Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Bugar » Apa Itu HNP? Kenali Penyakit Saraf Kejepit yang Sering Salah Diagnosis

Apa Itu HNP? Kenali Penyakit Saraf Kejepit yang Sering Salah Diagnosis

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Jum, 9 Mei 2025
  • visibility 473
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

PERNAH dengar istilah “saraf kejepit”? Dalam dunia medis, kondisi ini disebut Hernia Nukleus Pulposus (HNP). Meski cukup umum, banyak orang masih belum paham sepenuhnya tentang penyakit ini.

Bahkan, gejalanya sering disalahartikan sebagai pegal biasa atau masuk angin. Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Kepulauan Banggai pafikepbanggai.org memberikan penjelasan mengenai HNP yang sering salah diagnosis.

Apa Itu HNP?

HNP adalah kondisi ketika bagian tengah bantalan tulang belakang (nukleus pulposus) terdorong keluar dari posisi normalnya dan menekan saraf di sekitarnya. Ini paling sering terjadi di tulang belakang bagian bawah (lumbal), tapi juga bisa terjadi di leher (servikal) atau punggung atas.

Apa Penyebabnya?

1. Degenerasi Disk karena Usia: Ini adalah penyebab paling umum. Seiring bertambahnya usia, bantalan antar tulang belakang (diskus intervertebralis) kehilangan kandungan airnya dan menjadi kurang fleksibel. Hal ini membuat diskus lebih rentan terhadap robekan atau herniasi saat terjadi tekanan.

2. Trauma atau Cedera:

  • Gerakan Mengangkat yang Salah: Mengangkat beban berat dengan menggunakan otot punggung, bukan otot kaki, dapat memberikan tekanan berlebih pada diskus.
  • Gerakan Memutar yang Tiba-tiba: Memutar tubuh secara tiba-tiba saat mengangkat beban atau melakukan aktivitas lain juga dapat menyebabkan HNP.
  • Benturan atau Kecelakaan: Jatuh, kecelakaan mobil, atau cedera olahraga dapat menyebabkan tekanan kuat pada tulang belakang dan mengakibatkan herniasi diskus.

3. Tekanan Berulang: Pekerjaan atau aktivitas yang melibatkan gerakan berulang seperti membungkuk, mengangkat, atau menarik secara terus-menerus dapat meningkatkan risiko HNP seiring waktu.

4. Postur Tubuh yang Buruk: Kebiasaan duduk atau berdiri dengan postur yang tidak benar dapat memberikan tekanan yang tidak merata pada tulang belakang dan diskus.

5. Obesitas (Kelebihan Berat Badan): Berat badan berlebih memberikan tekanan ekstra pada diskus di tulang belakang, terutama di area pinggang, sehingga meningkatkan risiko herniasi.

6. Gaya Hidup Sedenter (Kurang Aktif): Kurangnya aktivitas fisik dapat melemahkan otot-otot penyangga tulang belakang, membuatnya lebih rentan terhadap cedera dan HNP.

7. Faktor Genetik: Beberapa orang mungkin memiliki predisposisi genetik yang membuat diskus mereka lebih lemah atau lebih rentan terhadap degenerasi.

8. Merokok: Merokok dapat mengurangi suplai oksigen ke diskus, mempercepat proses degenerasi dan membuatnya lebih rapuh.

Penting untuk dicatat bahwa seseorang bisa memiliki beberapa faktor risiko ini dan tidak selalu mengalami HNP. Namun, kombinasi dari faktor-faktor tersebut dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya kondisi ini.

Menurut jurnal American Academy of Orthopaedic Surgeons, degenerasi bantalan tulang secara alami ditambah tekanan mekanis bisa mempercepat munculnya HNP.

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Gejala HNP berbeda-beda tergantung lokasi dan tingkat tekanan pada saraf:

  • Nyeri tajam menjalar ke kaki atau tangan
  • Kesemutan atau mati rasa
  • Lemah otot pada area tertentu
  • Sulit bergerak atau duduk lama

Sayangnya, banyak orang mengabaikan gejala awal ini. Padahal, diagnosis dini sangat penting untuk mencegah kerusakan saraf lebih lanjut.

Kapan Harus ke Dokter?

Kalau kamu merasakan nyeri punggung menjalar ke kaki, disertai kesemutan atau kelemahan otot, sebaiknya segera periksa ke dokter spesialis saraf atau ortopedi. Pemeriksaan MRI biasanya dibutuhkan untuk memastikan diagnosis HNP.

Sumber:

  • American Academy of Orthopaedic Surgeons (orthoinfo.aaos.org)
  • Mayo Clinic – Herniated disk overview (mayoclinic.org)

Disclaimer: Artikel ini untuk keperluan edukatif dan bukan pengganti konsultasi medis. Untuk diagnosis dan pengobatan akurat, selalu konsultasikan ke dokter atau ahli kesehatan terkait.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Jokowi

    Harga Gabah Rendah Saat Panen Raya, Ini Kata Presiden Jokowi

    • calendar_month Jum, 10 Mar 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.729
    • 0Komentar

    AMBAL (KebumenUpdate.com) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut bahwa harga gabah kering panen (GKP) saat panen raya ini hanya di kisaran Rp 4.200 per kilogram. Harga tersebut menurut Presiden terlalu rendah dan dapat merugikan petani. “Pemerintah saat ini sedang menghitung. Nanti segera diumumkan oleh Badan Pangan Nasional. Harga GKP-nya harusnya berapa,” ujar Jokowi saat meninjau […]

  • Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga kesehatan menipis. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

    Tenaga Kesehatan Was-was Tangani Pasien Indikasi Covid-19, Ini Sebabnya

    • calendar_month Sab, 21 Mar 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.735
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Penyebaran virus Corona (Covid-19) tampaknya membuat was-was para tenaga kesehatan di Kebumen.  Bagaimana tidak, di  fasilitas layanan kesehatan mulai dari lini dokter praktik pribadi, klinik, puskesmas hingga rumah sakit ketersediaan alat pelindung diri (APD) semakin menipis. Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kebumen dokter Andika Purwita Aji menyampaikan, APD sudah sangat langka. […]

  • Korban Tenggelam di Pantai Laguna

    Korban Tenggelam di Pantai Laguna Dinyatakan Hilang, Ini Penjelasan Basarnas

    • calendar_month Sab, 29 Apr 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.526
    • 0Komentar

    MIRIT (KebumenUpdate.com) – Pencarian terhadap korban tenggelam di Pantai Laguna, Desa Lembupurwo, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen masih terus dilakukan hingga, Sabtu 29 April 2023. Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran di tepian pantai untuk melanjutkan pencarian di hari ketujuh. Pencarian sejak pukul pukul 07.00 wib terhadap Wahyu (17) warga asal Desa Rowosari, Kecamatan Bonorowo, Kebumen masih […]

  • Arif-Rista

    Arif-Rista Diberi Cangkul dan Pengki Oleh Pedagang Pasar Tumenggungan, Apa Maksudnya?

    • calendar_month Sel, 10 Nov 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.868
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH dan Hj Ristawati Purwaningsih SST MM menyapa para pedagang Pasar Tumenggungan, Senin 9 November 2020. Blusukan paslon tunggal dalam Pilbup Kebumen 2020 tersebut bukan dalam rangka kampanye, melainkan sekadar menyapa dan menyerap aspirasi para pedagang pasar terbesar di Kebumen. Pedagang Keluhkan […]

  • Didanai DBHCHT, Pemda Kebumen Lindungi 2.661 Penderes Kelapa

    Didanai DBHCHT, Pemda Kebumen Lindungi 2.661 Penderes Kelapa

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 494
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Setelah mengunjungi Rumah Inklusif Kebumen, Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Abdul Muhaimin Iskandar, yang akrab disapa Cak Imin, langsung menuju Alun-alun Pancasila untuk menghadiri dialog interaktif bertajuk “Membangun Kemandirian Ekonomi Melalui UMKM Mikro” di sisi utara Kapal Mendoan, Jumat 7 November 2025. Sebelum berdialog, Menko PM menyempatkan diri meninjau dan berbelanja […]

  • Komunitas Dangdut Kebumen, Tak Sekadar Numpang Makan di Pesta Perkawinan

    Komunitas Dangdut Kebumen, Tak Sekadar Numpang Makan di Pesta Perkawinan

    • calendar_month Rab, 2 Okt 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.823
    • 0Komentar

    PANGGUNG utama Alun-alun Kebumen begitu meriah dengan alunan musik dangdut, baru-baru ini. Secara bergantian para biduan menyumbangkan lagu dengan iringan organ tunggal. Beragam genre lagu dinyanyikan, namun ujung-ujungnya diakhiri dengan irama dangdut. Namun ada yang menarik, yakni di kursi undangan tampak ratusan anak-anak kecil berjajar menyaksikan para suguhan musik dangdut tersebut. Anak-anak kecil ternyata adalah […]

expand_less