Silaturahmi di Pendopo, Bupati Lilis dan Muslimat NU Bahas Klinik Siti Khodijah
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Jum, 20 Mar 2026
- visibility 470
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, menerima kunjungan jajaran pengurus Muslimat NU di Rumah Berdaya Kompleks Pendopo Kabumian, Jumat 20 Maret 2026. Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut didampingi oleh Ir. Mohammad Yahya Fuad dan fokus membahas tiga isu strategis: sektor kesehatan, transportasi publik, serta penguatan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Salah satu poin utama diskusi adalah penjajakan kerja sama antara Muslimat NU dan PKU Muhammadiyah Gombong terkait pengelolaan Klinik Siti Khodijah. Sinergi lintas organisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah Kebumen dan sekitarnya.
Terkait transportasi, Bupati Lilis menyampaikan perkembangan positif mengenai operasional Kereta Prameks. PT KAI Pusat dijadwalkan melakukan survei lapangan pasca-Lebaran. Langkah ini merupakan tindak lanjut atas usulan pemkab agar akses transportasi publik semakin mudah dijangkau.
Selain itu, Bupati menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjamin keselamatan perlintasan kereta api. Saat ini, Pemkab Kebumen membiayai SDM penjaga di 18 titik perlintasan, sebuah kebijakan yang telah berjalan sejak era Bupati Ir Mohammad Yahya Fuad.
Pemkab juga tengah mengusulkan agar 4 hingga 5 titik perlintasan non-permanen dapat ditingkatkan menjadi perlintasan permanen dengan palang pintu resmi.
Optimalisasi Makan Bergizi Gratis (MBG)
Bupati Lilis Nuryani menegaskan komitmennya untuk memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan efisien tanpa ada sisa makanan yang terbuang (mubazir). Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Teknisnya, porsi makan siang bagi siswa yang berhalangan hadir karena sakit atau izin akan segera dialokasikan kepada warga kurang mampu di sekitar lingkungan sekolah.
“Satu bulan lalu, saya telah memerintahkan Kepala Disdikpora untuk memetakan warga prasejahtera di sekitar sekolah. Dengan begitu, setiap porsi makanan yang sudah tersedia tetap tersalurkan secara tepat sasaran,” ungkap Bupati Lilis.
Program Minggu Berbagi dan Pemberdayaan PKL
Selain di sekolah, Pemkab Kebumen merancang distribusi makanan gratis setiap hari Minggu di pusat-pusat keramaian, seperti Alun-Alun Kebumen, Karanganyar, hingga Gombong. Namun, Bupati Lilis menggarisbawahi agar program ini tidak mematikan mata pencaharian Pedagang Kaki Lima (PKL) setempat.
Untuk menjaga keseimbangan ekonomi lokal, disiapkan skema kolaborasi antara dapur produksi MBG dan pedagang lokal. Dengan estimasi mencapai 3.250 porsi setiap pekannya, inisiatif ini dirancang bukan sekadar jaring pengaman sosial, melainkan juga instrumen untuk “nglarisi” atau menggerakkan roda ekonomi para pelaku usaha kecil di Kebumen. Makin Tahu Indonesia








Saat ini belum ada komentar