1.033 Siswa SD di Kutowinangun Jalani Vaksinasi Massal yang Digelar Binda Jateng
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sel, 18 Jan 2022
- visibility 2.536
- comment 0 komentar

Siswa SD jalani vaksinasi massal Binda Jateng. (Foto: Hari Satria Wibowo)
Vaksinasi bagi anak/pelajar usia 6-11 tahun sangat diperlukan mengingat anak juga rentan tertular virus corona. Selain itu, dukungan orang tua dan seluruh pihak seperti guru diharapkan membantu suksesnya pelaksanaan vaksinasi anak/pelajar usia 6-11 tahun.
“Kami berharap orang tua siswa semakin memahami pentingnya vaksinasi untuk anak mereka di tengah pandemi saat ini. Untuk menarik minat anak-anak mengikuti vaksinasi, maka dalam beberapa kesempatan kami mengajak anak-anak bermain sehingga mereka tidak takut jika akan divaksin,” ujar Kabinda.
Vaksinasi Door to Door Tingkatkan Partisipasi Warga

Foto bersama badut usai vaksinasi. (Foto: Hari Satria Wibowo)
Vaksinasi warga secara door to door selama ini telah terbukti meningkatkan partisipasi warga yang akan divaksin. Selain mendirikan sentra vaksinasi, Binda Jateng bersama dengan tenaga kesehatan juga melakukan jemput bola/door to door kepada warga yang tidak hadir ke sentra vaksinasi. “Konsep door to door ini sangat membantu warga terutama yang memiliki keterbatasan menuju ke sentra-sentra vaksin, sehingga mereka dapat tervaksin,” jelas Kabinda.
“Pada hari ini kami juga melaksanakan vaksinasi booster di Kota Semarang. Vaksinasi booster merupakan perintah presiden untuk memperkuat daya tahan masyarakat terhadap munculnya varian baru covid-19 dan diberikan secara gratis. Masyarakat ke depan diharapkan memahami pentingnya mengikuti vaksinasi booster dengan mendaftarkan diri atau mendatangi sentra-sentra vaksinasi terdekat,” tambahnya.
Seluruh upaya vaksinasi dilakukan oleh Binda Jateng agar varian baru covid 19 tidak menyebar di Jawa Tengah, salah satunya dengan mempercepat cakupan vaksinasi covid 19. Seluruh kegiatan ini bertujuan untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam menciptakan kekebalan kelompok /herd immunity sehingga masyarakat tahan terhadap virus covid-19 yang terus bermutasi.









Saat ini belum ada komentar