Merawat Tradisi, Warga Kelurahan Kebumen Gelar Ziarah Makam Leluhur dan Kirab Tumpeng
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sab, 16 Agu 2025
- visibility 945
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Ratusan warga Kelurahan Kebumen menggelar acara ziarah makam leluhur dan kirab tumpeng dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Acara yang memadukan nilai keagamaan dan budaya ini dipusatkan di masjid tertua di Kelurahan Kebumen yakni Masjid Darussalam Sabtu, 16 Agustus 2025.

Ziarah di Makam Singapatra. (Foto: Hari)
Hadir Lurah Kebumen Dimas Bayu Setiawan, seluruh ketua RW dan RT se-Kelurahan Kebumen, tokoh masyarakat Adi Pandoyo, tokoh agama Ustaz Muhtar Hanafi, serta barisan pemuda yang tergabung dalam pasukan bregodo.
Ziarah diawali dengan mengunjungi makam Mbah Singapatra, Mbah Nawawi, dan Mbah Cokronyono. Nama terakhir merupakan sosok penting yang mewakafkan lahan untuk pembangunan Masjid Darussalam.
“Kegiatan ziarah ini menjadi hari kedua dari serangkaian acara menyambut HUT RI. Sebelumnya, kemarin kami sudah mengadakan lomba kebersihan lingkungan (K3),” ujar Lurah Dimas Bayu Setiawan.
Setelah berziarah, acara dilanjutkan dengan doa bersama di Masjid Darussalam. Puncaknya, sembilan buah tumpeng diarak menuju Kantor Kelurahan Kebumen. Tujuh tumpeng di antaranya berasal dari masing-masing RW, dua tumpeng lainnya disiapkan oleh pengurus masjid dan satu lagi oleh pihak kelurahan.
Kirab tumpeng menempuh rute dari Masjid Darussalam, melintasi Jalan Pemuda, dan berakhir di Kantor Kelurahan Kebumen.
Setibanya di sana, rombongan disambut meriah dengan alunan musik gending Jawa dari kelompok kesenian Wahyu Turonggo Mudo.
Tumpeng-tumpeng tersebut kemudian disantap bersama-sama, termasuk oleh masyarakat umum yang menyaksikan. Kegiatan dilanjutkan dengan pentas seni ebeg yang terbagi menjadi dua sesi.
Lurah Dimas menjelaskan bahwa kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa warga perkotaan di Kelurahan Kebumen tetap menjaga dan melestarikan tradisi.
“Melalui kegiatan ini, kami menunjukkan bahwa warga perkotaan tidak melupakan nilai-nilai ziarah dan kesenian budaya,” tegasnya.
Sementara itu, tokoh masyarakat sekaligus mantan Sekretaris Daerah Kebumen, Adi Pandoyo, sangat mengapresiasi tingginya partisipasi warga.
“Kegiatan ini harus terus ditingkatkan agar nuansa peringatan kemerdekaan semakin terasa. Budaya kita ada, masyarakat juga nyengkuyung (mendukung penuh). Jadi, nilai kebersamaan sangat kental di sini,” ungkapnya.
Sebagai penutup rangkaian perayaan, Kelurahan Kebumen juga menjadwalkan acara jalan sehat dan karnaval mini yang rencananya akan diadakan pada akhir Agustus atau awal September. Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar