Jamasan Pusaka Kabupaten dan Masjid Agung Kebumen Jelang Hari Jadi Ke-393, Ini Daftarnya
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sab, 20 Agu 2022
- visibility 2.316
- comment 0 komentar

Bupati Kebumen menjamas benda pusaka. (Foto: Dok. Pemkab Kebumen)
“Jadi ini bukan syirik, ini budaya. Syirik itu kalau kita sembah-sembah, kita nggak mengagungkan pusaka. Yang kita agungkan tetap Allah. Ini kan nguri-nguri budaya, mengingatkan kita kepada para nenek moyang kita, dengan keris dan tombak mereka berjuang melawan penjajah. Nah alat pusaka ini patutnya kita jaga karena punya nilai sejarah,” terangnya.
Menurut Bupati, pembersihan benda pusaka tidak hanya dilakukan satu tahun sekali. Namun juga kerap dilakukan perawatan. Hanya saja yang dilakukan secara seremonial selalu satu tahu sekali, menjelang hari jadi Kebumen.







Saat ini belum ada komentar