Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Bugar » Apa Itu HNP? Kenali Penyakit Saraf Kejepit yang Sering Salah Diagnosis

Apa Itu HNP? Kenali Penyakit Saraf Kejepit yang Sering Salah Diagnosis

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Jum, 9 Mei 2025
  • visibility 425
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

PERNAH dengar istilah “saraf kejepit”? Dalam dunia medis, kondisi ini disebut Hernia Nukleus Pulposus (HNP). Meski cukup umum, banyak orang masih belum paham sepenuhnya tentang penyakit ini.

Bahkan, gejalanya sering disalahartikan sebagai pegal biasa atau masuk angin. Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Kepulauan Banggai pafikepbanggai.org memberikan penjelasan mengenai HNP yang sering salah diagnosis.

Apa Itu HNP?

HNP adalah kondisi ketika bagian tengah bantalan tulang belakang (nukleus pulposus) terdorong keluar dari posisi normalnya dan menekan saraf di sekitarnya. Ini paling sering terjadi di tulang belakang bagian bawah (lumbal), tapi juga bisa terjadi di leher (servikal) atau punggung atas.

Apa Penyebabnya?

1. Degenerasi Disk karena Usia: Ini adalah penyebab paling umum. Seiring bertambahnya usia, bantalan antar tulang belakang (diskus intervertebralis) kehilangan kandungan airnya dan menjadi kurang fleksibel. Hal ini membuat diskus lebih rentan terhadap robekan atau herniasi saat terjadi tekanan.

2. Trauma atau Cedera:

  • Gerakan Mengangkat yang Salah: Mengangkat beban berat dengan menggunakan otot punggung, bukan otot kaki, dapat memberikan tekanan berlebih pada diskus.
  • Gerakan Memutar yang Tiba-tiba: Memutar tubuh secara tiba-tiba saat mengangkat beban atau melakukan aktivitas lain juga dapat menyebabkan HNP.
  • Benturan atau Kecelakaan: Jatuh, kecelakaan mobil, atau cedera olahraga dapat menyebabkan tekanan kuat pada tulang belakang dan mengakibatkan herniasi diskus.

3. Tekanan Berulang: Pekerjaan atau aktivitas yang melibatkan gerakan berulang seperti membungkuk, mengangkat, atau menarik secara terus-menerus dapat meningkatkan risiko HNP seiring waktu.

4. Postur Tubuh yang Buruk: Kebiasaan duduk atau berdiri dengan postur yang tidak benar dapat memberikan tekanan yang tidak merata pada tulang belakang dan diskus.

5. Obesitas (Kelebihan Berat Badan): Berat badan berlebih memberikan tekanan ekstra pada diskus di tulang belakang, terutama di area pinggang, sehingga meningkatkan risiko herniasi.

6. Gaya Hidup Sedenter (Kurang Aktif): Kurangnya aktivitas fisik dapat melemahkan otot-otot penyangga tulang belakang, membuatnya lebih rentan terhadap cedera dan HNP.

7. Faktor Genetik: Beberapa orang mungkin memiliki predisposisi genetik yang membuat diskus mereka lebih lemah atau lebih rentan terhadap degenerasi.

8. Merokok: Merokok dapat mengurangi suplai oksigen ke diskus, mempercepat proses degenerasi dan membuatnya lebih rapuh.

Penting untuk dicatat bahwa seseorang bisa memiliki beberapa faktor risiko ini dan tidak selalu mengalami HNP. Namun, kombinasi dari faktor-faktor tersebut dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya kondisi ini.

Menurut jurnal American Academy of Orthopaedic Surgeons, degenerasi bantalan tulang secara alami ditambah tekanan mekanis bisa mempercepat munculnya HNP.

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Gejala HNP berbeda-beda tergantung lokasi dan tingkat tekanan pada saraf:

  • Nyeri tajam menjalar ke kaki atau tangan
  • Kesemutan atau mati rasa
  • Lemah otot pada area tertentu
  • Sulit bergerak atau duduk lama

Sayangnya, banyak orang mengabaikan gejala awal ini. Padahal, diagnosis dini sangat penting untuk mencegah kerusakan saraf lebih lanjut.

Kapan Harus ke Dokter?

Kalau kamu merasakan nyeri punggung menjalar ke kaki, disertai kesemutan atau kelemahan otot, sebaiknya segera periksa ke dokter spesialis saraf atau ortopedi. Pemeriksaan MRI biasanya dibutuhkan untuk memastikan diagnosis HNP.

Sumber:

  • American Academy of Orthopaedic Surgeons (orthoinfo.aaos.org)
  • Mayo Clinic – Herniated disk overview (mayoclinic.org)

Disclaimer: Artikel ini untuk keperluan edukatif dan bukan pengganti konsultasi medis. Untuk diagnosis dan pengobatan akurat, selalu konsultasikan ke dokter atau ahli kesehatan terkait.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Malam Tahun Baru di Kebumen: Sendratari The Tales of Karangbolong dan 20 Ribu Porsi Makan Gratis

    Malam Tahun Baru di Kebumen: Sendratari The Tales of Karangbolong dan 20 Ribu Porsi Makan Gratis

    • calendar_month Ming, 28 Des 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 4.061
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Merayakan pergantian tahun 2025 menuju 2026, Pemkab Kebumen akan menggelar acara bertajuk “Malam Refleksi Akhir Tahun dan Doa Bersama”. Acara ini dipusatkan di Alun-Alun Pancasila Kebumen pada Rabu, 31 Desember 2025. Selain doa bersama, puncak acara akan dimeriahkan dengan pertunjukan Sendratari “The Tales of Karangbolong”. Pertunjukan ini tidak hanya bertujuan menghibur masyarakat, […]

  • Islam

    Peran Islam dalam dalam Perkembangan Ilmu Pengetahuan

    • calendar_month Sab, 5 Nov 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 10.817
    • 0Komentar

    Oleh: Apt. Laeli Fitriyati, M.Farm PERAN Islam dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terbagi menjadi dua. Yaitu pertama bahwa Aqidah Islam sebagai paradigma ilmu pengetahuan yang seharusnya dimiliki umat Islam, bukan paradigma sekuler seperti yang ada sekarang. Yang kedua adalah menjadikan Syariah Islam (yang lahir dari Aqidah Islam) sebagai standar bagi pemanfaatan iptek dalam kehidupan […]

  • Hard Enduro

    KSAL Cup Hiu Selatan 2025 International Hard Enduro Angkat Ekonomi Kendal dan Gaet Rider Dunia

    • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.049
    • 0Komentar

    KENDAL (KebumenUpdate.com) – KSAL Cup Hiu Selatan International Hard Enduro 2025 sukses digelar di Kendal, Jawa Tengah. Ajang balap motor trail ini menarik perhatian rider dari 14 negara, sekaligus mendongkrak potensi ekonomi dan pariwisata lokal. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyebut ajang ini sebagai event berskala internasional yang harus masuk kalender tahunan provinsi. “Event ini […]

  • SIHT Petanahan Diresmikan, Empat Pabrik Rokok Lokal Mulai Beroperasi

    SIHT Petanahan Diresmikan, Empat Pabrik Rokok Lokal Mulai Beroperasi

    • calendar_month Rab, 29 Apr 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.211
    • 0Komentar

    PETANAHAN (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Kabupaten Kebumen secara resmi memulai operasional Sentra Industri Hasil Tembakau (SIHT) yang berlokasi di Gedung Tumbakkeris, Petanahan, Rabu 29 April 2026. Peresmian ini dilakukan langsung oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani, sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus memberantas peredaran rokok ilegal. Pembangunan SIHT Petanahan ini merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan […]

  • Tak Ada Event KIE di 2024, Expo Keagamaan Sebagai Gantinya

    Tak Ada Event KIE di 2024, Expo Keagamaan Sebagai Gantinya

    • calendar_month Jum, 3 Mei 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 5.276
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Event Kebumen International Expo (KIE) yang dua tahun sebelumnya rutin diadakan, tahun ini ditiadakan. Alasan ditiadakannya event KIE dikarenakan terbatasnya anggaran. Menurut Bupati Arif Sugiyanto, konsep KIE idealnya diselenggarakan dua tahun sekali karena membutuhkan anggaran yang cukup besar. Pasalnya, KIE bukan hanya sebatas expo tapi juga pertunjukan musik, seni, dan budaya. Baca […]

  • Guru Madin

    Gubernur Pastikan Insentif Guru Madin di Demak Tetap Cair, Meski Sempat Viral

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.354
    • 0Komentar

    SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan bahwa insentif untuk Ahmad Zuhdi, guru madrasah diniyah (madin) asal Demak yang viral akibat insiden penamparan santri, tetap disalurkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Zuhdi telah tercatat sebagai penerima insentif pengajar keagamaan sejak 2019. “Insentif ini adalah bentuk perhatian Pemprov Jateng terhadap perjuangan para pengajar keagamaan. […]

expand_less