Mexolie Hotel Kebumen Ubah Sampah Jadi Solusi Lingkungan
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sel, 1 Jul 2025
- visibility 479
- comment 0 komentar

Maggot efektif sebagai solusi mengatasi sampah organik. (Foto: Dok. Mexolie Hotel)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Mexolie Hotel Kebumen bagian dari jaringan Liberta Hotels meluncurkan inisiatif pengelolaan sampah terintegrasi melalui program Check-In for Change.
Program ini merupakan semangat keberlanjutan dan kepedulian sosial yang menekankan pada pemanfaatan seluruh jenis sampah organik dan anorganik untuk mengurangi jejak lingkungan sekaligus memberi dampak nyata bagi masyarakat sekitar hotel.
Salah satu terobosan adalah pemanfaatan sampah organik sebagai pakan maggot (larva lalat Black Soldier Fly), yang dikenal sangat efisien dalam mengurai limbah dapur dan sisa makanan. Program ini dijalankan bersama warga sekitar hotel, menciptakan model kolaborasi ekonomi sirkular yang sederhana, efisien, dan berdampak luas.
Semua Sampah, Tak Ada yang Terbuang
Menurut data, rata-rata 50–60% dari total sampah rumah tangga dan perhotelan di Indonesia adalah sampah organik. Bila tidak dikelola dengan baik, sampah ini dapat memicu emisi gas metana, mencemari air tanah, dan mempercepat perubahan iklim.
Melalui kerjasama dengan Tempat Pengelohan Sampah dengan prinsip Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) Panjer, seluruh jenis sampah dari operasional hotel dikelola dengan optimal. Sampah organik diolah menjadi pakan maggot oleh warga sekitar, atau dikomposkan oleh pihak hotel dan digunakan sebagai pupuk alami untuk taman-taman hotel.Kemudian sampah plastik tidak bernilai diproses untuk dijadikan briket semen, menghindari pembakaran terbuka atau pembuangan ke TPA. Sedangkan sampah anorganik lainnya disalurkan ke unit daur ulang komunitas untuk dimanfaatkan kembali secara ekonomi.
Inisiatif ini menjadikan Mexolie sebagai hotel pertama di Kebumen yang mengklaim pengelolaan sampah 100% tertangani—tanpa sampah yang berakhir sebagai limbah sisa.
Dampak Lingkungan dari Maggot
Maggotb (BSF) menjadi solusi cerdas untuk menangani limbah makanan, karena mengurai sampah organik hingga 90% lebih cepat dibanding proses kompos biasa. Berdampak ekonomi, menghasilkan protein alami untuk pakan ternak, menggantikan tepung ikan yang berdampak pada ekosistem laut. Mencegah emisi gas rumah kaca dari sampah organik yang membusuk di tempat pembuangan akhir.
Menurut data World Bank dan KLHK, lebih dari 40% komposisi sampah di Indonesia adalah organik, menjadikan maggot sebagai solusi yang sangat relevan dan mudah direplikasi. Dengan melibatkan masyarakat sekitar dalam pengelolaan sampah dan produksi maggot, Mexolie tidak hanya menjadi tempat menginap, tapi juga penggerak ekosistem lokal.
Check-In for Change: Menginap Sambil Membuat Perubahan
General Manager Mexolie Hotel Kebumen Setiawan Hadi Saputro menjelaskan bahwa program ini adalah bagian dari gerakan Check-In for Change dari jaringan Liberta Hotels, yang bertujuan menjadikan setiap pengalaman menginap sebagai aksi nyata untuk lingkungan dan sosial.
“Kami percaya hotel bukan hanya tempat tidur nyaman, tetapi juga tempat perubahan dimulai,” ujarnya.
Dengan mengubah sampah menjadi sumber daya, pihaknya tidak hanya menjaga bumi, tapi juga menghidupkan ekonomi lokal.
“Ini bukan hanya soal mengurangi sampah hotel, tapi soal membangun ekosistem mini yang melibatkan warga, kami ingin kehadiran Mexolie benar-benar dirasakan oleh masyarakat sekitar, bukan hanya tamu,” Tambahnya. Makin Tahu Indonesia











