Breaking News
light_mode
Topik Populer
Beranda » Hobby & Community » Monitoring Mangrove Di Kaliratu: Dari 1000 Bibit Tersisa 550-600

Monitoring Mangrove Di Kaliratu: Dari 1000 Bibit Tersisa 550-600

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sab, 23 Jul 2022
  • visibility 1.489
  • comment 0 komentar

KLIRONG (KebumenUpdate.com) – Kawasan Kaliratu yang terletak di Desa Tanggulangin dan Jogosimo Kecamatan Klirong, digadang-gadang akan dijadikan wisata bahari oleh Pemerintah Kabupaten Kebumen.

Selain karena terdapat kawasan konservasi penyu di Desa Jogosimo, jika ke arah timur atau menuju Desa Tanggulangin maka di sepanjang pinggir sungai akan terlihat area yang ditanami bakau (mangrove). Meskipun saat ini belum tumbuh besar, bukan tidak mungkin dalam beberapa tahun ke depan menjadi seperti kawasan mangrove Lembupurwo atau Logending.

Baca juga: Gaspala SMA N 2 Kebumen Tanam 1000 Bibit Bakau

Untuk mendukung adanya wisata bahari tersebut, beberapa anggota pecinta alam dari Gaspala SMA N 2 Kebumen melakukan monitoring berupa pengecekan dan perawatan pada tanaman mangrove yang telah mereka tanam pada Februari lalu.

Selain itu, monitoring ini juga bentuk laporan kepada Dinas Lingkungan Hidup Kelautan dan Perikanan (DLHKP) Kebumen, serta demi terlaksananya tujuan Gaspala yaitu ikut serta dalam memelihara lingkungan.

Pengurus Gaspala memperbaiki tanaman mangrove. (Foto: Hari)

Kegiatan monitoring diikuti oleh 11 anak yang sebagian besar merupakan pengurus Gaspala Smanda pada Sabtu, 23 Juli 2022. Adapun aktivitas monitoring tersebut yaitu menghilangkan sampah yang melilit batang, menegakkan kembali tanaman yang miring, dan memasang tali pengikat.

“Kami mengecek satu persatu tanaman bakau, ada beberapa yang tumbang. Namun sudah kami perbaiki dengan cara mengikatnya ke ajir atau tiang pancang. Sebagian besar sampah yang melilit batang tanaman adalah rumput, plastik, benang, dan karung bekas,” kata Mijile Muhammad Pinten selaku Ketua Gaspala Smanda.

Pinten juga mengatakan bahwa dia dan teman-temannya menghitung jumlah bibit tanaman mangrove yang masih hidup. Dari hasil penghitungan, jumlah bibit yang masih hidup di angka 550-600 dari jumlah 1000 bibit yang mereka tanam. Jika pada monitoring bulan Ramadan lalu, jumlah tanaman yang tersisa masih di angka 750-800 bibit.

Baca juga: Gaspala Smanda Isi Ngabuburit Dengan Monitoring Tanaman Bakau

Mengenai tanaman yang hilang dikarenakan hanyut saat air pasang beberapa hari kemarin. Seperti halnya saat banjir melanda Kebumen di bulan Maret lalu, menghanyutkan sekitar 200an bibit.

Masih Terhitung Baik

Menanggapi hal tersebut, Choirudin SHut selaku penyuluh kehutanan dari Dinas Kehutanan Wilayah VIII yang ikut membantu terlaksananya kegiatan ini, mengatakan bahwa jumlah tersebut masih terhitung baik.

“Kalau sudah tumbuh tunas atau bersemi sudah bagus. Itu berarti akarnya berkembang,” kata Choirudin.

Dari pantauan di lokasi, memang sebagian besar tanaman mangrove telah tumbuh tunas baru. Selain itu, akarnya juga terlihat sudah makin tumbuh dan berkembang.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanaman Tomat, Petani, Harga Tomat Anjlok,

    Petani Biarkan Tanaman Tomat Mengering, Alasannya Bikin Sedih

    • calendar_month Sel, 17 Okt 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.571
    • 0Komentar

    PURING (KebumenUpdate.com) –  Sebagian petani tomat di Kebumen memilih membiarkan begitu saja tanaman yang sudah berbuah. Seperti dilakukan Ambar Fatmawati (43) seorang petani tomat di Desa Sidoharjo, Kecamatan Puring, Kebumen yang mengaku terpaksa membiarkan tanamannya mengering. Bahkan dia menyedekahkan  buah tomat yang ada kepada masyarakat. Warga yang membutuhkan diijinkan untuk mengambil tomat di ladangnya. Baca […]

  • Ini Alasan Bupati Kebumen Kembali Menggelar KIE di 2023

    Ini Alasan Bupati Kebumen Kembali Menggelar KIE di 2023

    • calendar_month Sen, 8 Mei 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.374
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Kabupaten Kebumen akan kembali menggelar event spektakuler bertaraf internasional yaitu Kebumen International Expo (KIE) pada 17-24 Juni 2023 di Alun-alun Kebumen. Menurut Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, KIE memberikan bukti bahwa Kabupaten Kebumen mampu menggelar acara besar yang dapat dikatakan berskala nasional bahkan internasional. Baca juga:  Dewa 19 dan Ungu Dijadwalkan Tampil […]

  • Pencarian Korban Tenggelam

    Tujuh Hari Pencarian Dua Korban Tenggelam di Pantai Selatan Belum Membuahkan Hasil, Operasi SAR Dihentikan

    • calendar_month Jum, 29 Sep 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.626
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Operasi SAR terhadap jasad pelajar atas nama Ferdy (14) yang tergulung ombak di Pantai Cemara Sewu Desa Karangrejo, Kecamatan Petanahan dan Slamet (36) penjala ikan yang terbawa arus di Pantai Silumut Desa Sidoharjo, Kecamatan Puring Kabupaten Kebumen hingga hari ke tujuh  masih belum membuahkan hasil. Dari hasil evaluasi serta koordinasi antara unsur […]

  • Perubahan APBD Kebumen

    Belanja Naik, PAD Meningkat: APBD Perubahan 2025 Kebumen Fokus Infrastruktur

    • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 593
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Kabupaten Kebumen mengajukan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Pendapatan daerah turun 0,25% menjadi Rp2,99 triliun dari sebelumnya Rp3,002 triliun. Penurunan ini dipicu oleh koreksi dana transfer pusat, sementara Pendapatan Asli Daerah (PAD) justru naik 3,93%. Kontribusi terbesar PAD berasal dari retribusi daerah sebesar 53,27%, utamanya dari […]

  • Bantuan PKL

    Terdampak PPKM Darurat, 3.000 PKL di Kebumen Terima Bantuan Rp 750.000

    • calendar_month Kam, 8 Jul 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.916
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Para pedagang kaki lima (PKL) yang setiap hari berjualan di Alun-alun Kebumen, Gombong, Karanganyar, Kutowinangun dan Prembun mendapatkan bantuan langsung tunai dari Pemkab Kebumen Kebumen. Total PKL yang menerima BLT sebanyak 3.000 orang PKL menerima bantuan sebesar Rp 750.000. Bantuan antaran mereka menjadi salah satu sektor yang terdampak dengan adanya PPKM darurat. […]

  • PAFI Boyolali

    PAFI Boyolali: Apoteker Jadi Garda Depan Menanggulangi Demam Berdarah

    • calendar_month Sab, 11 Jan 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 441
    • 0Komentar

    DEMAM berdarah dengue (DBD) menjadimasalah kesehatan yang serius di banyak daerah, termasuk Kabupaten Boyolali. Penyakit yang ditularkan melalui nyamuk Aedes aegypti ini dapat mengancam nyawa jika tidak ditangani dengan tepat. Di tengah upaya pemerintah dan masyarakat dalam mencegah dan mengatasi DBD, peran apoteker menjadi semakin penting. Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Cabang Boyolali pafiboyolalikab.org menyebutkan […]

expand_less