Usai Sembahyang Rebutan, Warga Tionghoa Bagikan 1.500 Paket Sembako
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Ming, 25 Agu 2024
- visibility 2.864
- comment 0 komentar

Sembahyang rebutan di Kelenteng Kong Hwie Kiong. (Foto: Padmo)
Kepala Rumah Tangga Kelenteng Kong Hwie Kiong, Liem Tjen Lay menjelaskan bahwa ritual ini bukan hanya untuk mendoakan arwah keluarga, tetapi juga untuk arwah-arwah yang tidak memiliki keluarga atau yang kurang diperhatikan.
“Ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap sesama,” ujarnya.
Bagikan 1.500 Paket Sembako kepada Masyarakat

Warga Tionghoa membagikan 1.500 paket sembako. (Foto: Padmo)
Setelah prosesi sembahyang selesai, umat membagikan 1.500 paket sembako kepada masyarakat sekitar. Satu paket sembako terdiri atas 3 kg beras dan mie instan. Kegiatan berbagi ini merupakan wujud nyata dari nilai-nilai kemanusiaan.
Tampak sejumlah tokoh Tionghoa seperti owner Muncul Group Sugeng Budiawan, Ketua Paguyuban Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kebumen Bobyn Subianto, Ketua Persit KCK Cabang XXIX Kodim 0709 Kebumen Ny Lindawati Ardianta, Santoso Budiwan dan sejumlah tokoh lain.
Baca Juga: Usai Sembahyang Rebutan, Kelenteng Kong Hwie Kiong Bagikan 4,5 Ton Beras
Henki Halim Ketua Yayasan Kong Hwie Kiong mengatakan, “Sembahyang rebutan mengajarkan kita untuk selalu ingat akan asal-usul dan berbakti kepada orang tua serta leluhur. Dengan demikian, kita akan menjadi manusia yang lebih baik.”
Sembahyang rebutan di Kelenteng Kong Hwie Kiong Kebumen bukan hanya sekadar ritual keagamaan, tetapi juga menjadi momen untuk mempererat tali persaudaraan dan berbagi kebahagiaan dengan sesama. Tradisi ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Tionghoa di Kebumen dan terus dilestarikan hingga saat ini.








Saat ini belum ada komentar