Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Artikel » Kebumen Membutuhkan Museum

Kebumen Membutuhkan Museum

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Rab, 5 Mar 2025
  • visibility 2.375
  • comment 0 komentar

Dari seluruh lapisan sosial budaya masing-masing era tersebut ada yang selayaknya disimpan dan diselamatkan dalam sebuah ruangan khusus bernama museum baik itu berupa artefak-artefak keagamaan era Hindu maupun sejumlah senjata seperti tombak dan keris atau pakaian-pakaian serta mahkota jabatan bupati era Hindia Belanda (sebagaimana milik Bupati Ambal Poerbonegoro yang masih tersimpan di rumah keluarga) atau naskah-naskah kuno.

Salah satu artefak peninggalan era Hindu yang selayaknya disimpan di museum adalah patung Ganesha yang ditemukan di Desa Kejawang, Kecamatan Sruweng. Artefak ini terbuat dari material batu tufaan dan saat penulis mengunjungi beberapa tahun silam disimpan dalam sebuah gudang.

Membaca Masa Lalu Kota Melalui Keragaman Artefak Budaya

Bayangkan jika berbagai artefak berbagai lapisan zaman dan kebudayaan tersebut-khususnya yang dapat dipindahkan dan rawan kerusakan-jika disimpan di sebuah tempat khusus bernama museum. Seperti kata Faye Sayer, maka koleksi benda-benda tersebut dapat menjadi “tempat kisah-kisah masa lampau diciptakan dan dikomunikasikan kepada publik”. Masyarakat Kebumen – baik pelajar dan publik – dapat mengunjungi dan membaca masa lalu kotanya melalui keragaman artefak budaya yang merentang dari abad ke abad.

Purworejo memiliki Museum Tosan Aji. Cilacap memiliki Museum Soesilo Soedarman yang merupakan milik pribadi sebagaimana Museum Roemah Martha Tilaar di Gombong. Purbalingga memiliki beberapa museum seperti Museum Wayang dan Museum Uang. Purwokerto memiliki beberapa museum yaitu Museum BRI dan Museum Panglima Besar Jenderal Soedirman. Banyumas memiliki Museum Wayang. Tentu saja Kebumen dapat menyusul dan para pemangku kepentingan mempertimbangkan urgensi agenda kebudayaan dan pendidikan ini selain agenda-agenda keekonomian.

Di manakah lokasi museum yang ideal? Berapa biaya yang harus dikeluarkan membangun sebuah museum? Bagaimana mengumpulkan artefak kebudayaan untuk mengisi museum? Siapa yang akan melakukan kurasi isi museum? Siapa yang akan bekerja di museum? Kemudian siapa penanggung jawab museum? Pertanyaan-pertanyaan ini dapat dijawab bersama saat kita semua-khususnya para pemangku kepentingan terkait – sudah siap dan memiliki bingkai pemahaman yang sama mengenai pentingnya museum di kota ini.

Kiranya tulisan sederhana ini bisa menjadi api kecil yang memantik api semangat yang lebih besar bagi terwujudnya edukasi. ***

*Teguh Hindarto, Founder Historical Study Trips dan anggota Tim Ahli Cagar Budaya Kebumen

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ular King Kobra

    Tim Damkar Kebumen Evakuasi Dua Ekor King Kobra dari Rumah Warga

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 853
    • 0Komentar

    KARANGANGANYAR (KebumenUpdate.com) – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kebumen berhasil mengevakuasi dua ekor ular king kobra dari rumah warga di Desa Wonorejo RT 03 RW 01, Kecamatan Karanganyar, Kebumen, Rabu 15 Oktober 2025 sore. Kejadian tersebut sempat membuat panik penghuni rumah dan warga sekitar. Laporan diterima Damkar sekitar pukul 18.15 WIB. Setibanya di lokasi, regu piket […]

  • Sambangi Lima Dojo,  Arif Sugiyanto Kucurkan Dana Rp 25 Juta

    Sambangi Lima Dojo, Arif Sugiyanto Kucurkan Dana Rp 25 Juta

    • calendar_month Sel, 23 Apr 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.283
    • 0Komentar

    KebumenUpdate. Ketua Umum Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Kebumen yang juga Wakil Bupati Kebumen terpilih H Arif Sugiyanto menggelar roadshow ke lima dojo (tempat latihan judo) di Kebumen, Minggu (21/4/2019). Saat menyambangi dojo, Arif memberikan bantuan dana masing-masing Rp 5 juta atau total dana yang dikucurkan Rp 25 juta. Kelima Dojo yang […]

  • SRMB Bagikan Buku Antologi Puisi ke Perpusda Kebumen

    SRMB Bagikan Buku Antologi Puisi ke Perpusda Kebumen

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.498
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sekolah Rakyat MeluBae (SRMB) Kebumen turut berpartisipasi menyemarakkan gerakan literasi di daerah dengan cara penerbitan buku. Komunitas berusia 16 tahun ini telah menerbitkan beberapa buku seperti antologi puisi Bulan Menggantung karya penyair Kebumen Pitra Suwita dan buku antologi puisi bersama beberapa penyair Kuputarung 1, Kuputarung 2. Bertepatan dengan momentum Sumpah Pemuda, Senin, […]

  • Pengurus IPARI Kebumen

    Solihin Terpilih Sebagai Ketua IPARI Kebumen, Diminta Tak Ikut-ikutan Berpolitik

    • calendar_month Sel, 28 Nov 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.994
    • 0Komentar

    “Saya minta IPARI bersikap netral,  jangan ikut-ikutan berpolitik. Laksanakan saja tugas penyuluh agama sesuai tupoksi dengan mengedepankan pentingnya independensi dan otonomi profesi, serta mengutamakan kepentingan masyarakat,” imbuhnya. Kembangkan Potensi Penyuluh Agama  Lebih lanjut disampaikan bahwa tujuan didirikannya IPARI utamanya adalah dalam rangka menjalin persatuan dan kesatuan, membina, dan mengembangkan kompetensi penyuluh agama agar semakin profesional […]

  • Geopark Leader Forum

    Geopark Jadi Aset Masa Depan, Bappenas Tekankan Kolaborasi dan Transformasi Pengelolaan

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 771
    • 0Komentar

    JAKARTA (KebumenUpdate.com) – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy menegaskan bahwa geopark bukan sekadar warisan statis melainkan aset masa depan yang dinamis. “Geopark bukan peninggalan masa lalu. Konsep ini harus menghadirkan konservasi, edukasi, dan pengembangan ekonomi lokal,” ujar Rachmat saat menghadiri Indonesia’s Geopark Leader Forum bertema “Building Knowledge for Indonesia’s Geopark Development” di Jakarta, […]

  • Penerbangan Internasional

    Pembukaan Kembali Penerbangan Internasional dari Bandara Ahmad Yani, Dongkrak Perekonomian Jawa Tengah

    • calendar_month Sen, 8 Sep 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.252
    • 0Komentar

    SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang kembali melayani penerbangan internasional, Jumat, 5 September 2025. Saat ini baru melayani rute Semarang-Malaysia dan dalam waktu dekat akan melayani rute Semarang-Singapura. Bahkan ke depan sedang dipersiapkan rute ke China dan Jeddah. Masyarakat menyambut antusias penerbangan international tersebut. Hal itu terlihat jumlah 180 seat penerbangan perdana Semarang-Kuala […]

expand_less