Bupati Lilis Ajak Masyarakat Jaga “Harta Karun” Kebumen yang Diakui UNESCO
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Jum, 18 Apr 2025
- visibility 12.896
- comment 0 komentar

Geosite Watu Kelir di Desa Seboro Kecamatan Sadang. (Foto: Hari)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Geopark Kebumen resmi diakui sebagai UNESCO Global Geopark (UGGp) dalam Sidang Dewan Eksekutif UNESCO ke-221 yang berlangsung pada 2-17 April 2025 di Paris, Prancis. Atas hal ini, Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyampaikan ucapan selamat atas pencapaian bersejarah ini.
“Kami mengucapkan selamat atas penetapan resmi Geopark Kebumen sebagai UNESCO Global Geopark. Ini adalah buah dari perjuangan luar biasa yang patut diapresiasi. Cita-cita yang telah lama kita upayakan akhirnya terwujud,” ungkap Bupati Lilis dalam keterangannya pada Sabtu, 18 April 2025.
Bupati Lilis juga menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam proses pengajuan Geopark Kebumen hingga meraih status UGGp. Ia mengingatkan bahwa tantangan utama setelah pengakuan ini adalah mempertahankan status tersebut.
“Mempertahankan prestasi atau gelar juara terkadang lebih sulit daripada meraihnya. Oleh karena itu, kita tidak boleh lengah. Justru, pengakuan ini harus menjadi titik awal semangat baru untuk memajukan pariwisata Kebumen di berbagai sektor, mulai dari wisata alam, geologi, seni, budaya, hingga kearifan lokal,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati Lilis berharap penetapan Geopark Kebumen sebagai UGGp akan memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama merawat dan melestarikan alam Kebumen. Pada akhirnya, semua ini bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat,” jelas Bupati Lilis.
Diketahui, selain Geopark Kebumen, terdapat 14 geopark lain dari 11 negara berbeda yang juga mendapatkan pengakuan serupa dari UNESCO. Beberapa di antaranya berasal dari Tiongkok, Korea Selatan, Ekuador, Norwegia, Italia, dan Inggris.
Dengan penambahan dua geopark baru ini, jumlah geopark di Indonesia yang diakui oleh UNESCO kini menjadi 12 kawasan. Geopark Kebumen melengkapi daftar geopark yang telah lebih dulu dikenal, seperti Geopark Batur, Belitung, Ciletuh-Pelabuhanratu, Gunung Sewu, Rinjani-Lombok, dan Kaldera Toba.











Saat ini belum ada komentar