1.218 Jamaah Calon Haji Kebumen Tertunda ke Tanah Suci
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Rab, 3 Jun 2020
- visibility 2.471
- comment 0 komentar

Umat Islam towaf mengelilingi ka'bah sebelum wabah Corona. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Keputusan pemerintah tidak memberangkatkan jamaah haji Indonesia tahun 1441 H/2020 M berdampak pada jamaah haji di Kebumen. Sebanyak 1.218 calon jamaah haji bakal urung pergi ke tanah suci tahun ini dan akan ditunda keberangkatannya pada tahun berikutnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kebumen H Panut menjelaskan, hal itu mengacu pada Keputusan Meteri Agama RI Nomor 494 Tahun 2020, jamaah haji Indonesia tahun 1441 H / 2020 M dibatalkan. Bagi calon jamaah yang telah melunasi biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) akan menjadi jamaah haji penyelenggaraan tahun 1442 H / 2021 M.
“Calon jamaah haji Kebumen yang telah melakukan pelunasan baik pada tahap kesatu maupun kedua sebanyak 1.209 orang. Ini terdiri dari terdiri dari 575 calon jamaah haji laki-laki dan 634 calon jamaah haji erempuan,” ujar Panut, Selasa 2 Juni 2020.
Pengiriman Dokumen Haji dan Lembar Pelunasan
Berkaitan dengan persiapan pemberangkatan calon jamaah haji Kebumen telah sampai pada pengiriman dokumen haji berupa paspor, foto, serta lembar pelunasan kepada Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah.
Untuk dokumen lembar meningitis belum terkirim karena jamaah haji Kebumen belum satu pun yang disuntik meningitis. Adapun hal ini menjadi tanggung jawabnya ada di Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen.
Dokumen meliputi paspor, foto, lembar pelunasan, dan lembar bukti meningitis merupakan persyaratan pengusulan visa jamaah haji.
Calon Jamaah Haji Tertua Berusia 98 Tahun
Dari data jamaah yang ada calhaj Kebumen tertua atas nama Hamjari Harjo Pawiro Madkarim dari Desa Lundong Kutowinangun dengan usia 98 tahun. Sedangkan calhaj termuda yakni Muhamad Albeart Enstein dari Kelurahan Selang Kebumen dengan usia 18 tahun.
Pelaksana Tugas (Plt) Kasi Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Kebumen H Khamid meminta agar masyarakat sabar dalam menghadapi wabah virus corona tersebut.
“Keputusan pembatalan ini se-Indonesia. Para calon jamaah diharapkan sabar dan dapat lapang dada dalam menerima keputusan tersebut,” ucapnya. (kes)







Saat ini belum ada komentar