Wisatawan Asal Bekasi Meninggal Dunia Akibat Laka Laut di Pantai Karangbolong Kebumen
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sen, 23 Mar 2026
- visibility 1.798
- comment 0 komentar

Ilustrasi laka laut di Pantai Karangbolong. (Foto: Gemini)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) — Liburan keluarga di Pantai Karangbolong, Desa Karangbolong, Kecamatan Buayan, berakhir duka. Seorang remaja asal Bekasi, Condro Aji Wicaksono (18), dilaporkan meninggal dunia setelah tergulung ombak besar pada Minggu sore, 22 Maret 2026.
Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, mengonfirmasi bahwa insiden tersebut terjadi sekitar pukul 16.15 WIB. Peristiwa bermula saat korban bersama adiknya sedang beraktivitas di sekitar bibir pantai dan area karang. Secara mendadak, ombak besar datang dan menarik keduanya ke arah laut lepas.
“Berdasarkan keterangan saksi, korban sempat berteriak meminta tolong agar adiknya diselamatkan terlebih dahulu sebelum dirinya sendiri terseret arus,” ungkap AKBP Putu, Senin 23 Maret 2026.
Warga dan pengunjung lain, termasuk saksi Yuga Natha Aswangga, segera melakukan upaya pertolongan. Adik korban yang baru berusia 6 tahun, Handaru Kawidaka, berhasil dievakuasi dengan selamat. Namun, Condro hilang tertelan arus dan baru ditemukan 15 menit kemudian dalam kondisi tidak sadarkan diri di tepi pantai.
Meski Tim SAR dan kepolisian telah memberikan tindakan resusitasi jantung paru (RJP) serta napas buatan di lokasi, nyawa korban tidak tertolong. Korban dinyatakan meninggal dunia setibanya di IGD RSU PKU Muhammadiyah Gombong.
Hasil pemeriksaan medis menunjukkan korban mengalami asfiksia atau gagal napas akibat tenggelam, ditandai dengan kuku dan bibir yang membiru. Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Atas kejadian ini, Polres Kebumen mengimbau para wisatawan untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkunjung ke pantai selatan.
“Kami meminta pengunjung tidak berenang terlalu jauh ke tengah dan orang tua wajib mengawasi anak-anak secara ketat, mengingat karakter ombak Pantai Karangbolong yang cukup ganas,” tegas Kapolres. Makin Tahu Indonesia








Saat ini belum ada komentar