Breaking News
light_mode
Topik Populer
Beranda » Lifestyle » Bugar » Apa Itu HNP? Kenali Penyakit Saraf Kejepit yang Sering Salah Diagnosis

Apa Itu HNP? Kenali Penyakit Saraf Kejepit yang Sering Salah Diagnosis

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Jum, 9 Mei 2025
  • visibility 299
  • comment 0 komentar

PERNAH dengar istilah “saraf kejepit”? Dalam dunia medis, kondisi ini disebut Hernia Nukleus Pulposus (HNP). Meski cukup umum, banyak orang masih belum paham sepenuhnya tentang penyakit ini.

Bahkan, gejalanya sering disalahartikan sebagai pegal biasa atau masuk angin. Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Kepulauan Banggai pafikepbanggai.org memberikan penjelasan mengenai HNP yang sering salah diagnosis.

Apa Itu HNP?

HNP adalah kondisi ketika bagian tengah bantalan tulang belakang (nukleus pulposus) terdorong keluar dari posisi normalnya dan menekan saraf di sekitarnya. Ini paling sering terjadi di tulang belakang bagian bawah (lumbal), tapi juga bisa terjadi di leher (servikal) atau punggung atas.

Apa Penyebabnya?

1. Degenerasi Disk karena Usia: Ini adalah penyebab paling umum. Seiring bertambahnya usia, bantalan antar tulang belakang (diskus intervertebralis) kehilangan kandungan airnya dan menjadi kurang fleksibel. Hal ini membuat diskus lebih rentan terhadap robekan atau herniasi saat terjadi tekanan.

2. Trauma atau Cedera:

  • Gerakan Mengangkat yang Salah: Mengangkat beban berat dengan menggunakan otot punggung, bukan otot kaki, dapat memberikan tekanan berlebih pada diskus.
  • Gerakan Memutar yang Tiba-tiba: Memutar tubuh secara tiba-tiba saat mengangkat beban atau melakukan aktivitas lain juga dapat menyebabkan HNP.
  • Benturan atau Kecelakaan: Jatuh, kecelakaan mobil, atau cedera olahraga dapat menyebabkan tekanan kuat pada tulang belakang dan mengakibatkan herniasi diskus.

3. Tekanan Berulang: Pekerjaan atau aktivitas yang melibatkan gerakan berulang seperti membungkuk, mengangkat, atau menarik secara terus-menerus dapat meningkatkan risiko HNP seiring waktu.

4. Postur Tubuh yang Buruk: Kebiasaan duduk atau berdiri dengan postur yang tidak benar dapat memberikan tekanan yang tidak merata pada tulang belakang dan diskus.

5. Obesitas (Kelebihan Berat Badan): Berat badan berlebih memberikan tekanan ekstra pada diskus di tulang belakang, terutama di area pinggang, sehingga meningkatkan risiko herniasi.

6. Gaya Hidup Sedenter (Kurang Aktif): Kurangnya aktivitas fisik dapat melemahkan otot-otot penyangga tulang belakang, membuatnya lebih rentan terhadap cedera dan HNP.

7. Faktor Genetik: Beberapa orang mungkin memiliki predisposisi genetik yang membuat diskus mereka lebih lemah atau lebih rentan terhadap degenerasi.

8. Merokok: Merokok dapat mengurangi suplai oksigen ke diskus, mempercepat proses degenerasi dan membuatnya lebih rapuh.

Penting untuk dicatat bahwa seseorang bisa memiliki beberapa faktor risiko ini dan tidak selalu mengalami HNP. Namun, kombinasi dari faktor-faktor tersebut dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya kondisi ini.

Menurut jurnal American Academy of Orthopaedic Surgeons, degenerasi bantalan tulang secara alami ditambah tekanan mekanis bisa mempercepat munculnya HNP.

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Gejala HNP berbeda-beda tergantung lokasi dan tingkat tekanan pada saraf:

  • Nyeri tajam menjalar ke kaki atau tangan
  • Kesemutan atau mati rasa
  • Lemah otot pada area tertentu
  • Sulit bergerak atau duduk lama

Sayangnya, banyak orang mengabaikan gejala awal ini. Padahal, diagnosis dini sangat penting untuk mencegah kerusakan saraf lebih lanjut.

Kapan Harus ke Dokter?

Kalau kamu merasakan nyeri punggung menjalar ke kaki, disertai kesemutan atau kelemahan otot, sebaiknya segera periksa ke dokter spesialis saraf atau ortopedi. Pemeriksaan MRI biasanya dibutuhkan untuk memastikan diagnosis HNP.

Sumber:

  • American Academy of Orthopaedic Surgeons (orthoinfo.aaos.org)
  • Mayo Clinic – Herniated disk overview (mayoclinic.org)

Disclaimer: Artikel ini untuk keperluan edukatif dan bukan pengganti konsultasi medis. Untuk diagnosis dan pengobatan akurat, selalu konsultasikan ke dokter atau ahli kesehatan terkait.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kades Bendogarap Lapor Polisi

    Kades Bendogarap Lapor Polisi, Kades Kebadongan Mengaku Pernah Diminta Isi Kas Rp 100 Juta

    • calendar_month Jum, 22 Sep 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.861
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com)  – Kasus oknum kepala desa (kades) yang diduga meminta uang hingga puluhan juta rupiah ke beberapa kades di Kabupaten Kebumen akhirnya dibawa ke ranah hukum. Kepala Desa Bendogarap, Kecamatan Klirong Sukirno (54), didampingi Kades Kebadongan Marjuni dan Kades Dorowati Ahmad Muntoyib melaporkan oknum kepala desa di Kecamatan Kebumen berinisial Sr ke Mapolres Kebumen […]

  • AKP Mun Sudaryanto diambil sumpahnya. (Foto: Humas Polres Kebumen)

    Kapolsek Alian dan Kuwarasan Dirotasi, Ini Pejabat Penggantinya

    • calendar_month Kam, 4 Jun 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 6.278
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Dua jabatan Kapolsek di jajaran Polres Kebumen dirotasi. Upacara serah terima jabatan (Sertijab) dipimpin oleh Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan. Acara berlangsung di lapangan tennis indoor Mapolres Kebumen, Kamis 4 Juni 2020. Rotasi tersebut berdasarkan Surat Telegram Kapolda Jateng Irjen Pol Drs Ahmad Lutfi tanggal 29 Mei 2020 tentang pemberitahuan pemberhentian […]

  • Gelar Karya P5 dengan Penanaman Cemara Laut

    Gelar Karya P5 dengan Penanaman Cemara Laut

    • calendar_month Rab, 20 Des 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 773
    • 0Komentar

    BULUSPESANTREN (KebumenUpdate.com) – Apa yang dilakukan oleh peserta didik dari SDN 1 Tanggulangin patut diapresiasi. Pasalnya seluruh siswa, walimurid, guru, melakukan aksi tanam pohon cemara laut di pesisir Pantai Happy, Desa Tanggulangin Kecamatan Klirong. Kegiatan yang berlangsung Selasa 19 Desember 2023 tersebut juga diikuti masyarakat dan Tim Sibat (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat) Desa Tanggulangin bersama […]

  • SRC Peduli

    Paguyuban Toko Kelontong “SRC” Aksi Peduli Korban Banjir dan Longsor

    • calendar_month Ming, 1 Nov 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.055
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Kebumen memantik kepedulian dari berbagai elemen masyarakat. Salah satunya berasal dari para pelaku usaha toko kelontong yang tergabung dalam Sampoerna Retail Community (SRC). Mengetahui adanya bencana alam yang menimpa masyarakat, pengurus Paguyuban SRC Kebumen menginisiasi menggalang dana dari anggotanya. Tak disangka, […]

  • PWI Jateng

    Wagub Taj Yasin Ajak PWI Bersinergi Bangun Jateng

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 361
    • 0Komentar

    SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), mengajak wartawan terutama yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah untuk berkolaborasi dalam pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan Jawa Tengah tidak bisa dilaksanakan hanya oleh pemerintah maupun unsur Forkopimda. Hal itu disampaikan Gus Yasin saat mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam […]

  • Indahnya Berbagi Cinta, Qurrota A’yun Santuni 250 Anak Yatim

    Indahnya Berbagi Cinta, Qurrota A’yun Santuni 250 Anak Yatim

    • calendar_month Sel, 28 Mei 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.537
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate) – Qurrota A’yun Muslimah Community kembali menggelar kegiatan sosial pada bulan Ramadan ini. Komunitas muslimah itu mengajak 250 anak yatim dan dhuafa dari sejumlah kecamatan di Kebumen  untuk berbuka puasa bersama di hotel berbintang, Minggu (26/5/2019). Tak sekadar berbuka puasa bersama, dalam acara bertajuk “Indahnya berbagi cinta” itu, anak-anak tersebut juga diberikan santunan. […]

expand_less