Breaking News
light_mode
Beranda » News » Tenaga Kesehatan Was-was Tangani Pasien Indikasi Covid-19, Ini Sebabnya

Tenaga Kesehatan Was-was Tangani Pasien Indikasi Covid-19, Ini Sebabnya

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sab, 21 Mar 2020
  • visibility 2.752
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Penyebaran virus Corona (Covid-19) tampaknya membuat was-was para tenaga kesehatan di Kebumen.  Bagaimana tidak, di  fasilitas layanan kesehatan mulai dari lini dokter praktik pribadi, klinik, puskesmas hingga rumah sakit ketersediaan alat pelindung diri (APD) semakin menipis.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kebumen dokter Andika Purwita Aji menyampaikan, APD sudah sangat langka. Bahkan rumah sakit yang sudah menyiapkan APD sebelum Covid-19 merebak, kebutuhannya lebih banyak daripada yang diperkirakan sehingga stoknya sudah menipis.

Tanpa APD Memadai, Tenaga Kesehatan  Berisiko Tinggi Tertular Virus

Tanpa APD memadai, kata dia, tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19 berisiko tinggi tertular virus. Pihaknya butuh dukungan dari stakeholder dalam pemenuhan APD yang menjadi senjata menghadapi pasien dengan idikasi Covid-19.

“Tanpa APD yang memadai, mau maju saja sudah ketakutan,” ujar Andika Purwita Aji di sela-sela Audiensi dengan Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kebumen.

Andika berharap APD tersedia dengan mudah baik dari lini dokter praktik pribadi, klinik, puskesmas dan rumah sakit. Apalagi harga sekarang ini sudah melambung tinggi. Hal ini untuk melindungi tenaga medis sebagai garda depan dalam menangani pasien indikasi Covid-19.

IDI Cabang Kebumen Adakan 1.000 Hand Sanitizer
IDI Kebumen saat audiensi dengan Wabup Kebumen. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

IDI Kebumen saat audiensi dengan Wabup Kebumen. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Saat ini IDI Cabang Kebumen mengadakan 1.000 hand sanitizer untuk dibagikan kepada tenaga kesehatan. Di masyarakat IDI Kebumen akan membagikan stiker dan leaflet untuk sosialisasi masalah Corona. Juga agar masyarakat benar-benar memaham social distancing.

“Harapannya masyarakat bisa melaksanakan dan patuh dari diri sendiri untuk mengurangi penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan, Jumat 20 Maret 2020 jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 85 orang. Kemudian pasien dalam pengawasan (PDP) orang. Mereka dirawat di sejumlah rumah sakit.

Baca Juga: Salat Jumat, Jamaah Panjatkan Doa Qunut Nazilah

Para pasien masih diisolasi di ruang isolasi. Meski rontgen sudah dilakukan tetapi masih menunggu pemeriksaan swab tenggorokan. Padahal pemeriksaan swab tenggorokan adalah golden diagnosa dari Covid-19.

“Harapan dari praktisi medis, ada rapid test untuk mengetahui apakah seseorang terinfeksi Corona atau tidak. Namun sampai saat ini baru dengan pemeriksaan swab tenggorokan yang membantu dalam menegakkan diagnosa,” ujar Direktur RS PKU Muhammadiyah Petanahan tersebut.

Aturan Belum Jelas Petugas Kesehatan Kebingungan Kelola Pasien

Jika memungkinkan, di Kebumen perlu ada satu atau dua titik untuk melakukan swab. Sehingga deteksi kasus bisa lebih cepat.

“Tidak seperti sekarang ini, kita sudah banyak PDP tetapi masih kesulitan untuk menentukan apakah positif atau tidak,” ujarnya seraya menambahkan dengan deteksi kasus lebih awal otomatis akan segera dilakukan penanganan lebih lanjut.

Lebih lanjut Andika meminta kepada tenaga kesehatan untuk tetap semangat. Mengingat beberapa prediksi saat ini masih di awal periode. Jadi masih panjang lagi sehingga tingkat stres perlu dijaga.

“Aturan-aturan yang belum jelas membuat mereka kebingungan dalam mengelola pasien. Saya minta tetap bersabar dan menunggu aturan yang lebih pasti supaya tidak kebingunan lagi,” tandasnya. (ndo)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Personil Polsek Buluspesantren menegur sejumlah remaja di Pantai Sentrojenar. (Foto: Dok. Polres Kebumen)

    Nongkrong di Pantai Setrojenar, Para Remaja Ini Didatangi Polisi

    • calendar_month Sab, 4 Apr 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 7.661
    • 0Komentar

    BULUSPESANTREN (KebumenUpdate.com) – Jika tidak ada pandemi virus Corona (Covid-19), objek wisata Pantai Setrojenar, Kecamatan Buluspesantren adalah destinasi wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi. Tempat ini menjadi salah satu tempat favorit untuk melepas penat. Pantainya yang indah hingga lokasinya yang mudah dijangkau menjadikan banyak wisatawan luar Kebumen pun banyak yang mampir ke tempat itu. Kerumunan […]

  • PAFI Jembrana

    PAFI Jembrana: Penyakit yang Harus Diwaspadai di Musim Penghujan dan Cara Mencegahnya

    • calendar_month Ming, 12 Jan 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 607
    • 0Komentar

    MUSIM hujan membawa kesejukan dan keindahan alam, namun di balik itu semua, terdapat sejumlah penyakit yang sering muncul dan mengancam kesehatan. Perubahan cuaca yang drastis dan kondisi lingkungan yang lembap menjadi faktor utama penyebab meningkatnya berbagai penyakit pada musim hujan. Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Cabang Jembrana pafikabjembrana.org mengingatkan sejumlah penyakit yang harus diwaspadai pada […]

  • Tingkatkan SDM, 60 Warga Pesisir Selatan Kebumen Ikuti Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana

    Tingkatkan SDM, 60 Warga Pesisir Selatan Kebumen Ikuti Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana

    • calendar_month Sel, 28 Mei 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.505
    • 0Komentar

    KLIRONG (KebumenUpdate.com) – Sebagai upaya membangun sumber daya manusia (SDM), Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kebumen menggelar pelatihan kesiapsiagaan bencana bagi masyarakat pesisir Kebumen. Pelatihan selama tiga hari dimulai Senin–Rabu 27–29 Mei 2024 berlangsung di Kaliratu Desa Jogosimo dan menyasar 60 peserta dari perwakilan warga Desa Setrojenar, Jogosimo, dan Karangrejo. Baca juga: Mandi di Laut, Warga […]

  • Virus LSD “Lato-lato” Merebak, Ini Langkah Pemkab Kebumen

    Virus LSD “Lato-lato” Merebak, Ini Langkah Pemkab Kebumen

    • calendar_month Jum, 5 Mei 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.300
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemkab Kebumen melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Distapang) telah melalukan berbagai upaya untuk mengobati dan mencegah penyebaran virus Lumpy Skin Disease (LSD) atau biasa dikenal oleh masyarakat sebagai virus lato-lato yang seperti cacar. Berdasarkan data terakhir, Kamis 4 Mei 2023, ada 4.282 kasus yang tersebar di semua kecamatan. Dari 4.282 kasus tersebut, […]

  • Target Selesai Akhir November, Area Parkir Alun-alun Kebumen Ada di 3 Titik

    Target Selesai Akhir November, Area Parkir Alun-alun Kebumen Ada di 3 Titik

    • calendar_month Sen, 20 Nov 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.159
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Di tengah proses pembangunan yang masih berlangsung, Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kebumen Yanie Giat Setyawan menjelaskan bahwa Alun-alun Kebumen kini telah memiliki guiding block. Adapun guiding block untuk memberikan fasilitas yang membantu para penyandang disabilitas (difabel). Fasilitas tersebut penting bagi para difabel tuna netra karena kebutuhan mereka berbeda […]

  • DPRD Kebumen Rekomendasikan Sejumlah Poin saat Rapat Paripurna LKPJ Bupati TA 2023

    DPRD Kebumen Rekomendasikan Sejumlah Poin saat Rapat Paripurna LKPJ Bupati TA 2023

    • calendar_month Sab, 27 Apr 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.301
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – DPRD Kabupaten Kebumen merekomendasikan sejumlah poin untuk Pemkab Kebumen saat rapat paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati tahun anggaran 2023, Jumat 26 April 2024. Di antara rekomendasi yang disampaikan misalnya dalam dokumen LKPJ agar lebih dijelaskan perkembangan kondisi ekonomi, permasalahan, dan potensinya sesuai dengan kondisi riil yang ada di tahun 2023. Baca […]

expand_less