Breaking News
light_mode
Beranda » News » Nasional » Menteri Kelautan Tinjau Proyek Kampung Nelayan Merah Putih di Kebumen, Sudah Siap Beroperasi?

Menteri Kelautan Tinjau Proyek Kampung Nelayan Merah Putih di Kebumen, Sudah Siap Beroperasi?

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
  • visibility 469
  • comment 0 komentar

AYAH (KebumenUpdate.com) – Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono, melaksanakan kunjungan kerja di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Karangduwur, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Kamis 5 Maret 2026.

Kedatangan Menteri disambut langsung oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani, bersama Wakil Bupati Zaeni Miftah, mantan Bupati Ir Mohammad Yahya Fuad SE, Sekda Edi Rianto, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait.

Kampung Nelayan Merah Putih Karangduwur merupakan kawasan strategis yang dihuni oleh 5.136 jiwa dari 1.572 Kepala Keluarga (KK).

Sektor kelautan menjadi tulang punggung ekonomi wilayah ini dengan 441 nelayan yang mengoperasikan 322 unit kapal. Komoditas unggulan yang dihasilkan meliputi ikan layur, trejet, tongkol, udang, dan bawal.

Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah mengucurkan anggaran fisik sebesar Rp 10,1 miliar untuk membangun 19 poin intervensi infrastruktur guna meningkatkan produktivitas nelayan, di antaranya:

  • Fasilitas Operasional: Shelter pendaratan ikan, tangga pendaratan, area parkir perahu, dan tangki air laut (5.000 liter).
  • Sarana Pendukung: Pabrik es portable slurry, gudang beku portable, kios perbekalan, dan kios kuliner.
  • Sanitasi & Lingkungan: IPAL, tempat pembuangan sampah (TPS), tangki air bersih (12.000 liter), serta toilet umum.
  • Infrastruktur Umum: Kantor pengelola, balai nelayan, musholla, gerbang gapura, rumah genset, dan penerangan jalan.

Kepala DLHKP Kebumen, Asep Nurdiana, menjelaskan bahwa KNMP merupakan program transformasi fisik dan ekonomi. Operasional seluruh fasilitas ini nantinya akan dikelola oleh Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

“Pembangunan di Karangduwur ini telah selesai 100% dan tinggal menunggu peresmian serentak. Tahun 2025 lalu terdapat 100 titik KNMP se-Indonesia, dan tahun 2026 direncanakan mencapai 1.000 titik. Kami juga telah mengusulkan lokasi tambahan seperti TPI Pasir, Tanggulangin, Argopeni, dan Karangbolong,” ujar Asep.

Selain membahas KNMP, Asep Nurdiana juga memberikan penjelasan terkait status Pengelolaan Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) di Tegalretno, Petanahan, yang kini dialihkan pengelolaannya dari KKP kepada PT Agrinas Jaladri Nusantara.

Menurutnya, saat ini proses inventarisasi aset untuk pelimpahan dari KKP kepada pihak Agrinas masih berlangsung dan membutuhkan waktu agar transisi berjalan sesuai prosedur.

“Masih operasional, karyawannya juga masih kerja,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Koperasi Desa Merah Putih, Miftakhudin, menambahkan bahwa kehadiran koperasi bertujuan meningkatkan daya saing nelayan. Hingga saat ini, tercatat 30 anggota resmi telah terdata. Syarat keanggotaan meliputi fotokopi KTP, pas foto, simpanan pokok sebesar Rp 100.000, serta simpanan wajib Rp 10.000 per bulan.

Di kesempatan ini Bupati Lilis Nuryani memaparkan potensi besar pesisir Kebumen yang memiliki garis pantai sepanjang 63,53 km. Pada tahun 2025, produksi perikanan tangkap Kebumen mencapai 14.748 ton dengan nilai ekonomi menembus Rp 216,25 miliar.

“Terima kasih atas pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Karangduwur. Tentunya ini sangat membantu para nelayan di sini,” tutur Bupati Lilis.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menegaskan bahwa kunjungannya bertujuan memastikan infrastruktur yang dibangun sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata.

“Saya datang untuk melihat apakah bangunan yang didesain untuk meningkatkan produktivitas ini berjalan sesuai rencana atau tidak. Nantinya, semua fasilitas ini akan dikelola secara profesional oleh koperasi untuk melayani para nelayan,” tegas Menteri Trenggono.

Kunjungan ditutup dengan sesi dialog akrab antara Menteri dan para nelayan, yang kemudian diakhiri dengan pembagian bantuan beras sebagai wujud kepedulian pemerintah. Makin Tahu Indonesia

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bamsoet Jelaskan Esensi Pilar Kebangsaan, Ada Hak Warga Negara di Dalamnya

    Bamsoet Jelaskan Esensi Pilar Kebangsaan, Ada Hak Warga Negara di Dalamnya

    • calendar_month Ming, 17 Des 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.304
    • 0Komentar

    KARANGSAMBUNG (KebumenUpdate.com) – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) beranggapan bahwa selama ini masyarakat belum sepenuhnya menyadari bahwa mereka memiliki hak sebagai warga negara. “Di samping kewajiban seperti membayar pajak, menaati hukum, dan lainnya, masyarakat memiliki hak sebagai warga negara. Seperti memperoleh pendidikan yang layak, kesehatan, keadilan, juga memilih dan dipilih,” kata Bamsoet saat menggelar […]

  • 7.000 Lowongan Tersedia di Job Fair Kebumen 2025

    7.000 Lowongan Tersedia di Job Fair Kebumen 2025

    • calendar_month Sen, 19 Mei 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 859
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Di tengah ketatnya persaingan dunia kerja dan tantangan penyerapan lulusan baru, Pemkab Kebumen hadir membawa angin segar. Sebanyak 7.000 lowongan pekerjaan dari 35 perusahaan siap menanti para pencari kerja dalam Job Fair yang akan digelar pada 21-22 Mei 2025 di Hotel Mexolie. Bupati Kebumen Lilis Nuryani dijadwalkan akan membuka langsung acara yang […]

  • Diikuti Orang Tua Siswa, SD Muhammadiyah Pejagoan Gelar Lomba Memasak

    Diikuti Orang Tua Siswa, SD Muhammadiyah Pejagoan Gelar Lomba Memasak

    • calendar_month Sel, 17 Mar 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.322
    • 0Komentar

    PEJAGOAN (KebumenUpdate.com) – SD Muhammadiyah Pejagoan, Kebumen menggelar lomba memasak nasi goreng jumbo bersama orang tua peserta didik, baru-baru ini. Jika biasanya yang berlomba anak-anaknya, tapi kali ini lomba diikuti orang tua peserta didik mulai dari kelas 1 hingga kelas 3. Di sela-sela lomba memasak berlangsung, hadirin, para peserta didik disuguhi dengan berbagai macam penampilan […]

  • Inovasi Publik

    Pemkab Kebumen Raih Dua Penghargaan dari Menpan RB, Salah Satunya Inovasi Mie Kriting

    • calendar_month Sel, 21 Nov 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.172
    • 0Komentar

    JAKARTA (KebumenUpdate.com) – Pemkab Kebumen menerima dua penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Informasi Bikrokrasi (Kemenpan RB). Penghargaan diserahkan langsung oleh Menpan RB Abdullah Azwar Anas diterima oleh Bupati Kebumen Arif Sugiyanto. Serahterima penghargaan bersamaan dengan Peresmian Bersama 12 Mal Pelayanan Publik (MPP), Peluncuran Jaringan Inovasi Pelayanan Publik Nasional (JIPPNas) dan Pemberian Penghargaan Pelayanan […]

  • Bina Center UNS Tinjau Program Pemberdayaan Masyarakat PPK Ormawa PGSD Kebumen di Desa Jatimalang

    Bina Center UNS Tinjau Program Pemberdayaan Masyarakat PPK Ormawa PGSD Kebumen di Desa Jatimalang

    • calendar_month Sab, 29 Jul 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.310
    • 0Komentar

    KLIRONG (KebumenUpdate.com) – Desa Jatimalang Kecamatan Klirong memiliki potensi lahan subur untuk tumbuhnya beragam tanaman, salah satunya adalah tanaman obat keluarga (toga). Apalagi dalam keseharian masyarakat, toga dibutuhkan untuk pemenuhan kehidupan. Berangkat dari hal tersebut, tim pelaksana Program Peningkatan Kapasitas (PPK) Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Lingkar Studi Pendidikan (LSP) PGSD Kebumen FKIP UNS mengadakan kegiatan pemberdayaan […]

  • Tanah Ambles

    Tanah Ambles, 14 Warga di Pinggir Sungai Lukulo Diungsikan

    • calendar_month Kam, 12 Nov 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.305
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Empat rumah warga yang berada di pinggir Sungai Lukulo persisnya di Dukuh Bojong RT 03 RW 01 Kelurahan Panjer, Kebumen nyaris longsor. Kondisi saat ini, tanah di lokasi tersebut sudah ambles sekitar 15 cm. Empat rumah yang kondisinya sudah retak-retak dan sebagian menggantung di tebing tersebut sudah dikosongkan. Masing-masing milik Supangat, Paiman, […]

expand_less