Breaking News
light_mode
Beranda » News » Tanah Bergerak di Desa Grenggeng, Dua Keluarga Diungsikan

Tanah Bergerak di Desa Grenggeng, Dua Keluarga Diungsikan

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Ming, 1 Nov 2020
  • visibility 3.952
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KARANGANGANYAR (KebumenUpdate.com) – Fenomena tanah bergerak terjadi di Dusun Pesimpar RT 05 RW 04 Desa Grenggeng, Kecamatan Karanganyar, Kebumen. Sekitar satu hektare tanah ambles sedalam tiga meter dan hingga saat ini tanah masih terus bergerak.

Informasi yang dihimpun, tanah mulai bergeser sejak Selasa 28 Oktober 2020 malam karena diguyur hujan lebat. Sejak saat itu, tanah terus bergerak hingga Minggu 1 November 2020.

Warga Terdampak Diungsikan ke Rumah Saudara

Ketua RT 05 Sutijo (44) menjelaskan, sebelum kejadian terjadi hujan deras dan tiba-tiba tanah di depan rumahnya ambles. Selain itu rumah tetangganya Rajiman (47) juga turut ambles.

Senada disampaikan oleh Kepala Desa Grenggeng, Eri Listiawan (33). Dia mengatakan, awal 2019 juga telah terjadi tanah retak. Akibat fenomena tanah bergerak yang terjadi saat ini, dua keluarga terdiri dari delapan jiwa terdampak sehingga diungsikan.

“Tidak ada korban jiwa. Sementara warga terdampak diungsikan ke rumah saudara dan musala agar aman,” ucapnya.

Curah Hujan Tinggi Perparah Keadaan

Tingginya curah hujan seminggu terakhir semakin memperparah keadaan. Kedalaman tanah yang ambles mencapai 3 meter dengan panjang 200 meter dan lebar 50 meter.

Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen bersama peneliti Balai Informasi dan Konservasi Kebumian (BIKK) LIPI mengecek lokasi tersebut.

“Untuk awal longsoran lebarnya sekitar 30 meter, yang tengah 60 meter dan panjang tanah bergerak sekitar 200 meter,” ungkap Plt Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kebumen, Teguh Kristiyanto.

Peneliti LIPI: Tanah Bergerak Bukan Likuifaksi

Peneliti Utama LIPI bidang geologi, Chusni Ansori meneranhkan bahwa fenomena tersebut merupakan longsor biasa atau tanah bergerak bukan likuifaksi. Sebab jika likuifaksi biasanya penyebabnya karena ada guncangan misal gempa. Kalau longsor ini penyebabnya karena hujan deras.

Untuk jenis atau tipe longsorannya mendatar atau ke samping. Ini bisa dilihat dari pola di sekitar. Tanahnya merah karena merupakan lapukan pasir sedangkan di bawah ada formasi lempungan yang berfungsi sebagai bidang gelincir.

Potensi Longsor Susulan Masih Terjadi

Chusni mengimbau agar warga tetap berhati-hati karena diduga tanah di sekitar lokasi masih bergerak meskipun sangat pelan dan potensi longsor susulan masih bisa terjadi.

“Kemungkinan tanah juga masih bergerak walaupun sangat pelan,” pungkasnya.

Untuk mengetahui lebih detail jenis tanah, penyebab dan faktor lain, pihaknya mengambil sampel tanah dari bagian mahkota atau awal longsoran, bagian tengah dan lidah atau ujung longsoran. (dtk)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bersinggungan

    Cerbung: Bersinggungan (Bagian-2)

    • calendar_month Rab, 12 Mar 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.396
    • 0Komentar

    Oleh Banyu Amerta Hari itu, seperti biasa, aku mengajarimu, di ruangan art studio yang kebetulan hanya ada kita berdua. “Aku nggak bisa bikin arsiran yang bener,” katamu, kesal. Aku mendekat, berdiri di belakangmu. “Boleh aku bantu?” Kamu mengangguk. Aku mengambil pensil dari tanganmu, lalu meletakkan tanganku di atas tanganmu, membimbingmu perlahan. “Nggak perlu ditekan terlalu […]

  • Proyek Jalan

    Gubernur Sidak DPU Solo, Pengerjaan Proyek Jalan Lamban

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.073
    • 0Komentar

    SOLO (KebumenUpdate.com) – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga dan Cipta Karya di Jalan Monginsidi, Banjarsari, Solo, pada Senin pagi, 14 Juli 2025. Sidak ini mengejutkan para pegawai, sebab tidak dijadwalkan sebelumnya. Luthfi langsung menyapa pegawai satu per satu, lalu memanggil Kepala Balai Pengelolaan […]

  • Tutup Kutowinangun Expo 2026, Bupati Kebumen Lepas Jalan Sehat dan Syukuran Jalan Kampung

    Tutup Kutowinangun Expo 2026, Bupati Kebumen Lepas Jalan Sehat dan Syukuran Jalan Kampung

    • calendar_month Kam, 18 Jun 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 967
    • 0Komentar

    KUTOWINANGUN (KebumenUpdate.com) – Rangkaian acara Kutowinangun Expo 2026 resmi ditutup pada Kamis 18 Juni 2026. Mengusung tema “Lokal Berdaya, Berkarya Mendunia”, acara penutupan ini dimeriahkan oleh kegiatan jalan sehat yang diikuti oleh lebih dari seribu peserta, mulai dari masyarakat umum hingga kalangan pelajar di wilayah Kecamatan Kutowinangun. Sejak dibuka pada tanggal 10 Juni lalu, gelaran […]

  • Bahaya Membakar Sampah di Jalur KAI

    Ini Bahaya Bakar Sampah di Dekat Jalur Rel Kereta Api Selain Ganggu Pandangan Masinis

    • calendar_month Sab, 12 Agu 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.641
    • 0Komentar

    PURWOKERTO (KebumenUpdate.com) – Pada musim kemarau seperti ini saat masyarakat seringkali didapati membakar di sampah, rumput kering di sawah maupun pekarangan. Padahal, selain tidak baik untuk lingkungan praktik membakar sampah di pinggir jalan maupun rel kereta api ternyata sangat membahayakan. Bahkan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 5 Purwokerto mengimbau kepada masyarakat agar tidak membakar […]

  • Ini Alasan Arif Sugiyanto Maju Kembali di Pilkada 2024

    Ini Alasan Arif Sugiyanto Maju Kembali di Pilkada 2024

    • calendar_month Sen, 25 Mar 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.283
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen Arif Sugiyanto yang berstatus incumbent/petahana akan maju kembali di kontestasi Pilkada Kebumen. Dari sesi ngobrol bareng bersama wartawan, Minggu 24 Maret 2024, ia yang merupakan putra asli Kebumen ingin melanjutkan pengabdian untuk masyarakat guna mewujudkan kualitas hidup dan kesejahteraan warga masyarakat yang semakin baik. Baca juga: Pagi Ini, Arif Sugiyanto Dilantik […]

  • Mahasiswa Kebumen

    Mahasiswa Kebumen Tolak Kenaikan Harga BBM Bersubsidi, Ini Alasannya

    • calendar_month Sel, 6 Sep 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.231
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi disambut dengan aksi unjukrasa oleh kalangan mahasiswa, tak terkecuali di Kebumen. Para mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggela aksi di bundaran Tugu Lawet, Minggu 4 September 2022. Aksi “September Bergerak Tolak BBM Naik” melibatkan puluhan aktivis mahasiswa. Mereka membentangkan spanduk yang […]

expand_less