HMPI 2022, Perhutani Bersama Kementerian BUMN Tanam Pohon di Tiga Kabupaten
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Jum, 2 Des 2022
- visibility 2.941
- comment 0 komentar

Penanaman bibit pohon di Kecamatan Ayah. (Foto: Padmo)
Hadir dalam acara di KPH Kedu Selatan Direktur Operasi Perum Perhutani didampingi Wakil Divisi Regional Jawa Tengah, Anggar Widiyatmoko dan Administratur KPH Kedu Selatan, Usep Rustandi beserta jajaran, serta perwakilan BUMN lain di sekitar wilayah, Forkopimda, Forkopimcam, Komunitas Pohon Indonesia, anggota Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), dan masyarakat sekitar.
Kegiatan juga disaksikan oleh Menteri BUMN Erick Tohir secara hybrid melalui video conference.
Berupaya Menghijaukan Indonesia
Dalam sambutannya, Erick Thohir menyampaikan bagaimana agar terus bisa menghijaukan Indonesia sebagai jantung, paru paru dan darah dari segala pergerakan hijau dunia. Karena itu dalam melakukan investasi yang kita percayai salah satu pertumbuhan ekonomi adalah dengan membangun akses pariwisata tetapi yang hijau.
“Inilah mengapa hari ini kita melakukan penanaman pohon dan menargetkan satu juta pohon dengan penanaman serentak tujuannya adalah ekonomi tumbuh, pembukaan lapangan terjadi dan Indonesia yang hijau. Semua BUMN harus bersinergi,” ujarnya.
Pemerintah Indonesia saat ini sedang mendorong kerjasama hutan untuk perdagangan O2. Pemasukan Perhutani dengan merawat pohon pun bisa mendapatkan dana, dari hasil ini juga bisa membantu ekonomi kemasyarakatan, bahwa O2 bisa menjadi industrialisasi dan menghasilkan pendanaan, untuk menjaga hutan dan juga untuk ekonomi kemasyarakatan sekitarnya.
Pesan Erick Thohir, kita akan melakukan penghijauan, harapannya setelah penanaman agar dibentuk koperasi bekerjasama dengan masyarakat, apa yang ditanam menghasilkan sehingga masyarakat bisa langsung mendapatkan dari apa yang ditanam.” tegasnya.
Direktur Operasi Perum Perhutani, Natalas Anis mewakili Direktur Utama menyampaikan bahwa hari ini kita melakukan penanaman pohon, kegiatan ini merupakan salah satu mandat keputusan Presiden yang ditetapkan dan diperingati setiap tanggal 28 November.
“Seperti yang kita ketahui, fungsi pohon tidak hanya pemasok oksigen tetapi fungsi konservasi. Adanya pohon juga menahan pukulan air hujan supaya tidak jatuh langsung ke tanah atau mengikat air hujan sehingga penting menanam pohon di lahan miring supaya tidak terjadi longsor. Setiap tahun rutin Perhutani melakukan penanaman,” terangnya.
Sebagai informasi tambahan, sampai dengan bulan Oktober 2022 Perum Perhutani telah melakukan penanaman bibit pohon seluas 616.86 Ha dan pembuatan bibit sejumlah 56.631.126 plc yang tersebar di Pulau Jawa dan Madura
Salah satu LMDH di KPH Kedu Selatan, Samingin, ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan Rimba Sari, dalam dialog interaktifnya dengan Erick Thohir melalui video conference, sangat antusias mendukung program penanaman ini dan mohon doanya agar selalu bisa menjaga hutan dengan prinsip hutan asri, hutan lestari, masyarakat bisa berseri dengan apa yang sudah ditanam dan menikmati hasilnya.








Saat ini belum ada komentar