Upaya Turunkan Stunting di Kebumen: Dari Mie Keriting, Ceting Apik, Hingga Bapak Asuh
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Rab, 25 Okt 2023
- visibility 2.203
- comment 0 komentar

Pemberian makanan tambahan (PMT) untuk balita pada gerakan cegah stunting di Kebumen. (Foto: Dok Humas Pemkab Kebumen)
Menurut Ida, dalam penanganan stunting dan wasting ini, pihaknya menyiapkan anggaran dari dua sumber yang berbeda. Pertama, bantuan untuk 735 balita yang diambil dari dana Bantuan Oprasional Kesehatan (BOK) dan DAK non fisik sebesar Rp992.250.000.
“Dari bantuan ini kita berikan PMT untuk 735 balita di 35 puskesmas atau 21 balita untuk setiap puskesmas yang ada di Kabupaten Kebumen. Pemberian PMT dari anggaran tersebut diberikan selama 90 hari,” ucapnya.
Baca juga: Angka Stunting di Kebumen Turun 2%
Pemerintah juga menyiapkan anggaran Rp819.000.000 yang diambil dari dana insentif fiskal untuk pemberian PMT bagi 910 balita di 35 puskesmas atau 26 balita untuk setiap puskesmas yang ada di Kabupaten Kebumen selama 60 hari. Serta pemberian 12 dus susu untuk 165 ibu hamil dengan anggaran sebesar Rp128.502.000.
Dari 12,6% Turun ke 11,9%
Ketua TP PKK Iin Windarti menyampaikan, pihaknya mendukung pemerintah daerah dalam penanganan stunting dengan terus melakukan kolaborasi. Ia bersyukur angka stunting di Kabupaten Kebumen terus menurun. Data per Agustus 2023 menjadi 11,9% dari tahun sebelumnya 12,6%.








Saat ini belum ada komentar