Breaking News
light_mode
Beranda » Hobby & Community » Pendakian Gunung Sindoro via Jalur Tambi/Sigedang

Pendakian Gunung Sindoro via Jalur Tambi/Sigedang

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Ming, 20 Mar 2022
  • visibility 27.217
  • comment 0 komentar

Hujan Badai, Rabu 16 Desember 2020

Rencana di jadwal kami bangun pukul 3.00 wib lalu summit atau ke puncak. Ternyata kondisi tidak memungkinkan, angin kencang. Sempat terbangun jam 2 malam, namun suara angin yg meniup dinding tenda cukup menandakan bahwa di luar sana sedang angin kencang. Jadilah kami berdiam di tenda masing-masing sambil menunggu dan berharap cuaca membaik. Bahkan sampai pukul 6.00 wib kabut masih tebal dan angin kencang. Dengan kondisi demikian, maka sebagian dari kami tidak ingin melanjutkan ke puncak.

Hanya beberapa saja yang ingin lanjut. Itupun masih 50:50 melihat cuaca nantinya. Saya sendiri antara ingin dan tidak. Namun setelah melihat antusiasme peserta terutama yang cowok, maka diputuskan ke puncak bagi yg merasa dirinya kuat.

Pukul 8.00 wib diputuskan bagi yang ingin ke puncak bersiap dengan membawa air minum, makanan ringan, jas hujan dengan total 16 orang termasuk saya. Sementara sisanya yang sebagian besar peserta cewek memilih istirahat di tenda dan menunggu.

Tim summit attack.

Pukul 8.15 wib kami memulai perjalanan summit, terlambat sebenarnya. Karena menurut aturan dari pihak basecamp, bahwa batas akhir berada di puncak adalah jam 11 siang. Sedangkan estimasi perjalanan ke puncak 3-4 jam.

Medan yang dilalui selepas camp area cukup terjal, membuat nafas kami langsung ngos-ngosan. Terlihat plang tanda pos 4 di kejauhan. Ahmad yang memimpin di depan nampak semangat sekali, mungkin dia ingin segera menuntaskan pendakian di tahun 2020 ini. Juga Riza, Rei, Bagus, Tono, Sidni, Gun, Zul, Samsul, Abi, Fatih, Sulhan, Fiqi lalu Bilqis dan Yadi tidak kalah semangatnya.

Saya sendiri berjalan paling belakang, karena mulai merasa tidak enak badan. Pusing dan mual, sepertinya terkena AMS, sama seperti pendakian Lawu tahun sebelumnya. Dan benar, saya memutuskan untuk kembali turun ke camp area. Karena dengan kondisi seperti itu tidak memungkinkan untuk lanjut. Malah membahayakan diri sendiri juga teman seperjalanan. Hanya berharap dan berdoa semoga mereka yang lanjut ke puncak diberi kelancaran dan keselamatan, tidak berlama-lama di atas sana.

Sampai di camp area segera memberi tahu ke teman-teman, bahwa saya tidak lanjut bla bla bla. Waktu menunggu di camp area ini kami manfaatkan untuk istirahat.

Tidak lama sejak saya sampai di camp area, hujan kembali turun dengan deras. Ada rasa khawatir kepada mereka yang sedang di puncak sana. Sempat membuka hp, dan ternyata ada pesan masuk dari salah satu peserta yang di puncak. Bahwa 4 anak mengikuti saya untuk turun ke camp area karena tidak sanggup lanjut, dan sisanya telah sampai di puncak. Balas dengan isi pesan: jangan lama-lama di puncak, segera turun.

Menunggu mereka yang dari puncak sangat tidak nyaman, antara rasa cemas, ingin menengok ke atas dari lokasi camp, hanya memastikan apakah sudah terlihat kedatangan mereka, namun di luar sedang hujan. Hanya berdoa dan berharap agar semuanya aman dan selamat.

Waktu menunjukkan pukul 13.00 wib. Di luar tenda masih hujan. Satu per satu peserta summit mulai datang. Samsul yang sambil tersenyum padahal dia tidak sampai ke puncak, menjelaskan bahwa mereka berempat tidak kuat, dan di atas tidak hujan, hanya setengah perjalanan turun baru kena hujan.

Tim gagal muncak.

Disusul Abi, Fatih, dan Bilqis. Lalu mereka segera berganti pakaian, mengisi perut untuk sekadar memulihkan tenaga dan menghangatkan tubuh. Padahal dari lokasi terakhir mereka berempat, hanya 10 menit untuk sampai puncak. Sayang sekali. Tapi tak mengapa, karena saya pun juga tidak sampai puncak.

Tidak lama setelah mereka berempat, rombongan yang berhasil sampai puncak juga telah kembali. Ada rasa bangga dan bahagia di wajah mereka.

Setelah semuanya dipastikan telah kembali di camp area, segera kami memulai berkemas /packing persiapan turun. Coba menyampaikan kepada yang lain tentang tawaran dari sopir mobil kemarin, apakah minta dijemput atau tidak. Dan mayoritas sepakat untuk dijemput. Tentunya dengan membayar lagi Rp 20rb untuk sekali naik. Lalu segera menelpon si sopir bahwa minta dijemput di pos 2, dengan sedikit negosiasi apakah bisa kurang tarifnya, ternyata tidak bisa (di camp area ada sinyal tsel).

Pukul 14.00 wib semua telah siap turun, sambil memastikan sampah yang kami bawa telah terkumpul. Karena nantinya akan dicek oleh petugas basecamp. Dan sanksi bila sampah tidak lengkap adalah disuruh naik kembali ke atas untuk mengambil sampahnya. Atau membayar denda /blacklist 2 tahun.

Perjalanan turun relatif lebih cepat daripada naik. Perlu ekstra hati-hati karena jalur licin setelah hujan, dan harus pintar mencari pijakan. Estimasi sampai di pos 2 adalah jam 4 sore. Dan sesuai kesepakatan dengan sopir mobil jemputan, dia sudah standby disitu menunggu kami. Di bawah pos 3 kami sempat berpapasan dengan pendaki lain yang hanya 2 orang. Basa basi sebentar: pos 3 masih jauh tidak? Sebuah pertanyaan wajar jika berpapasan dengan pendaki lain terutama bagi pendaki yang posisinya sedang naik.

Rombongan kami sampai di basecamp kurang lebih jam 5 sore. Segera berganti untuk bersih-bersih, sholat, dan lain-lain. Masing-masing sibuk dengan sendirinya. Karena fasilitas kamar mandi hanya 3, praktis kami harus bergantian. Untungnya sore itu di basecamp sedang tidak ada pendaki lain. Benar-benar seperti rumah sendiri. Sebenarnya basecamp jalur Sigedang ini adalah rest area (karena letaknya di pinggir jalan raya alternatif Dieng Temanggung via Sibajak. Tersedia juga warung makan sederhana. Menunya ada ayam geprek, nasgor, mi instan, gorengan (tempe kemul dan mendoan), teh, kopi, jeruk. Dengan harga yang relatif standar untuk sebuah basecamp dan rest area.

Tidak terasa waktu berganti malam, maka kami segera menyiapkan menu untuk makan malam. Ada yang rela turun ke Dieng untuk beli nasi padang. Ada yang memasak sendiri dengan sisa bekal pendakian, ada juga yang pesan di basecamp.

Malam itu kami tidur lebih awal. Selain faktor lelah, suasana basecamp juga cukup nyaman. Hanya saja angin berhembus cukup kencang karena ventilasi dan pintu nya terbuka begitu saja.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News
Avatar

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persaudaraan Setia Hati Terate

    210 Siswa Setia Hati Terate Cabang Kebumen Ikuti UKT di Secata Gombong

    • calendar_month Sen, 13 Mar 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.795
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Sebanyak 210 siswa Persaudaraan Setia Hati Terate  Cabang Kebumen Pusat Madiun mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) tingkat hijau ke putih. Para siswa berasal dari 19 ranting kecamatan yang ada di Kebumen. UKT Berlangsung di Lapangan Chandradimuka Sekolah Calon Tamtama (Secata) Rindam IV Diponegoro Gombong Kebumen, Minggu 12 Maret 2023. Hadir Ketua Cabang […]

  • 32 Sepeda Dibagikan Bupati saat Peringatan Hari Guru Nasional dan HUT ke-78 PGRI

    32 Sepeda Dibagikan Bupati saat Peringatan Hari Guru Nasional dan HUT ke-78 PGRI

    • calendar_month Sab, 25 Nov 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.134
    • 0Komentar

    Berprestasi di Bidang Akademik/Non Akademik  Menurutnya, banyak siswa/siswi di Kebumen berprestasi yang patut dibanggakan. Baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional. Seperti para siswa yang berhasil menjuari Pekan Olah Raga Pelajar Daerah (POPDA), dan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), baik tingkat provinsi maupun nasional. “Tadi banyak anak-anak kita berhasil menjadi juara, ada siswa SD Muhammadiyah […]

  • BRI Gombong

    BRI Gombong Serahkan Bantuan TJSL Rp 83,3 Juta untuk Pembangunan TPA di Secata

    • calendar_month Rab, 29 Mei 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.906
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Gombong melalui Program BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) menyerahkan Bantuan Pembangunan Taman Pendidikan Al-Quran (TPA) untuk Secata Rindam IV/Diponegoro. Serahterima bantuan sebesar Rp 83.321.500 tersebut dilakukan oleh Pemimpin Cabang BRI Gombong Anto Dilana dan diterima oleh Wakil Komandan Secata Gombong Mayor Inf […]

  • Jadwal pemeliharaan listrik

    Catat! Jadwal Pemeliharaan Jaringan Listrik PLN Kebumen 30 Oktober-2 November 2023

    • calendar_month Ming, 29 Okt 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.407
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cilacap, Unit Pelayanan Pelanggan (ULP) Kebumen akan melakukan pemeliharan jaringan listrik. Pekerjaan pemeliharaan jaringan dilakukan  oleh PLN untuk meningkatkan keandalan dan menghindari gangguan. Berikut jadwal dan lokasi pemeliharaan  jaringan listrik pada Senin-Kamis 30 Oktober-2 November 2023 meliputi; Senin 30 Oktober 2023: Desa Surotrunan, Seliling, […]

  • Relawan Bolo Seno

    Relawan Bolo Seno dan Bolone Mase Kebumen Keliling 26 Kecamatan Kampanyekan Prabowo-Gibran

    • calendar_month Jum, 2 Feb 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.004
    • 0Komentar

    Menurut Adi Pandoyo selaku relawan Boloseno dan Bolone Mase Kebumen, penggunaan mobil keliling ini untuk menyosialisasikan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2 dan mengajak masyarakat Kebumen agar mencoblos Prabowo-Gibran pada 14 Februari 2024 besok. “Kami dari Relawan Boloseno dan Bolone Mase sengaja memilih mobil keliling yang sudah kita branding gambar Prabowo dan […]

  • Jemur Adventure Park, Wisata Alam yang Mengusung Konsep Adventure Outbond

    Jemur Adventure Park, Wisata Alam yang Mengusung Konsep Adventure Outbond

    • calendar_month Sen, 14 Mar 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.984
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Jemur Adventure Park (JAP) adalah objek wisata alam yang mengusung konsep adventure outbond dan dikelola oleh BumDes Jemur Kecamatan Kebumen. Diresmikan pada tahun 2014 oleh Buyar Winarso yang menjabat sebagai Bupati Kebumen pada saat itu. Terdapat banyak pilihan wahana permainan di sini. Mulai dari ice breaking, fun games, flying fox, tree track, […]

expand_less