Usai Dilamar Teman Facebook, Janda Ini Tertipu Luar Dalam

  • Whatsapp
Ilustrasi tertipu luar dalam oleh teman Facebook. Foto: kaskus.co.id
Ilustrasi tertipu luar dalam oleh teman Facebook. Foto: kaskus.co.id

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Hati-hati dengan perkenalan melalui dunia maya, seperti media sosial Facebook. Jangan sampai bermula dari teman Facebook berunjung pada penipuan luar dalam seperti dialami oleh seorang janda asal Cilacap.

Betapa apesnya, perempuan berinisial AD (39) diduga tertipu luar dalam oleh seorang duda berinisial MA (37) asal Desa/Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal. Selain sejumlah uang dan handphone dibawa kabur tersangka, akibat terperdaya bujuk rayuan lelaki yang mengaku siap menikahinya itu, korban pun diajak berhubungan layaknya suami istri.

Berita Lainnya

Teman Facebook Sejak Juli 2020

Berdasarkan informasi, tersangka dan korban berkenalan melalui jejaring sosial Facebook pada Juli 2020. Untuk memuluskan aksi jahatnya, tersangka pura-pura datang melamar korban di rumahnya di Desa Kalijeruk, Kecamatan Kawunganten Cilacap, Jumat 28 Agustus 2020.

Tersangka sempat meminta restu kepada orang tua korban. Saat itu, disaksikan keluarga korban dan para tetangga korban. Saat lamaran, orang tua korban tak punya firasat buruk. Bahkan orang tua korban mengizinkan tersangka membawa anak perempuannya untuk dikenalkan ke orang tua tersangka yang dalam pengakuannya tinggal di Purworejo.

Korban Disetubuhi  Sebuah di Losmen

Saat lamaran keluarga sempat janggal Sebab, saat keluarga korban mengecek KTP tersangka beralamat di Kabupaten Tegal. Namun karena kepiawaiannya meyakinkan keluarga korban, kecurigaan itu bisa ditepis tersangka.

Setelah mengantongi restupun, Sabtu 29 Agustus 2020 tersangka mengajak korban ke Purworejo. Di tengah perjalanan, tersangka mengaku sempat menyetubuhi korban sebanyak empat kali di sebuah Losmen di Gombong, Kebumen.

Tak puas sampai di situ, handphone android milik korban diembat tersangka. Aksi itu diketahui korban, namun karena rasa cintanya, korban tidak mempunyai pemikiran buruk kepada calon suaminya itu. Handphone itu dibiarkan korban dimasukkan ke tas tersangka saat meninggalkan Losmen, Minggu 30 Agustus 2020.

Menghilang Setelah Pamit Beli Oleh-oleh

Sesampai di SPBU Tersobo Kecamatan Prembun, sekitar pukul 20.00 Wib, tersangka meminjam uang untuk membeli oleh-oleh untuk dibawa pulang ke Purworejo. Oleh korban, tersangka pun diberikan uang Rp 500.000.

Tersangka pamitan membeli oleh-oleh. Selanjutnya korban masuk ke kamar mandi untuk berdandan dan ganti baju. Dalam benak korban, hendak ketemu calon mertua harus terlihat cantik.

Setelah selesai berdandan, korban keluar dari kamar mandi, ternyata tersangka sudah hilang. Korban sempat menunggu lama sambil menangis. Namun, calon suaminya tak kunjung datang. Sadar menjadi korban penipuan, korban melaporkan peristiwa itu ke Polsek Prembun.

Tersangka Ditangkap di Poncowarno

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan didampingi Kapolsek Prembun AKP Tejo Suwono menjelaskan dari laporan itu, tersangka berhasil ditangkap, Senin 31 Agustus 2020 di rumah orangtuanya di Kecamatan Poncowarno, Kebumen.

“Kepada polisi, tersangka mengaku memiliki niat jahat kepada korban. Tersangka tak pernah menaruh cinta kepada korban,” ujar AKBP Rudy Cahya Kurniawan.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 372 KUH Pidana jo Pasal 378 KUH Pidana tentang penipuan dan atau penggelapan ancaman kurungan empat tahun penjara. (win)

Berita Terkait