Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Artikel » Kebumen Membutuhkan Museum

Kebumen Membutuhkan Museum

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Rab, 5 Mar 2025
  • visibility 2.636
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Jika demikian, di manakah kita bisa menemukan bukti-bukti wujud peninggalan Kebumen di masa lalu itu? Semua bukti-bukti itu tersimpan di rumah warga-baik yang tinggal di Kebumen maupun luar Kebumen-dan ada yang tersimpan di gudang-gudang yang terkadang tidak secara layak pemeliharaannya.

Ada juga yang tersimpan di pekarangan-pekarangan warga terkena terik matahari dan diguyur hujan beratus tahun sehingga mengubah warna dan keutuhan sejumlah benda-benda bersejarah tersebut.

Temuan Artefak Era Megalitik Hingga Pasca Kolonial

Jika kita petakan berdasarkan temuan-temuan artefak di Kebumen, maka lapisan-lapisan kehidupan sosial budaya dan sosial keagamaan serta sosial ekonomi di Kebumen masa lalu meliputi era megalitik, era Hindu, era Islam, era kolonial serta era pasca kolonial.

Lapisan sosial budaya era Hindu dapat kita lacak sebarannya berupa peninggalan artefak keagamaan lingga dan yoni di Desa Sumberadi, Kebumen (tahun 2024 artefak ini sudah ditetapkan menjadi benda cagar budaya kabupaten yang harus dilindungi). Sementara artefak yoni tanpa lingga terdapat di Dusun Kabuaran Desa Ayamputih Kecamatan Buluspesantren dan Desa Rowo, Kecamatan Mirit serta Desa Singoyudan, Kecamatan Mirit.

Sementara artefak lingga tanpa yoni dapat ditemukan di Desa Ayah (sejumlah artefak ini di masyarakat mendapatkan nama lokal “watu kalbut”), sementara lingga dan yoni yang terpisah dapat ditemukan di Dukuh Kaliwatu, Desa Triwarno Kecamatan Kutowinangun.

Lapisan sosial budaya era Islam dapat dilacak melalui sejumlah bangunan masjid tua seperti Saka Tunggal (sejak tahun 2004 sudah ditetapkan sebagai Cagar Budaya yang dilindungi), di Desa Pekuncen Kecamatan Sempor dan naskah-naskah tua baik berupa Al Qur’an dan naskah-naskah barzanji maupun sejumlah naskah babad.

Demikian pula lapisan sosial budaya era kolonial meninggalkan warisan berupa sejumlah bangunan seperti eks pabrik Insulinde dan Mexolie yang sekarang menjadi sebuah hotel dan eks gedung asisten residen yang sekarang menjadi kantor bupati dan Benteng Van der Wijck (nama aslinya Fort Cochius) yang sekarang menjadi lokasi wisata serta benda-benda lainnya entah itu berwujud medali penghargaan, dokumen besluit, foto-foto langka, peta dan denah bangunan.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolres Kebumen

    Kapolres Kebumen Temui Dandim 0709 dan Kajari, Ini Tujuannya

    • calendar_month Rab, 18 Mei 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.122
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Setelah resmi menjabat sebagai Kapolres Kebumen, AKBP Burhanuddin mulai melakukan anjangsana kepada sesama anggota Forkopimda Kebumen. Sebagai pejabat baru dalam lingkungan Forkopimda, silaturahmi dengan para pejabat sekaligus sebagai sarana perkenalan. Baca Juga: Jabat Kapolres Kebumen, Ini Komitmen AKBP Burhanuddin Kapolres Kebumen bersama pejabat utama (PJU) Polres Kebumen menyambangi Makodim 0709 Kebumen, Rabu 18 […]

  • Bupati Lilis Nuryani Lepas Wisata Rally Kebumen (WRX), Dongkrak Potensi Wisata dan Geopark Kebumen

    Bupati Lilis Nuryani Lepas Wisata Rally Kebumen (WRX), Dongkrak Potensi Wisata dan Geopark Kebumen

    • calendar_month Ming, 8 Feb 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.923
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, secara resmi melepas ratusan peserta ajang otomotif bergengsi bertajuk Wisata Rally Kebumen 360° (WRX) di Alun-Alun Pancasila, Minggu 8 Februari 2026. Mengusung konsep fun rally, kegiatan ini dirancang sebagai sarana promosi untuk memperkenalkan kekayaan alam Kebumen, mulai dari kawasan Geopark hingga deretan pantai eksotis di pesisir selatan. “Dengan […]

  • Belum Optimalnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Direspon Komisi C dengan Mengusulkan Raperda Inisiatif

    Belum Optimalnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Direspon Komisi C dengan Mengusulkan Raperda Inisiatif

    • calendar_month Sel, 8 Nov 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.723
    • 0Komentar

    Selain itu, juga dalam upaya mewujudkan pelaksanaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sesuai dengan salah satu prioritas kebijakan dalam RPJMD Kabupaten Kebumen 2019-2024. Raperda Sistem Kesehatan Daerah (SKD) Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 72 tahun 2012 tentang kesehatan nasional yang mengatur bagaimana pemerintah daerah dalam melaksanakan kegiatan di bidang kesehatan, maka Komisi B memandang perlu […]

  • Public Hearing Raperda Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan: Sinergi Masyarakat dan Legislator untuk Kebumen Lebih Baik

    Public Hearing Raperda Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan: Sinergi Masyarakat dan Legislator untuk Kebumen Lebih Baik

    • calendar_month Jum, 21 Mar 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 783
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Di tengah maraknya kasus kekerasan terhadap perempuan, legislator di Kabupaten Kebumen menggagas Raperda Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan. Namun, apakah regulasi ini mampu menjawab tantangan nyata yang dihadapi kaum perempuan? Suara publik pun dilibatkan dalam “public hearing” yang digelar Jumat, 21 Maret 2025. Berlangsung di Teman Hati Coffee Pejagoan, public hearing Raperda Perlindungan […]

  • Sejarah Kebumen

    Memahami Sejarah Awal Berdirinya Kebumen Secara Kronologis

    • calendar_month Sel, 20 Agu 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 23.807
    • 0Komentar

    Beralih kembali ke penyerangan Batavia, akhirnya pasukan Sultan Agung berhasil tiba di Batavia pada tanggal 21 Agustus 1629. Akan tetapi, mereka kembali mengalami kekalahan dari VOC. Meskipun mengalami kekalahan, peristiwa penyerangan pasukan Mataram Islam yang kedua ini dipandang sebagai momentum tepat berdirinya Kebumen. Bantuan Ki Bodronolo dalam memasok kebutuhan pangan pasukan Mataram Islam dianggap penting […]

  • Haornas, 30 Atlet Berprestasi di Kebumen Mendapat Hadiah

    Haornas, 30 Atlet Berprestasi di Kebumen Mendapat Hadiah

    • calendar_month Sen, 9 Sep 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.186
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Atlet berprestasi di Kebumen mendapat bonus hadiah di momen Hari Olahraga Nasional yang diperingati setiap 9 September. Setidaknya ada 30 atlet dari berbagai cabang olahraga yang mendapatkan bonus dari Pemerintah Kabupaten Kebumen. “Pada moment Hari Olahraga Nasional tadi kita memberikan hadiah atau bonus kepada para atlet berprestasi dari Kebumen yang sudah berhasil […]

expand_less