

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemkab Kebumen siap menggelar Kebumen Fest 2025, sebuah acara yang bertujuan mengangkat potensi lokal menuju panggung dunia. Dengan target 150.000 pengunjung, festival ini juga menjadi selebrasi atas diterimanya Geopark Kebumen sebagai anggota UNESCO Global Geopark (UGGp).
Hal tersebut disampaikan dalam jumpa pers yang digelar Sabtu, 23 Agustus 2025, di Aula Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kebumen. Hadir Kepala Diskominfo Sukamto, serta dua perwakilan dari tim penyelenggara Kebumen Festival, Krima Karmila dan Heri Purnomo.
“Kebumen Festival 2025 sudah 100 persen siap. Tema tahun ini adalah ‘Kebumen to the World’, yang akan merangkum seluruh potensi unggulan daerah, mulai dari produk UMKM, pariwisata, seni budaya, hingga edukasi,” jelas Krima.
Tidak hanya itu, festival ini akan menyajikan beragam kegiatan yang dikemas menarik. Ada Expo Paviliun yang menampilkan produk-produk UMKM kelas dunia dan destinasi wisata.
Untuk ranah seni, Culture Fest akan memamerkan kesenian tradisional, dolanan anak, keroncong, macapat, dan kerajinan tangan. Tak ketinggalan kuliner khas Kebumen juga akan menjadi salah satu daya tarik utama.
Menurut Krima, semangat festival ini sejalan dengan tiga pilar utama UGGp: konservasi, edukasi, dan pemberdayaan ekonomi lokal.
“Mari kita sukseskan Kebumen Festival 2025 sebagai langkah awal untuk memperkenalkan Kebumen ke kancah internasional,” tambahnya.
Berbagai rangkaian acara menarik telah disiapkan. Fashion Fest yang akan berlangsung pada 26-28 Agustus akan menampilkan karya sembilan desainer lokal yang sudah merambah pasar internasional.
Mereka akan mengangkat motif-motif asli Kebumen dalam rancangan busana kebaya, pakaian anak, hingga busana muslim. Acara ini terintegrasi dengan Culture Fest, menciptakan kolaborasi apik antara fesyen dan budaya.
Sebagai daya tarik baru, acara pembukaan akan dimeriahkan oleh pertunjukan drone show selama 15 menit dengan 10 formasi yang belum pernah ada di Kebumen sebelumnya.
Selain itu, ada juga penampilan tarian kolosal bertema Suwardana Kabumian.
“Kami telah mendaftarkan hak ciptanya dan sudah keluar pada 22 Agustus,” jelas Krima seraya menjelaskan kolaborasi dengan Bravery Dancer Yogyakarta menunjukkan besarnya potensi talenta muda Kebumen.
Untuk para milenial, festival ini juga akan menghadirkan Youth Event dengan kompetisi olahraga ekstrem seperti skateboard dan BMX, serta festival band di panggung kecil.
Selain berbagai hiburan, festival ini juga menitikberatkan pada aspek edukasi. Kebumen Festival Literasi akan diadakan di Gedung Setda, dengan tujuan meningkatkan minat baca masyarakat.
Lebih lanjut, dalam acara pembukaan, juga akan dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Bupati Kebumen dan Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB).
Kerjasama ini akan menjadikan Kampus Geologi Karangsambung sebagai pusat riset dan edukasi Geopark. Makin Tahu Indonesia
Suka menulis, membaca dan berpetualang.