Identitas Gadis 14 Tahun Terkuak, Polisi Buru Pelaku
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sel, 17 Mei 2022
- visibility 6.296
- comment 0 komentar

Hudie hitam bertuliskan "Bastercold" milik korban. (Foto: Istimewa)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Identitas perempuan muda yang ditemukan tergeletak tak bernyawa di sebuah pekarangan warga di Dukuh Kemanisan, Desa Kaliputih, Kecamatan Alian, Kebumen akhirnya terungkap. Korban berinisial FAW seorang gadis berumur 14 tahun warga Desa Sidoagung, Kecamatan Sruweng, Kebumen.
Setelah outopsi selesai, polisi menyerahkan jasad korban yang masih kelas 8 SMP kepada keluarga untuk pemakaman.
Adapun hasil outopsi menguatkan dugaan bahwa korban meninggal akibat jeratan di leher. Selain itu, korban juga mendapatkan sejumlah kekerasan dari pelaku. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memburu pelaku pembunuhan sadis tersebut.
Baca Juga: Diduga Korban Kekerasan, Ini Ciri-ciri Remaja Putri yang Ditemukan Tak Bernyawa di Desa Kaliputih
Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin melalui Kasat Reskrim AKP Kadek Pande Apridya Wibisana menyampaikan bahwa hasil outopsi, kematian kurang dari empat hari sebelum ditemukan. Adapun kematian disebabkan lemas dari pernafasan.
“Adapun pelaku masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara pelaku merupakan orang dekat korban, tapi bukan anggota keluarga,” ujar AKP Kadek Pande Apridya Wibisana, Senin 16 Mei 2022.
Kronologi Penemuan
Berita sebelumnya, jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga yang akan mencari rumput, Sabtu 14 Mei 2022 sekira pukul 10.00 wib. Jasad korban tergeletak di pekarangan milik warga dengan keadaan terlentang.
Dari hasil identifikasi dan pemeriksaan medis, terdapat luka seperti bekas jeratan di lehernya. Selain itu terdapat lebam di wajah korban, gigi bawah rahang patah. Remaja itu merupakan korban kekerasan.
Kabar penemuan remaja tersebut viral di media sosial. Sampai ada warga yang mengenali bahwa korban mirip sebagai anggota keluarganya. Untuk memastikan bahwa korban merupakan anggota keluarganya, polisi meminta pihak keluarga untuk melakukan tes DNA.







Saat ini belum ada komentar