Warga Banjareja Gelar Pesta Perkawinan di Tengah Banjir

  • Whatsapp
Banjir Kebumen
Pesta perkawinan digelar di tengah musibah banjir. (Foto: Istimewa)

KUWARASAN (KebumenUpdate.com) – Selasa, 17 November 2020 merupakan hari yang tak terlupakan bagi pasangan Kamaludin dan Ika Yesiyanti. Bagaimana tidak, hari itu adalah hari istimewa mereka secara resmi menjadi pasangan suami istri.

Yang bakal tak terlupakan lagi adalah pesta perkawinan yang berlangsung di Dukuh Pacor 2 RT 01 RW 05, Desa Banjareja Kecamatan Kuwarasan itu digelar di tengah musibah banjir.

Berita Lainnya

Pelaminan Tergenang, Akad Nikah Lancar

Lokasi pelaminan tergenang air. Karena posisinya cukup tinggi, pelaminan tidak sampai tenggelam. Para tamu undangan terpaksa harus berbasah-basah karena lokasi pesta terendam air.

Meski digelar di tengah banjir, acara berjalan lancar. Mulai dari proses ijab kabul hingga ramah tamah. Banjir juga tak menyurutkan para tamu undangan yang datang untuk mengucapkan selamat kapada kedua mempelai.

Kedua Mempelai Sempat Cemas dan Sedih

Menurut kedua pengantin, sejatinya resepsi dan akad nikah akan digelar di halaman rumah. Akan tetapi karna ketinggian air mencapai rata rata 30 centimeter akhirnya ijab dilakukan di dalam rumah.

Meski sedikit merasa sedih, keduanya tetap bersyukur karena proses akad nikah berjalan lancar dan banjir juga berangsur surut.

“Sempat cemas, tapi alhamdulillah air cepat surut,’’imbuhnya.

Dampak Sungai Gombong Meluap

Ketua RT setempat Kasidi (56) mengatakan, banjir terjadi menyusul hujan deras yang mengguyur. Hal itu itu mengakibatkan volume air di Sungai Gombong meluap ke permukiman warga.

Sekitar pukul 14.30 wib air sudah meluap ke permukiman warga dengan ketinggian dari 10 hingga 50 centimeter. Meski tak sampai masuk ke dalam rumah, namun akibat banjir yang terjadi sekira pukul 04.30 wib itu membuat 68 keluarga terdampak.

“Air tidak sampai masuk ke dalam rumah-rumah penduduk, hanya di perkarangan dan sampai teras rumah saja”, ungkapnya. (art)

Berita Terkait