Bank Mandiri dan Pertamina Bangun SPBT di Kebumen
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Rab, 2 Okt 2019
- visibility 5.307
- comment 0 komentar

Menteri BUMN Rini M Soemarno saat peletakan batu pertama pembangunan SPBT di Desa Kaliputih, Kecamatan Kutowinangun, Kebumen. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)
SPBT akan dapat berproduksi sepanjang musim serta tidak mematikan usaha pengolahan padi setempat. Dalam pembangunannya, SPBT ini juga akan dilengkapi dengan timbangan digital, gudang penyimpanan, perkantoran, dan tempat pembinaan.
“Ditergetkan enam bulan ke depan sudah bisa selesai dan beroperasi,” ujar Alexandra Askandar.
Alexandra Askandar menambahkan, Program Mewirausahakan Petani ini sebelumnya telah dilaksanakan dan dirintis di Jawa Barat yaitu Indramayu, Karawang, Purwakarta, Cianjur, Garut, Sumedang, Majalengka, Tasikmalaya dan Ciamis, yang dikoordinasikan oleh BUMN di masing-masing wilayah melalui pembentukan kelembagaan Perseroan Terbatas.
Baca Juga: Laut Belum Tercemar, Kualitas Garam Kebumen Jauh Lebih Baik
“Sejalan dengan visi BUMN hadir untuk negeri, kami mengimplementasikan program ini dengan mengusung pendekatan dari petani, oleh petani dan untuk petani. Harapannya, tentu petani akan memiliki kemampuan yang lebih, tidak hanya mengelola lahan pertanian, tapi juga dari sisi manajemen perusahaan,” kata Alexandra.

Direktur Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri Alexandra Askandar menjelaskan terkait SPB kepada menteri BUMN Rini Rini M Soemarno. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)
Sedangkan pada permodalan, PT tersebut akan didukung oleh Bank Mandiri dan Himbara untuk mendapatkan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan distribusi kartu tani sesuai data dari Kementerian Pertanian/Dinas Pertanian agar petani dapat menikmati pupuk bersubsidi dari PIHC.
“Pendekatan ini telah dijalankan. Di SPBT Pamarican yang didukung oleh program CSR Bank Mandiri misalnya, lembaga PT Mitra Desa Pamarican kini telah membukukan nilai omset penjualan beras berkualitas unggul sebesar Rp 18 miliar dari Januari sampai dengan per Juli 2019 yang dinikmati bersama oleh petani setempat,” kata Alexandra seraya menambahkan, sinergi BUMN dan pejabat daerah setempat melalui program SPBT akan terus digalakkan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan para petani di wilayah lain di Indonesia.
“Kami optimistis program SPBT untuk Mewirausahakan Petani ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat Indonesia,” tandas Alexandra. (pdm)









Saat ini belum ada komentar