Breaking News
light_mode
Beranda » News » Desa Kutowinangun Jadi Pelopor Restorative Justice, Launching Umah Kampung Perdamaian

Desa Kutowinangun Jadi Pelopor Restorative Justice, Launching Umah Kampung Perdamaian

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sen, 30 Mei 2022
  • visibility 2.880
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Menurutnya, program ini sangat menarik untuk diketahui dan dipahami masyarakat. Namun demikian, Camat mengingatkan, jangan sampai rumah RJ ini disalahgunakan. Harus ada sosialisasi teknis secara detail, agar nanti tidak ada pemahaman yang salah di masyarakat.

Lima Syarat Penyelesaian Melalui Restorative Justice
Desa Kutowinangun

Kajari Kebumen menyampaikan sosialisasi restorative justice. (Foto: Padmo)

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kebumen Drs Fajar Sukristyawan SH MH menyebutkan tidak semua perkara bisa mendapat restorative justice. Terdapat lima syarat kasus bisa diselesaikan melalui restorative justice. Syarat tersebut menjadi batasan agar tidak disalahgunakan.

  1. Pelaku ini baru pertama kali melakukan tindak pidana bukan seorang residivis.
  2. Ancaman hukuman yang disangkakan tidak lebih dari lima tahun.
  3. Kejahatannya terhadap barang yang nilainya tidak lebih dari Rp 2,5 juta kerugiannya.
  4. Ada perdamaian atau ada pernyataan memaafkan dari korban
  5. Tingkat ketercelaan dari perbuatannya itu rendah. Seperti motif karena istrinya sakit butuh biaya hingga terpaksa mencuri.

Dia menyampaikan, keadilan restoratif telah menjadi salah satu alternatif penyelesaian perkara pidana. Di mana, hal yang menjadi pembeda dari penyelesaian perkara ini adalah adanya pemulihan keadaan kembali pada keadaan sebelum terjadinya tindak pidana.

Baca Juga: BPJS Kesehatan Beri Penghargaan Kepada Kejari Kebumen

Sehingga, melalui konsep penyelesaian keadilan restorative ini, maka kehidupan harmonis di lingkungan masyarakat dapat pulih kembali.

“Konsep keadilan restorative lanjutnya, merupakan suatu konsekuensi logis dari asas ultimum remedium, yaitu pidana merupakan jalan terakhir dan sebagai pengejawantahan asas keadilan, proporsionalitas serta asas cepat, sederhana dan biaya ringan.

“Oleh karena itu, penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restorative dilaksanakan dalam rangka memberikan perlindungan terhadap kepentingan korban dan kepentingan hukum lain,” jelasnya.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • PAFI Sumenep

    Osteoporosis: Tips PAFI Sumenep Lindungi Tulang Anda Sejak Dini

    • calendar_month Jum, 10 Jan 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 466
    • 0Komentar

    OSTEOPOROSIS, penyakit yang membuat tulang menjadi rapuh dan mudah patah, seringkali seseorang tidak menyadari hingga terjadi patah tulang. Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Sumenep pafipckabsumenep.org mengingatkan kita akan pentingnya mencegah osteoporosis sejak dini. Apa itu Osteoporosis? Osteoporosis adalah kondisi kepadatan dan kualitas tulang menurun, sehingga tulang menjadi lebih rapuh dan mudah patah. Penyakit ini seringkali […]

  • Para ASN Pemkab Kebumen bersepeda sehat. (Foto: Padmo-KebumenUpdate.com)

    Warga Kebumen Diajak Rajin Olahraga untuk Cegah Gelombang II Covid-19

    • calendar_month Jum, 3 Jul 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.209
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz menerbitkan surat edaran yang berisi ajakan kepada masyarakat agar rajin berolahraga. Ajakan itu untuk pencegahan gelombang II Pandemi Covid-19 di Kebumen. “Karena sampai saat ini belum ada obat dan vaksin (Covid-19), berolahraga ini untuk meningkatkan sistem imunitas tubuh. Sehingga tidak mudah tertular Covid-19,” kata Yazid Mahfudz, usai […]

  • Perbaikan Tanggul

    Tanggul Sungai Kedungbener Hampir Rampung, BPBD Kebumen Fokus Cegah Banjir Susulan

    • calendar_month Sab, 27 Des 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 877
    • 0Komentar

    ALIAN (KebumenUpdate.com) – Upaya perbaikan tanggul jebol akibat luapan Sungai Kedungbener di Desa Suroturunan, Kecamatan Alian, Kebumen, menunjukkan hasil signifikan. Hingga hari keempat penanganan, Jumat 26 Desember 2025, progres pekerjaan telah mencapai 99 persen. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen mencatat, tim gabungan masih bekerja intensif di lokasi terdampak, tepatnya di RT 02 RW 01 […]

  • 10 Pelajar Kebumen Raih Beasiswa Universitas Pertamina, Ini Daftar Lengkapnya

    10 Pelajar Kebumen Raih Beasiswa Universitas Pertamina, Ini Daftar Lengkapnya

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 838
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sepuluh pelajar asal Kabupaten Kebumen berhasil lolos seleksi beasiswa penuh Universitas Pertamina tahun 2025. Mereka akan melanjutkan studi di berbagai program unggulan, mulai dari Teknik Logistik, Ilmu Komputer, hingga Hubungan Internasional. Program ini termasuk dalam “Beasiswa Kabupaten Kebumen” yang mendukung pendidikan tinggi bagi siswa SMA, SMK, dan MA berprestasi. Seleksi berlangsung ketat. […]

  • Pendekar PSHT Kebumen Ikrar Jaga Keutuhan NKRI

    Pendekar PSHT Kebumen Ikrar Jaga Keutuhan NKRI

    • calendar_month Sen, 20 Mei 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.966
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate) – Para pendekar Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kebume  berikrar untuk senantiasa menjaga keutuhan NKRI.  Mereka juga mendukung upaya Polri untuk memberantas berita hoaks. Komitmen dan ikrar itu disampaikan oleh para pendekar PSHT saat menggelar buka puasa bersama dan salat tarawih di lapangan futsal SMK Taman Karya Madya Kebumen, Jumat (17/5/2019) sore. […]

  • Sepuluh Murid SMAN 1 Mirit Akhirnya Berangkat ke Jakarta Bareng Bupati

    Sepuluh Murid SMAN 1 Mirit Akhirnya Berangkat ke Jakarta Bareng Bupati

    • calendar_month Rab, 29 Nov 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.499
    • 0Komentar

    Dari ratusan siswa, mereka dinilai paling bagus jawaban atau gagasannya. Sesuai janji bupati, mereka diajak jalan-jalan ke Jakarta. Selain melihat wisata iconic juga sekaligus untuk mendukung Program Penguatan Profil Pelajar Pancasila.  “Mereka di Monas bisa banyak belajar tentang sejarah Indonesia. Di situ terdapat relief yang penuh cerita dan makna dari kemerdekaan Indonesia. Ada museum sejarah nasional. […]

expand_less