Perkumpulan Plat AA Kebumen Rayakan Ultah Ke-2; Santuni 200 Anak Yatim dan Dhuafa
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sel, 26 Okt 2021
- visibility 1.066
- comment 0 komentar

Anggota Perkumpulan Plat AA Kebumen foto bersama. (Foto: Istimewa)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Perkumpulan Plat AA Kabupaten Kebumen merayakan ulang tahun ke-2. Komunitas yang beranggotakan warga se-eks Karesidenan Kedu tersebut menggelar perayaan di Hotel Mexolie Kebumen, Minggu 24 Oktober 2021.
Tasyakuran Anniversary 2nd itu diisi dengan kegiatan sosial santunan kepada 200 anak yatim, dhuafa dan difabel. Selain itu acara diisi dengan pengajian yang menghadirkan ustadzah Hj Titik Wahyuni dari Desa Jlegiwinangun, Kutowinangun serta hiburan musik organ tunggal.
Puncak perayaan ulang tahun ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kebumen Drs Nugroho Tri Waluyo yang mewakili Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH. Potongan tumpeng diberikan kepada Ketua Perkumpulan Plat AA Kebumen Wawan Setiawan SE MM.
Baca Juga: Komunitas Pusaka Ajak Para Ibu Susuri Jejak Sejarah Kota Tua Prembun, Ini Misinya
Acara dihadiri perwakilan dari Polres Kebumen dan Kodim 0709 Kebumen, serta perwakilan komunitas yang ada di Kabupaten Kebumen yang tergabung dalam Kebumen Kompak seperti Komunitas Kebumen Bersatu (KKB), Lebih Dari Sekadar Kebumen (LDSK), Paguyuban Wong Kebumen, Komunitas Warga Rantau (Kowara), dan Kebumen Bae Lah (KBL).
Ketua Perkumpulan Plat AA Kebumen Wawan Setiawan menjelaskan bahwa selain untuk berbagi kebahagiaan, kegiatan tersebut sekaligus agar Perkumpulan Plat AA Kebumen lebih dekat dengan masyarakat.
“Untuk itu sasaran santunan adalah masyarakat di sekitar anggota,” ujar Wawan Setiawan di sela-sela kegiatan.
Patuhi Pemerintah
Wawan, panggilan karibnya menambahkan bahwa Perkumpulan Plat AA berdiri pada 25 Juli 2019. Komunitas ini resmi dan berbadan hukum SK Menkumha RI Nomor AHU-0007873-AH.01.07 Tahun 2019. Anggotanya berasal dari berbagai latar belakang sosial politik ekonomi dan agama.
“Anggota mulai dari pejabat hingga tukang ngarit. Di komunitas ini kami tidak memandang status sosial, ras maupun agama,” ujarnya.
Baca Juga: Komunitas Dangdut Kebumen, Tak Sekadar Numpang Makan di Pesta Perkawinan
Adapun pihaknya baru menggelar perayaan di akhir Oktober, Wawan mengaku pihaknya patuh dengan anjuran pemerintah. Sebab pada bulan Juli, angka Covid-19 masih tinggi dan pemerintah memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat.
“Sebagai organisasi resmi, kami patuh dan mendukung kebijakan pemerintah,” imbuhnya.
Selain kegiatan sosial, berbagai kegiatan digelar oleh Perkumpulan Plat AA mulai dari ekonomi hingga budaya. Kegiatan ekonomi untuk dapat meningkatkan kesejahteraan anggotanya.
“Kami berusaha agar komunitas ini tidak sekadar kumpul-kumpul tanpa arti, tetapi bagaimana agar benar-benar membawa manfaat bagi anggota,” tandasnya.







Saat ini belum ada komentar