan PSBB

Selain Kiai Nursodik pertemuan itu dihadiri oleh Ketua PCNU Kebumen KH Moh Dawamudin Masdar, Ketua PD Muhammadiyah KH Abduh Hisyam, Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Kebumen dr Hasan Bayuni, Ketua GP Anshor Ahmad Mudzakir. Hadir pula Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kebumen dokter Andika Purwita Aji MMR.

Pada pertemuan yang  juga dihadiri oleh Sekda Ahmad Ujang Sugiyono itu, sejumlah tokoh meminta kepada Pemkab Kebumen untuk mengusulkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Cara ini dianggap mampu mempercepat penanggulangan sekaligus mencegah penyebaran virus corona yang semakin meluas di Kebumen.

“Sekarang ini desa juga ragu dalam melangkah karena tidak memiliki dasar,” ujar Ketua PCNU Kebumen KH Dawamudin Masdar yang mengakui masjid dan mushola di desa-desa masih menggelar amaliyah Ramadan berjamaah.

Perlu Protap Bagi Warga dalam Hadapi Pandemi

Ketua PD Muhammadiyah Kebumen KH Abduh Hisyam mengaku prihatin dengan tidak diindahkannya keputusan bersama terkait panduan ibadah Ramadan. Dengan tidak ada upaya keras dari masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona, pandemi yang terjadi akan semakin panjang.

“Dengan adanya PSBB mungkin masyarakat akan dibatasi dan beberapa waktu. Namun setelah itu akan segera menjalani kehidupan normal kembali setelah wabah berakhir,” ujar Abduh Hisyam.

Ketua PDPM Kebumen dokter Hasan Bayuni menilai pengetahuan masyarakat terkait bagaimana yang harus dilakukan di saat pandemi masih minim karena tidak adanya panduan. Untuk itu, dia mengusulkan disusun protap bagi masyarakat seperti bagaimana yang harus dilakukan jika warga yang sudah terlanjur mudik.

“Atau bagaimana prosedur warga yang akan pergi bekerja, pergi ke pasar, dan sebagainya,” ujar Hasan Bayuni yang juga masuk dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat

Ketua IDI Kebumen dokter Andika Purwita Aji MMR menjelaskan bahwa data yang ada saat ini merupakan representasi dari realistas dua minggu yang lalu. Untuk itu, pihaknya mendorong untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait Covid-19.

“Mungkin Kebumen bisa menerapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat seperti Kota Semarang sembari terus memberikan pemahaman yang lebih ketat kepada masyarakat,” tandas Direktur RS PKU Muhammadiyah Petanahan tersebut. (ndo)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penutupan TMMD Tahap IV TA 2025 Buluspesantren, Hasilnya Bikin Warga Semringah

    Penutupan TMMD Tahap IV TA 2025 Buluspesantren, Hasilnya Bikin Warga Semringah

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 389
    • 0Komentar

    BULUSPESANTREN (KebumenUpdate.com) – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2025 Kodim 0709 Kebumen secara resmi ditutup. Upacara penutupan TMMD ke-126 ini dilaksanakan di Lapangan Desa Ayamputih Kecamatan Buluspesantren, Kamis 6 November 2025. Acara dihadiri langsung oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani didampingi Dandim 0709 Kebumen Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono, forkompimda, […]

  • Usai Ditutup Selama 3 Tahun, Jalur Pendakian Gunung Semeru Akan Dibuka

    Usai Ditutup Selama 3 Tahun, Jalur Pendakian Gunung Semeru Akan Dibuka

    • calendar_month Jum, 19 Jul 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 25.825
    • 0Komentar

    RUMOR akan dibukanya jalur pendakian Gunung Semeru pada Agustus nanti tentu menjadi angin segar bagi para pendaki. Walaupun info yang beredar nantinya pendaki hanya diizinkan sampai Ranu Kumbolo, setidaknya ini sudah bisa mengobati kerinduan. Seperti yang tertuang dalam lirik lagu Mahameru, Dewa 19.   …Mendaki melintas bukit Berjalan letih menahan berat beban Bertahan di dalam […]

  • Tenggelam

    Tiga Pelajar Tenggelam di Sungai Semali, Dua Meninggal Dunia

    • calendar_month Ming, 21 Mar 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 5.335
    • 0Komentar

    SEMPOR (KebumenUpdate.com) – Dua pelajar ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tenggelam setelah tenggelam di Sungai Desa Semali Kecamatan Sempor Kebumen. Korban, masing-masing berinisial RF (13) warga Kelurahan Serdang Kulon Kecamatan Panongan Kota Tangerang dan MA (13) warga Desa Semali Kecamatan Sempor, Kebumen. Peristiwa memilukan itu terjadi Sabtu 20 Maret 2021 sekitar pukul 12.30 WIB. Awalnya […]

  • Peduli Konservasi

    Aksi Peduli Konservasi, Imake Unnes Tanam Pohon dan Bersihkan Pantai Sawangan

    • calendar_month Sen, 14 Feb 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.266
    • 0Komentar

    PURING (KebumenUpdate.com) – Kegiatan di bidang kepedulian lingkungan dengan tajuk Bangun Aksi Peduli Konservasi (BAPER#4)  kembali digelar oleh Ikatan Mahasiswa Kebumen Universitas Negeri Semarang (Imake Unnes), Sabtu 12 Februari 2022. Pada edisi yang ke-4 ini, panitia kegiatan mengambil lokasi di Pantai Sawangan Desa Surorejan Kecamatan Puring, Kebumen dengan mengangkat tema “Buana Lestari Dikara Negeri Bersama […]

  • Trah Arungbinang Resmikan Nama Jalan dan Bangun Musala di Area Makam Arungbinang

    Trah Arungbinang Resmikan Nama Jalan dan Bangun Musala di Area Makam Arungbinang

    • calendar_month Kam, 17 Mar 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 5.236
    • 0Komentar

    KUTOWINANGUN (KebumenUpdate.com) – Keturunan dari Arungbinang atau Bupati Kebumen pada masa terdahulu mewujudkan baktinya kepada leluhur dengan memberikan nama jalan dan membangun sarana di sekitar area makam Arungbinang di Desa Kuwarisan Kecamatan Kutowinangun. Adalah Reza Eka Pahlevi, yang merupakan trah dari Arungbinang. Dia beserta keluarganya meresmikan nama jalan Bambang Maryono yang merupakan nama ayahnya. Selain […]

  • KVO Akan Hadirkan “SemForestra” di Waduk Sempor

    KVO Akan Hadirkan “SemForestra” di Waduk Sempor

    • calendar_month Kam, 31 Jul 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.724
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kebumen Violin Orchestra (KVO) akan menggelar konser ke-16 bertajuk “SemForestra” pada Sabtu sore, 2 Agustus 2025. Adapun konser yang diadakan KVO ini akan dimulai pukul 16.00 WIB di lokasi wisata Waduk Sempor. Taufik Ismail, selaku music director, arranger, conductor, sekaligus instruktur biola di KVO, menjelaskan bahwa konser ini melibatkan 70 peserta didik […]

expand_less