Breaking News
light_mode
Beranda » Hobby & Community » Pendakian Gunung Sindoro via Jalur Tambi/Sigedang

Pendakian Gunung Sindoro via Jalur Tambi/Sigedang

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Ming, 20 Mar 2022
  • visibility 27.695
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Hujan Badai, Rabu 16 Desember 2020

Rencana di jadwal kami bangun pukul 3.00 wib lalu summit atau ke puncak. Ternyata kondisi tidak memungkinkan, angin kencang. Sempat terbangun jam 2 malam, namun suara angin yg meniup dinding tenda cukup menandakan bahwa di luar sana sedang angin kencang. Jadilah kami berdiam di tenda masing-masing sambil menunggu dan berharap cuaca membaik. Bahkan sampai pukul 6.00 wib kabut masih tebal dan angin kencang. Dengan kondisi demikian, maka sebagian dari kami tidak ingin melanjutkan ke puncak.

Hanya beberapa saja yang ingin lanjut. Itupun masih 50:50 melihat cuaca nantinya. Saya sendiri antara ingin dan tidak. Namun setelah melihat antusiasme peserta terutama yang cowok, maka diputuskan ke puncak bagi yg merasa dirinya kuat.

Pukul 8.00 wib diputuskan bagi yang ingin ke puncak bersiap dengan membawa air minum, makanan ringan, jas hujan dengan total 16 orang termasuk saya. Sementara sisanya yang sebagian besar peserta cewek memilih istirahat di tenda dan menunggu.

Tim summit attack.

Pukul 8.15 wib kami memulai perjalanan summit, terlambat sebenarnya. Karena menurut aturan dari pihak basecamp, bahwa batas akhir berada di puncak adalah jam 11 siang. Sedangkan estimasi perjalanan ke puncak 3-4 jam.

Medan yang dilalui selepas camp area cukup terjal, membuat nafas kami langsung ngos-ngosan. Terlihat plang tanda pos 4 di kejauhan. Ahmad yang memimpin di depan nampak semangat sekali, mungkin dia ingin segera menuntaskan pendakian di tahun 2020 ini. Juga Riza, Rei, Bagus, Tono, Sidni, Gun, Zul, Samsul, Abi, Fatih, Sulhan, Fiqi lalu Bilqis dan Yadi tidak kalah semangatnya.

Saya sendiri berjalan paling belakang, karena mulai merasa tidak enak badan. Pusing dan mual, sepertinya terkena AMS, sama seperti pendakian Lawu tahun sebelumnya. Dan benar, saya memutuskan untuk kembali turun ke camp area. Karena dengan kondisi seperti itu tidak memungkinkan untuk lanjut. Malah membahayakan diri sendiri juga teman seperjalanan. Hanya berharap dan berdoa semoga mereka yang lanjut ke puncak diberi kelancaran dan keselamatan, tidak berlama-lama di atas sana.

Sampai di camp area segera memberi tahu ke teman-teman, bahwa saya tidak lanjut bla bla bla. Waktu menunggu di camp area ini kami manfaatkan untuk istirahat.

Tidak lama sejak saya sampai di camp area, hujan kembali turun dengan deras. Ada rasa khawatir kepada mereka yang sedang di puncak sana. Sempat membuka hp, dan ternyata ada pesan masuk dari salah satu peserta yang di puncak. Bahwa 4 anak mengikuti saya untuk turun ke camp area karena tidak sanggup lanjut, dan sisanya telah sampai di puncak. Balas dengan isi pesan: jangan lama-lama di puncak, segera turun.

Menunggu mereka yang dari puncak sangat tidak nyaman, antara rasa cemas, ingin menengok ke atas dari lokasi camp, hanya memastikan apakah sudah terlihat kedatangan mereka, namun di luar sedang hujan. Hanya berdoa dan berharap agar semuanya aman dan selamat.

Waktu menunjukkan pukul 13.00 wib. Di luar tenda masih hujan. Satu per satu peserta summit mulai datang. Samsul yang sambil tersenyum padahal dia tidak sampai ke puncak, menjelaskan bahwa mereka berempat tidak kuat, dan di atas tidak hujan, hanya setengah perjalanan turun baru kena hujan.

Tim gagal muncak.

Disusul Abi, Fatih, dan Bilqis. Lalu mereka segera berganti pakaian, mengisi perut untuk sekadar memulihkan tenaga dan menghangatkan tubuh. Padahal dari lokasi terakhir mereka berempat, hanya 10 menit untuk sampai puncak. Sayang sekali. Tapi tak mengapa, karena saya pun juga tidak sampai puncak.

Tidak lama setelah mereka berempat, rombongan yang berhasil sampai puncak juga telah kembali. Ada rasa bangga dan bahagia di wajah mereka.

Setelah semuanya dipastikan telah kembali di camp area, segera kami memulai berkemas /packing persiapan turun. Coba menyampaikan kepada yang lain tentang tawaran dari sopir mobil kemarin, apakah minta dijemput atau tidak. Dan mayoritas sepakat untuk dijemput. Tentunya dengan membayar lagi Rp 20rb untuk sekali naik. Lalu segera menelpon si sopir bahwa minta dijemput di pos 2, dengan sedikit negosiasi apakah bisa kurang tarifnya, ternyata tidak bisa (di camp area ada sinyal tsel).

Pukul 14.00 wib semua telah siap turun, sambil memastikan sampah yang kami bawa telah terkumpul. Karena nantinya akan dicek oleh petugas basecamp. Dan sanksi bila sampah tidak lengkap adalah disuruh naik kembali ke atas untuk mengambil sampahnya. Atau membayar denda /blacklist 2 tahun.

Perjalanan turun relatif lebih cepat daripada naik. Perlu ekstra hati-hati karena jalur licin setelah hujan, dan harus pintar mencari pijakan. Estimasi sampai di pos 2 adalah jam 4 sore. Dan sesuai kesepakatan dengan sopir mobil jemputan, dia sudah standby disitu menunggu kami. Di bawah pos 3 kami sempat berpapasan dengan pendaki lain yang hanya 2 orang. Basa basi sebentar: pos 3 masih jauh tidak? Sebuah pertanyaan wajar jika berpapasan dengan pendaki lain terutama bagi pendaki yang posisinya sedang naik.

Rombongan kami sampai di basecamp kurang lebih jam 5 sore. Segera berganti untuk bersih-bersih, sholat, dan lain-lain. Masing-masing sibuk dengan sendirinya. Karena fasilitas kamar mandi hanya 3, praktis kami harus bergantian. Untungnya sore itu di basecamp sedang tidak ada pendaki lain. Benar-benar seperti rumah sendiri. Sebenarnya basecamp jalur Sigedang ini adalah rest area (karena letaknya di pinggir jalan raya alternatif Dieng Temanggung via Sibajak. Tersedia juga warung makan sederhana. Menunya ada ayam geprek, nasgor, mi instan, gorengan (tempe kemul dan mendoan), teh, kopi, jeruk. Dengan harga yang relatif standar untuk sebuah basecamp dan rest area.

Tidak terasa waktu berganti malam, maka kami segera menyiapkan menu untuk makan malam. Ada yang rela turun ke Dieng untuk beli nasi padang. Ada yang memasak sendiri dengan sisa bekal pendakian, ada juga yang pesan di basecamp.

Malam itu kami tidur lebih awal. Selain faktor lelah, suasana basecamp juga cukup nyaman. Hanya saja angin berhembus cukup kencang karena ventilasi dan pintu nya terbuka begitu saja.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • TBC di Kebumen Capai 500 Kasus, MSI dan Dinkes PPKB Kebumen Berkolaborasi untuk Menanggulanginya

    TBC di Kebumen Capai 500 Kasus, MSI dan Dinkes PPKB Kebumen Berkolaborasi untuk Menanggulanginya

    • calendar_month Kam, 24 Nov 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.213
    • 0Komentar

    Merujuk dari situs Mentari Sehat Indonesia, yayasan ini berdiri sejak tahun 2020 di Kota Semarang. Saat ini, MSI sudah eksis di 34 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Di bidang kesehatan, Yayasan Mentari Sehat berperan untuk menggerakkan masyarakat dalam upaya mewujudkan kemandirian dalam mengatasi masalah-masalah penyakit yang menular di masyarakat seperti salah satunya yaitu TBC. Baca juga: RS […]

  • PAFI Dompu

    Keajaiban Probiotik untuk Kesehatan Usus, Ini Penjelasan PAFI Dompu

    • calendar_month Ming, 12 Jan 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 628
    • 0Komentar

    PERSATUAN Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Cabang Dompu pafipcdompu.org memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan usus. Salah satu cara yang efektif untuk menjaga kesehatan usus adalah dengan mengonsumsi probiotik. Probiotik adalah bakteri baik yang hidup secara alami di dalam tubuh manusia, terutama di saluran pencernaan. Bakteri baik ini memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan […]

  • Gelar Pusaka Tosan Aji Brajabumi, Ada Pedang Terbesar yang Ditampilkan

    Gelar Pusaka Tosan Aji Brajabumi, Ada Pedang Terbesar yang Ditampilkan

    • calendar_month Jum, 9 Agu 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 3.589
    • 0Komentar

    Selain pameran pusaka, kegiatan ini juga diramaikan dengan produk UMKM, bakti sosial, dan donor darah. Adapun jadwal pameran yang berlangsung selama dua hari ini dibuka mulai pukul 8.30–21.30 WIB. Anggota DPR RI asal Kebumen yang juga penasehat Brajabumi, Darori Wonodipuro, menyampaikan keprihatinannya terhadap pelestarian budaya Jawa yang mulai luntur. “Kesenangan atau kecintaan terhadap budaya Jawa […]

  • Malam Refleksi Akhir Tahun di Kebumen Meriah dengan Sendratari The Tales of Karangbolong

    Malam Refleksi Akhir Tahun di Kebumen Meriah dengan Sendratari The Tales of Karangbolong

    • calendar_month Kam, 1 Jan 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 783
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Ribuan warga memadati Alun-alun Pancasila Kebumen untuk menyaksikan Malam Refleksi Akhir Tahun dan Doa Bersama yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Kebumen pada malam pergantian tahun. Acara berlangsung meriah dengan rangkaian pertunjukan seni, paparan capaian pembangunan, hingga aksi kemanusiaan. Kemeriahan diawali dengan penampilan apik dari Kebumen Violin Orchestra (KVO) yang membawakan empat lagu […]

  • Gelombang Tinggi di Kebumen: 5 Perahu Nelayan Tenggelam, 3 Rusak Berat

    Gelombang Tinggi di Kebumen: 5 Perahu Nelayan Tenggelam, 3 Rusak Berat

    • calendar_month Kam, 31 Jul 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 704
    • 0Komentar

    AYAH (KebumenUpdate.com) – Gelombang tinggi dan angin kencang menerjang pesisir Kebumen pada Selasa sore, 29 Juli 2025, mengakibatkan 15 perahu nelayan terdampar dan mengalami kerusakan parah. Musibah ini menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, meski tidak ada korban jiwa. Bencana cuaca ekstrem ini memaksa para anak buah kapal (ABK) untuk meninggalkan perahu […]

  • Perkuat Sinergi dengan Pusat, Bupati Lilis Dampingi Kunjungan Kerja DPR RI di Karanganyar

    Perkuat Sinergi dengan Pusat, Bupati Lilis Dampingi Kunjungan Kerja DPR RI di Karanganyar

    • calendar_month Sab, 10 Jan 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 649
    • 0Komentar

    KARANGANYAR (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen Lilis Nuryani mengapresiasi bantuan yang diberikan anggota DPR RI Amelia Anggraini dalam mengawal pembangunan di Kabupaten Kebumen. Hal tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri kegiatan Penyerapan Aspirasi Masyarakat bertajuk “Optimalisasi Desentralisasi dan Otonomi Daerah” yang digelar di Hotel Candisari Karanganyar, Sabtu 10 Januari 2026. Menurutnya, bantuan yang dibawa oleh Amelia Anggraini, […]

expand_less