Haji 2026: 1.777 Jamaah Kebumen Ikuti Manasik, Peserta Tertua Berusia 91 Tahun
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sab, 14 Feb 2026
- visibility 540
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sebanyak 1.777 calon jamaah haji asal Kabupaten Kebumen mengikuti bimbingan manasik tingkat kabupaten untuk musim haji 1447 H/2026 M.
Kegiatan yang dipusatkan di Hotel Candisari, Karanganyar, pada Sabtu 14 Februari 2026 ini menjadi tahapan penting guna menjamin kesiapan jamaah sebelum bertolak ke Tanah Suci.
Acara dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Mukhsinul Mubarak, mewakili Bupati Kebumen Lilis Nuryani. Turut hadir jajaran Forkopimda, Ketua MUI Kebumen K.H. Nursodik, serta tokoh dari PCNU dan PDM setempat.
Penguatan Ilmu dan Mental
Bimbingan yang diinisiasi oleh Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Kebumen ini bertujuan membekali jamaah dengan pemahaman mendalam mengenai rukun, wajib, hingga sunnah haji.
Pelaksana Harian Kepala Kantor Kemenhaj Kebumen, Nurul Khayati, menekankan pentingnya penguasaan materi bagi ketenangan jamaah.
“Kami meminta seluruh peserta mengikuti sesi secara serius dan aktif berdiskusi. Bekal ilmu yang matang akan membantu jamaah lebih fokus dan tenang dalam menjalankan rangkaian ibadah yang padat,” ujar Nurul.
Profil dan Sebaran Jemaah
Berdasarkan data Kemenhaj, jamaah tahun ini terdiri dari 865 laki-laki dan 904 perempuan yang tersebar di seluruh kecamatan. Kecamatan Kebumen mencatat jumlah peserta terbanyak dengan 325 jamaah, sementara Kecamatan Sadang mengirimkan tiga perwakilan.
Profil jamaah menunjukkan keberagaman usia yang signifikan. Tercatat Ratmi (91) dari Padureso sebagai jemaah tertua, dan Yulfah Amini (23) dari Adimulyo sebagai yang termuda.
Pesan Bupati: Jaga Kesehatan dan Solidaritas
Dalam sambutan tertulisnya, Bupati Lilis Nuryani mengingatkan bahwa haji adalah perjalanan spiritual yang menuntut kesabaran ekstra, terutama dalam menghadapi cuaca ekstrem di Arab Saudi.
Jemaah diimbau menjaga pola makan dan istirahat yang cukup sejak dini. Termasuk kerja sama antar jemaah menjadi kunci kelancaran selama di tanah suci serta diminta tetap santun dan tertib sebagai duta daerah.
Pemkab Kebumen juga menegaskan dukungan terhadap transisi tata kelola haji di bawah kementerian baru. Transformasi ini diharapkan mampu mempercepat arus informasi dan meningkatkan kualitas layanan bagi jamaah asal Kebumen agar dapat beribadah secara khusyuk dan kembali sebagai haji mabrur. Makin Tahu Indonesia








Saat ini belum ada komentar