Tim Damkar Kebumen Evakuasi Dua Ekor King Kobra dari Rumah Warga
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Kam, 16 Okt 2025
- visibility 850
- comment 0 komentar

Ular king kobra yang dievakuasi tim Damkar Kebumen. (Foto: Damkar Kebumen)
KARANGANGANYAR (KebumenUpdate.com) – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kebumen berhasil mengevakuasi dua ekor ular king kobra dari rumah warga di Desa Wonorejo RT 03 RW 01, Kecamatan Karanganyar, Kebumen, Rabu 15 Oktober 2025 sore. Kejadian tersebut sempat membuat panik penghuni rumah dan warga sekitar.
Laporan diterima Damkar sekitar pukul 18.15 WIB. Setibanya di lokasi, regu piket menemukan dua ular berbisa mematikan itu bersembunyi di celah gudang rumah. Petugas segera melakukan penyisiran dengan perlengkapan pengaman untuk memastikan posisi ular sebelum dievakuasi.
Proses penangkapan berlangsung dramatis dan memakan waktu hingga dua jam. Ular pertama diperkirakan memiliki panjang sekitar dua meter. Sementara yang kedua mencapai hampir tiga meter. Meski menghadapi risiko tinggi, petugas berhasil mengamankan keduanya tanpa menimbulkan korban.
Kepala Bidang Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Rokhmat Zuhri mengimbau warga agar tetap waspada, terutama saat memasuki musim pancaroba ketika satwa liar kerap mencari tempat hangat atau sumber makanan di pemukiman.
Evakuasi ini menambah daftar operasi penyelamatan satwa liar yang ditangani Damkar Kebumen. Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya pelaporan cepat untuk mencegah kejadian berbahaya di lingkungan warga.
Sebelumnya, Jumat 03 Oktober 2025 pukul 18.15 WIB, Damkar Kebumen juga mendapat laporan adanya seekor ular masuk ke kandang milik warga Desa Kejawang RT 01 RW 04 Kecamatan Sruweng. Regu piket meluncur ke lokasi dan mendapati seekor ular king kobra. Ular berbisa tinggi dengan panjang sekitar tiga meter tersebut akhirnya berhasil di evakuasi tim Damkar.
Kejadian ini menunjukkan peningkatan gangguan satwa liar di wilayah permukiman. Edukasi warga dan respons cepat tim penyelamat menjadi kunci menghindari risiko yang membahayakan. Makin Tahu Indonesia









Saat ini belum ada komentar