Breaking News
light_mode
Beranda » News » Diduga Korban Kekerasan, Ini Ciri-ciri Remaja Putri yang Ditemukan Tak Bernyawa di Desa Kaliputih

Diduga Korban Kekerasan, Ini Ciri-ciri Remaja Putri yang Ditemukan Tak Bernyawa di Desa Kaliputih

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Ming, 15 Mei 2022
  • visibility 4.351
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

ALIAN (KebumenUpdate.com) – Penemuan jasad perempuan muda tanpa identitas di Dukuh Kemanisan, Desa Kaliputih, Kecamatan Alian, Kebumen masih menjadi misteri. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap jatidiri korban yang merupakan remaja putri tersebut.

Jasad remaja putri tanpa identitas itu pertama kali ditemukan oleh warga yang akan mencari rumput, Sabtu, 14 Mei 2022, sekira pukul 10.00 wib. Jasad korban tergeletak rak bernyawa di pekarangan milik warga dengan posisi terlentang.

Dari hasil identifikasi dan pemeriksaan medis, terdapat luka seperti bekas jeratan di lehernya. Selain itu terdapat luka lebam di wajah korban, gigi bawah rahang patah. Diduga perempuan itu merupakan korban kekerasan.

Ciri-ciri fisik korban berdasarkan hasil identifikasi Inafis Satreksrim Polres Kebumen
  1. Perempuan
  2. Tinggi badan 155 cm
  3. umur sekitar 16-20 tahun
  4. Tahi lalat di bawah kelopak kanan
  5. Alis kiri dibentuk sodetan 2 garis
  6. Rambut ikal panjang sekira 20 cm
  7. Potongan rambut undercut (tipis samping)
Adapun aksesoris di tubuh korban
  1. Jaket hudie hitam bertuliskan “Bastercold”.
  2. Celana jeans panjang warna biru muda.
  3. Celana jeans merek “Locopunk”.
  4. Cincin logam warna silver.
  5. BH warna merah muda.
  6. BH warna merk “Sport MU’Te”.
  7. Kalung motif biji warna hitam coklat.
  8. Bandung kalung motif taring.
  9. Celana dalam merah muda motif bunga.

Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin melalui Kasat Reskrim Polres Kebumen AKP Kadek Pande Apridya Wibisana menyampaikan korban masih berada di RSUD dr Soedirman Kebumen dalam proses otopsi guna penyelidikan lebih lanjut.

Hasil pengecekan Tim Inafis bekerjasama dengan SIAK Dinas Pendukcapil Kebumen belum menemukan identitas korban.

“Kuat dugaan korban meninggal karena dibunuh,” ujar AKP Kadek Pande Apridya Wibisana.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban tenggelam di Pantai Logending. Foto: Basarnas)

    Mahasiswi Asal Banyumas Tergulung Ombak Saat Hendak Selfie di Pantai Logending

    • calendar_month Sab, 12 Sep 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.813
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Keganasan ombak pantai selatan kembali menelan korban. Seorang mahasiswi Universitas Harapan Bangsa Porwokerto tenggelam tergulung ombak  saat hendak selfie di Pantai Logending, Ayah, Kebumen, Sabtu 12 September 2020. Korban diketahui bernama Ika Listiyani (20) warga Desa Pekuncen, Kabupaten Banyumas. Hingga berita ini diturunkan jasad korban masih dalam pencarian tim SAR gabungan. Hendak […]

  • Operasi Patuh Candi 2024 Berlangsung 2 Minggu, Berikut Pelanggaran yang Ditindak

    Operasi Patuh Candi 2024 Berlangsung 2 Minggu, Berikut Pelanggaran yang Ditindak

    • calendar_month Sen, 15 Jul 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.753
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Selama dua minggu, Polres Kebumen menggelar Operasi Patuh Candi 2024. Operasi ditandai dengan pemasangan pita kepada perwakilan personel saat apel gelar di halaman Mapolres Kebumen oleh Wakil Bupati Kebumen Ristawati Purwaningsih, Senin 15 Juli 2024. Hadir Kapolres Kebumen AKBP Recky, Kodim 0709 Kebumen, forkopimda, Disperkimhub, dan Satpol PP. Adapun tema yang diangkat […]

  • Tanah Longsor

    1 Mobil dan 4 Motor Tertimpa Longsor di Sempor

    • calendar_month Jum, 19 Mar 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.484
    • 0Komentar

    SEMPOR (KebumenUpdate.com) – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Sempor dan sekitarnya menyebabkan terjadinya tanah longsor, Kamis 18 Maret 2021. Tanah longsor di Jalan Gombong-Klampok tepatnya di Dukuh Kaliwangi Desa Sampang, Kecamatan Sempor Kebumen juga menyebabkan sejumlah pohon pinus milik Perhutani terbawa longsor. Arbain (26) warga RT 02 RW 04 Desa Panjangsari, Kecamatan […]

  • Knalpot Brong

    Tertibkan Knalpot Brong, Polisi Sasar SMA dan SMK di Kebumen

    • calendar_month Rab, 17 Jan 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.791
    • 0Komentar

    KEBUMEN  (KebumenUpdate.com) – Penggunaan knalpot brong semakin sempit ruang geraknya di wilayah hukum Polres Kebumen. Sekolah yang semula dianggap aman dari sentuhan aparat, kini tak lagi demikian. Aparat kepolisian baik polsek maupun Polres Kebumen secara berkala melakukan penertiban di sekolah-sekolah. Sejumlah SMA dan SMK menjadi  asaran Polres Kebumen untuk menekan angka pelanggaran penggunaan knalpot brong […]

  • Raperda Inisiatif

    DPRD Kebumen Usulkan Tiga Raperda Inisiatif, Salah Satunya Tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani

    • calendar_month Rab, 6 Okt 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.508
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Memasuki masa sidang III tahun 2021, sebanyak tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Inisiatif DPRD Kabupaten Kebumen mendapatkan penjelasan dari pengusul. Masing-masing pengusul Raperda menyampaikan penjelasan atas Raperda yang diusulkan untuk dibahas melalui rapat paripurna DPRD Kebumen, Selasa 5 Oktober 2021. Adapun tiga Raperda Inisiatif meliputi Raperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani yang […]

  • Kopi Kebon

    Nikmatnya Menu Ndeso di “Kopi Kebon” Prembun

    • calendar_month Sel, 5 Jan 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 17.381
    • 0Komentar

    DALAM perjalanan pulang takziah dari Banyuurip, Purworejo menuju Kebumen, Senin 4 Januari 2020 saya bersama Mas Suk dan Nwh bingung mencari tempat untuk sekadar ngopi atau sekalian makan siang. Maklum saja, jam di tangan sudah menujuk pukul 11.20. Menyusuri lingkar utara Purworejo hingga Kutoarjo, tak satu pun tempat makan atau warung kopi yang bikin kami […]

expand_less