Breaking News
light_mode
Beranda » News » Tanah Bergerak di Desa Grenggeng, Dua Keluarga Diungsikan

Tanah Bergerak di Desa Grenggeng, Dua Keluarga Diungsikan

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Ming, 1 Nov 2020
  • visibility 3.983
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KARANGANGANYAR (KebumenUpdate.com) – Fenomena tanah bergerak terjadi di Dusun Pesimpar RT 05 RW 04 Desa Grenggeng, Kecamatan Karanganyar, Kebumen. Sekitar satu hektare tanah ambles sedalam tiga meter dan hingga saat ini tanah masih terus bergerak.

Informasi yang dihimpun, tanah mulai bergeser sejak Selasa 28 Oktober 2020 malam karena diguyur hujan lebat. Sejak saat itu, tanah terus bergerak hingga Minggu 1 November 2020.

Warga Terdampak Diungsikan ke Rumah Saudara

Ketua RT 05 Sutijo (44) menjelaskan, sebelum kejadian terjadi hujan deras dan tiba-tiba tanah di depan rumahnya ambles. Selain itu rumah tetangganya Rajiman (47) juga turut ambles.

Senada disampaikan oleh Kepala Desa Grenggeng, Eri Listiawan (33). Dia mengatakan, awal 2019 juga telah terjadi tanah retak. Akibat fenomena tanah bergerak yang terjadi saat ini, dua keluarga terdiri dari delapan jiwa terdampak sehingga diungsikan.

“Tidak ada korban jiwa. Sementara warga terdampak diungsikan ke rumah saudara dan musala agar aman,” ucapnya.

Curah Hujan Tinggi Perparah Keadaan

Tingginya curah hujan seminggu terakhir semakin memperparah keadaan. Kedalaman tanah yang ambles mencapai 3 meter dengan panjang 200 meter dan lebar 50 meter.

Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen bersama peneliti Balai Informasi dan Konservasi Kebumian (BIKK) LIPI mengecek lokasi tersebut.

“Untuk awal longsoran lebarnya sekitar 30 meter, yang tengah 60 meter dan panjang tanah bergerak sekitar 200 meter,” ungkap Plt Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kebumen, Teguh Kristiyanto.

Peneliti LIPI: Tanah Bergerak Bukan Likuifaksi

Peneliti Utama LIPI bidang geologi, Chusni Ansori meneranhkan bahwa fenomena tersebut merupakan longsor biasa atau tanah bergerak bukan likuifaksi. Sebab jika likuifaksi biasanya penyebabnya karena ada guncangan misal gempa. Kalau longsor ini penyebabnya karena hujan deras.

Untuk jenis atau tipe longsorannya mendatar atau ke samping. Ini bisa dilihat dari pola di sekitar. Tanahnya merah karena merupakan lapukan pasir sedangkan di bawah ada formasi lempungan yang berfungsi sebagai bidang gelincir.

Potensi Longsor Susulan Masih Terjadi

Chusni mengimbau agar warga tetap berhati-hati karena diduga tanah di sekitar lokasi masih bergerak meskipun sangat pelan dan potensi longsor susulan masih bisa terjadi.

“Kemungkinan tanah juga masih bergerak walaupun sangat pelan,” pungkasnya.

Untuk mengetahui lebih detail jenis tanah, penyebab dan faktor lain, pihaknya mengambil sampel tanah dari bagian mahkota atau awal longsoran, bagian tengah dan lidah atau ujung longsoran. (dtk)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Alasan Arif Sugiyanto Maju Kembali di Pilkada 2024

    Ini Alasan Arif Sugiyanto Maju Kembali di Pilkada 2024

    • calendar_month Sen, 25 Mar 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.361
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen Arif Sugiyanto yang berstatus incumbent/petahana akan maju kembali di kontestasi Pilkada Kebumen. Dari sesi ngobrol bareng bersama wartawan, Minggu 24 Maret 2024, ia yang merupakan putra asli Kebumen ingin melanjutkan pengabdian untuk masyarakat guna mewujudkan kualitas hidup dan kesejahteraan warga masyarakat yang semakin baik. Baca juga: Pagi Ini, Arif Sugiyanto Dilantik […]

  • Guru Honorer

    Sempat Terkendala Kuota, 448 Guru Honorer di Kebumen Akhirnya Bakal Terima SK PPPK

    • calendar_month Kam, 6 Okt 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.566
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sempat terjendala kuota, sebanyak 448 guru honorer yang semula tidak masuk dalam seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), tidak lama lagi bakal menerima Surat Keputusan (SK) sebagai guru PPPK. Para guru honorer tersebut yang telah mengikuti seleksi dan dinyatakan lolos passing grade itu pada Rabu 5 Oktober 2022 sore dikumpulkan di […]

  • Seminar Kebencanaan Kembali Digelar Oleh PMI Kebumen

    Seminar Kebencanaan Kembali Digelar Oleh PMI Kebumen

    • calendar_month Sen, 5 Sep 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.549
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Upaya memperkuat mitigasi bencana di Kabupaten Kebumen terus dilakukan. Salah satunya lewat seminar kebencanaan yang diselenggarakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kebumen pada Minggu, 4 September 2022. Seminar kebencanaan yang digelar bagi elemen kampus dan merupakan rangkaian dukungan program dari Japanese Red Cross Society (JRCS) berlangsung di Ruang Auditorium Terpadu Universitas […]

  • BAZNAS Kebumen Salurkan ZIS di 7 Kecamatan, Nilainya Mencapai Dua Miliar Lebih

    BAZNAS Kebumen Salurkan ZIS di 7 Kecamatan, Nilainya Mencapai Dua Miliar Lebih

    • calendar_month Sel, 10 Des 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.004
    • 0Komentar

    KUTOWINANGUN (KebumenUpdate.com) – BAZNAS Kabupaten Kebumen kembali mendistribusikan zakat, infaq, dan shodaqoh (ZIS) kepada masyarakat. Pendistribusian ZIS yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Kutowinangun, Selasa 10 Desember 2024 ini mencakup tujuh kecamatan yakni Kutowinangun, Poncowarno, Ambal, Mirit, Bonorowo, dan Padureso. Hadir pada kegiatan ini Asisten Pemerintahan dan Kesra R Agung Pambudi, Staf Ahli Bupati Bidang […]

  • PAFI Bima

    PAFI Bima: Peran Apoteker dalam Mengatasi Krisis Kesehatan

    • calendar_month Sab, 11 Jan 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 679
    • 0Komentar

    DALAM situasi darurat atau krisis kesehatan, seperti pandemi, bencana alam, atau wabah penyakit, peran apoteker menjadi semakin krusial. Mereka tidak hanya sebagai penyedia obat-obatan, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Apa Saja Peran Apoteker dalam Krisis Kesehatan? Penyediaan Obat-obatan Essensial: Aksesibilitas: Apoteker memastikan ketersediaan obat-obatan esensial yang dibutuhkan untuk mengatasi […]

  • Penguatan PPID

    PPID Desa Belum Berfungsi Efektif, Formasi Gelar Penguatan Kapasitas

    • calendar_month Rab, 1 Mar 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.243
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Keberadaan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Desa (PPID) Desa sampai saat ini masih belum sepenuhnya berjalan efektif sesuai tugas dan fungsinya. Banyak desa sudah memiliki keputusan kepala desa tentang PPID Desa, namun sebatas dokumen yang belum memiliki fungsi apapun. “Banyak yang namanya sudah tercantum dalam keputusan kades justru yang bersangkutan tidak paham […]

expand_less