Terpisah 46 Tahun, Warga Karangrejo Petanahan Dapat Titik Terang Keberadaan Ibunya
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Rab, 7 Feb 2024
- visibility 2.173
- comment 0 komentar

Sempat Bertemu saat Liburan ke Jakarta
Diceritakan oleh Eni, Satikem merantau dan bekerja di Jakarta untuk menjadi asisten rumah tangga sekitar tahun 1978. Suatu ketika saat Eni berusia 11 tahun dan berlibur dengan saudara ke Jakarta, ia bertemu dengan Satikem. Ibunya mengatakan bahwa ia belum bisa pulang karena masih mencari uang untuk menopang kebutuhan ekonomi keluarga.
“Saat itu ibu bilang belum bisa pulang. Karena masih mencari uang untuk keluarga. Suatu saat, jika sudah cukup uang, ibu akan pulang. Ibu pernah bilang seperti itu kepada saya saat di Jakarta,” kata Eni menirukan percakapannya dengan Satikem.
Lalu setelah kejadian itu, Satikem seperti ditelan bumi. Satikem tak lagi bekerja di Jakarta dan menurut informasi dibawa oleh majikannya ke Bangka Belitung. Eni Siyamsih dan keluarga benar-benar tak bisa lagi berkomunikasi dengan Satikem.
Sementara itu Kapolres Kebumen AKBP Recky melalui Kasihumas Polres AKP Heru Sanyoto mengungkapkan, langkah yang dilakukan oleh Polsek Petanahan sangat tepat sehingga permasalahan di tengah masyarakat bisa diselesaikan.
“Memang sudah menjadi bagian tugas kami. Segala bentuk informasi dan laporan harus segera ditanggapi dan dilakukan penelusuran. Kami berharap, Ibu Satikem bisa segera berkumpul dengan keluarga di Kebumen,” pungkas AKP Heru.







Saat ini belum ada komentar