Breaking News
light_mode
Beranda » News » Nasional » Menteri Kelautan Tinjau Proyek Kampung Nelayan Merah Putih di Kebumen, Sudah Siap Beroperasi?

Menteri Kelautan Tinjau Proyek Kampung Nelayan Merah Putih di Kebumen, Sudah Siap Beroperasi?

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
  • visibility 540
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

AYAH (KebumenUpdate.com) – Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono, melaksanakan kunjungan kerja di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Karangduwur, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Kamis 5 Maret 2026.

Kedatangan Menteri disambut langsung oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani, bersama Wakil Bupati Zaeni Miftah, mantan Bupati Ir Mohammad Yahya Fuad SE, Sekda Edi Rianto, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait.

Kampung Nelayan Merah Putih Karangduwur merupakan kawasan strategis yang dihuni oleh 5.136 jiwa dari 1.572 Kepala Keluarga (KK).

Sektor kelautan menjadi tulang punggung ekonomi wilayah ini dengan 441 nelayan yang mengoperasikan 322 unit kapal. Komoditas unggulan yang dihasilkan meliputi ikan layur, trejet, tongkol, udang, dan bawal.

Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah mengucurkan anggaran fisik sebesar Rp 10,1 miliar untuk membangun 19 poin intervensi infrastruktur guna meningkatkan produktivitas nelayan, di antaranya:

  • Fasilitas Operasional: Shelter pendaratan ikan, tangga pendaratan, area parkir perahu, dan tangki air laut (5.000 liter).
  • Sarana Pendukung: Pabrik es portable slurry, gudang beku portable, kios perbekalan, dan kios kuliner.
  • Sanitasi & Lingkungan: IPAL, tempat pembuangan sampah (TPS), tangki air bersih (12.000 liter), serta toilet umum.
  • Infrastruktur Umum: Kantor pengelola, balai nelayan, musholla, gerbang gapura, rumah genset, dan penerangan jalan.

Kepala DLHKP Kebumen, Asep Nurdiana, menjelaskan bahwa KNMP merupakan program transformasi fisik dan ekonomi. Operasional seluruh fasilitas ini nantinya akan dikelola oleh Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

“Pembangunan di Karangduwur ini telah selesai 100% dan tinggal menunggu peresmian serentak. Tahun 2025 lalu terdapat 100 titik KNMP se-Indonesia, dan tahun 2026 direncanakan mencapai 1.000 titik. Kami juga telah mengusulkan lokasi tambahan seperti TPI Pasir, Tanggulangin, Argopeni, dan Karangbolong,” ujar Asep.

Selain membahas KNMP, Asep Nurdiana juga memberikan penjelasan terkait status Pengelolaan Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) di Tegalretno, Petanahan, yang kini dialihkan pengelolaannya dari KKP kepada PT Agrinas Jaladri Nusantara.

Menurutnya, saat ini proses inventarisasi aset untuk pelimpahan dari KKP kepada pihak Agrinas masih berlangsung dan membutuhkan waktu agar transisi berjalan sesuai prosedur.

“Masih operasional, karyawannya juga masih kerja,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Koperasi Desa Merah Putih, Miftakhudin, menambahkan bahwa kehadiran koperasi bertujuan meningkatkan daya saing nelayan. Hingga saat ini, tercatat 30 anggota resmi telah terdata. Syarat keanggotaan meliputi fotokopi KTP, pas foto, simpanan pokok sebesar Rp 100.000, serta simpanan wajib Rp 10.000 per bulan.

Di kesempatan ini Bupati Lilis Nuryani memaparkan potensi besar pesisir Kebumen yang memiliki garis pantai sepanjang 63,53 km. Pada tahun 2025, produksi perikanan tangkap Kebumen mencapai 14.748 ton dengan nilai ekonomi menembus Rp 216,25 miliar.

“Terima kasih atas pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Karangduwur. Tentunya ini sangat membantu para nelayan di sini,” tutur Bupati Lilis.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menegaskan bahwa kunjungannya bertujuan memastikan infrastruktur yang dibangun sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata.

“Saya datang untuk melihat apakah bangunan yang didesain untuk meningkatkan produktivitas ini berjalan sesuai rencana atau tidak. Nantinya, semua fasilitas ini akan dikelola secara profesional oleh koperasi untuk melayani para nelayan,” tegas Menteri Trenggono.

Kunjungan ditutup dengan sesi dialog akrab antara Menteri dan para nelayan, yang kemudian diakhiri dengan pembagian bantuan beras sebagai wujud kepedulian pemerintah. Makin Tahu Indonesia

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siap-siap, Akhir Pekan Bebas Kendaraan dengan CFD & CFN di Alun-alun Kebumen

    Siap-siap, Akhir Pekan Bebas Kendaraan dengan CFD & CFN di Alun-alun Kebumen

    • calendar_month Kam, 1 Mei 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.924
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Warga Kebumen siap-siap merasakan akhir pekan yang berbeda. Pasalnya, Pemerintah Kabupaten Kebumen mengumumkan akan kembali memberlakukan Car Free Day (CFD) pada Minggu pagi, 4 Mei 2025, dengan sentuhan baru yang lebih fokus pada kenyamanan ruang publik. Tak hanya itu, kejutan lain hadir dalam bentuk Car Free Night (CFN) perdana yang akan memeriahkan […]

  • Pemkab Kebumen Sepakati Tukar Guling Tanah dengan PKU Muhammadiyah Gombong

    Pemkab Kebumen Sepakati Tukar Guling Tanah dengan PKU Muhammadiyah Gombong

    • calendar_month Sel, 5 Sep 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 23.903
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Tukar guling tanah milik Pemerintah Kabupaten Kebumen dengan PKU Muhammadiyah Gombong akhirnya disepakati melalui perjanjian kerjasama antara keduanya. Perjanjian kerjasama ditandatangani Bupati Kebumen Arif Sugiyanto dengan pihak PKU Muhammadiyah Gombong di Gedung MCU PKU Gombong, Selasa 5 September 2023. Hadir pula Wakil Bupati Kebumen Ristawati Purwaningsih. Baca juga: 9 Korban Truk Engkel Dirawat […]

  • Selama 6 Bulan, 520 Orang Akan Terima Bansos Sembako dari Pemkab

    Selama 6 Bulan, 520 Orang Akan Terima Bansos Sembako dari Pemkab

    • calendar_month Rab, 19 Jun 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.678
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Beragam jenis bantuan akan diberikan Pemkab Kebumen kepada sejumlah golongan masyarakat yakni anak terlantar, gelandangan, pengemis, difabel, dan rumah tangga miskin. Bantuan tersebut melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) dengan anggaran Rp800 juta. Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengatakan, total ada 520 penerima yang mendapat bansos sembako dari program […]

  • Sedulur Kebumen

    Lima Anaknya Tinggal di Luar Kota, Rumah Ambruk Pun Yudianto Tak Berdaya

    • calendar_month Kam, 15 Okt 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 8.151
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Di usianya yang sudah senja, Yudianto (74) tinggal sendirian di rumahnya di kawasan padat penduduk Kampung Keposan, Kelurahan/Kecamatan/Kabupaten Kebumen Berdasar pengakuannya, lima orang anaknya tinggal di sejumlah kota yang berbeda, yakni Surabaya, Semarang dan Surakarta. Namun sudah lama dia tidak berkabar. Bahkan nomor kontaknya saja dia sudah tidak punya. Atap Rumah Ambruk […]

  • Rezeki Nomplok! Sakirun dan Retno Boyong Hadiah Rp75 Juta dari Undian Tabungan Bima Bank Jateng

    Rezeki Nomplok! Sakirun dan Retno Boyong Hadiah Rp75 Juta dari Undian Tabungan Bima Bank Jateng

    • calendar_month Sel, 30 Des 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 752
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Senyum bahagia terpancar dari wajah Sakirun dan Retno Agustiningsih. Keduanya ditetapkan sebagai pemenang utama hadiah masing-masing sebesar Rp75.000.000 dalam acara Penyerahan Hadiah Undian Tabungan Bima Bank Jateng Periode 1 Tahun 2025, Selasa 30 Desember 2025. Tak hanya Sakirun dan Retno, tujuh nasabah lainnya dari berbagai unit wilayah seperti Gombong, Prembun, hingga Ayah […]

  • Sekolah Negeri

    Banyak Sekolah Negeri Kalah dengan Swasta, Guru Diminta Lebih Kreatif

    • calendar_month Rab, 11 Mei 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.537
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH meminta kepada guru dan kepala sekolah negeri agar lebih kreatif dalam mengembangkan sistem pembelajaran di sekolah. Sebab, saat ini banyak sekolah negeri yang secara kualitas dan kuantitas kalah dengan sekolah swasta. “Ini yang harus dipikirkan oleh para guru dan kepala sekolah. Bagaimana meningkatkan kualitas pendidik agar […]

expand_less