15 Gunung Ramai Pendaki, BLK Jateng Buka Pelatihan Pemandu Wisata Gunung
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sab, 2 Agu 2025
- visibility 1.427
- comment 0 komentar

Para peserta pelatihan pemandu wisata gunung foto bersama. (Foto: Humas Jateng)
SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Balai Latihan Kerja (BLK) Semarang 1 membuka program pelatihan Pemandu Wisata Gunung, menyusul tingginya minat masyarakat dan meningkatnya jumlah pendaki di wilayah Jawa Tengah.
Program pelatihan ini merupakan inisiatif baru yang diluncurkan pada 2025, sebagai respon dari hasil Training Need Analysis (TNA) yang menunjukkan adanya kebutuhan mendesak akan tenaga pemandu gunung profesional.
“Kami buka program pelatihan baru berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan masyarakat. Tahun ini kita mulai pelatihan untuk guide atau pemandu pendaki gunung,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Aziz, Sabtu 2 Agustus 2025.
800 Ribu Pendaki per Tahun, Peluang Kerja Terbuka
Data dari Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI) Jawa Tengah mencatat, ada 15 gunung di Jawa Tengah yang aktif didaki setiap tahun. Total jumlah pendaki mencapai sekitar 800.000 orang, termasuk pendaki dari luar negeri.
“Pendaki dari luar negeri biasanya butuh minimal dua pemandu. Satu untuk memandu, satu untuk membawa barang, bahkan kadang perlu penerjemah juga,” tambah Aziz.
Potensi ini dilihat Pemprov sebagai peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal, terutama di daerah sekitar gunung. Tidak hanya membuka lapangan kerja, keberadaan pemandu juga bisa meningkatkan standar keselamatan (safety) pendaki dan mendukung pariwisata yang berkelanjutan.







Saat ini belum ada komentar