Bolu Klemben Griya Jawi, Berawal Uji Coba Kini Terpajang di Gerai Alfamart
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Jum, 26 Agu 2022
- visibility 4.442
- comment 0 komentar

Masruroh menunjukkan bolu kemblen produksinya. (Foto: Padmo)
Saat itu dia berjualan tidak hanya satu produk. Ada berbagai macam cake dan bakery, termasuk produk bolu klemben. Hanya dalam waktu satu bulan persisnya 14 Januari 2016 dia memutuskan untuk menutup outletnya. Kios yang sudah dia sewa pun dioper kontrak kepada orang lain.
“Selama satu bulan itu saya evaluasi, kok banyak banget yang minat produk bolu jadul ini. Saya pertimbangkan juga produk ini mudah dipasarkan dan diterima oleh masyarakat,” ujarnya.
Fokus Produksi Bolu Klemben

Masruroh menunjukkan bolu kemblen produksinya. (Foto: Padmo)
Setelah itu, Masruroh fokus untuk memproduksi bolu klemben tersebut. Sejak itu dia tidak menjual di outlet melainkan mendistribusikan produk ke toko-toko dan pasar-pasar tradisional.
Dia bersyukur, respon pasar cukup baik. Ternyata bolu jadul itu memiliki segmen yang berfariasi tidak hanya disukai oleh kalangan menengah ke bawah tetapi juga disukai kalangan menengah ke atas. Pemasaran pun terus berkembang dan jangkauan semakin luas.
“Selain Kebumen, pemasaran sekarang ini sampai Purworejo, Cilacap dan Banyumas,” ujarnya seraya menyebutkan secara umum tidak ada kendala berarti dalam hal pemasaran.
Baca Juga: Meriahkan KIE, Alfamart Pamerkan Produk Lokal Kebumen. Apa Saja?
Dalam sehari, produksi bolu klemben mencapai 350-450 bungkus. Adapun bahan baku terigu dan telor mudah didapat, hanya masalah harganya yang terus meroket.
“Harga mau tidak mau disesuaikan meskipun kenaikannya tidak seberapa,” ujarnya.







Saat ini belum ada komentar