Bupati Kebumen Larang Warga Beri Bisyaroh Saat Undang Dirinya
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sen, 16 Mei 2022
- visibility 3.397
- comment 0 komentar

Bupati H Arif Sugiyanto SH menghadiri silaturahmi di Masjid Baitul Barokah, Desa Surotrunan. (Foto: Istimewa)
Apa yang dilakukan oleh Bupati, kata dia, adalah dalam rangka menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance. Sebagai pegawai pemerintahan, Bupati meminta kepada semua untuk mengedepan prilaku melayani, bukan ingin dilayani.
“Dalam menciptakan good governance ini, justru kita harus selalu mengendepankan pelayanan terhadap masyarakat yang baik, dan bersih. Tidak malah inginnya dilayani, itu nggak boleh,” tandas Bupati.
Hidangan Apa Adanya
Setiap kali Bupati diudang acara, dia justru menginginkan tidak perlu ada jamuan mewah-mewah yang justru merepotkan masyarakat. Biarlah kata Bupati, jamuan itu apa adanya saja. Yang terpenting bagi dirinya adalah kebersamaan dan kekompakan.
“Tidak perlu repot-repot dengan jamuan yang mewah. Sama sekali tidak perlu, apalagi sampai mengadakan yang tidak ada dengan mencari ke sana ke kemari. Biar natural saja! Apa yang ada itu yang disajikan, karena yang penting di sini adalah kebersamaan, dan kekompakan,” tandas Bupati.
Baca Juga: Kasus HIV/AIDS Tertinggi di Jateng, Begini Kata Bupati Kebumen







Saat ini belum ada komentar