Seperti Ini Pemanfaatan Gas Metana Dari TPA Kaligending Bagi Warga Sekitarnya
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Rab, 22 Feb 2023
- visibility 2.049
- comment 0 komentar

Bupati Kebumen meninjau pemanfaatan gas metana dari TPA Kaligending. (Foto: Dok Pemkab Kebumen)
“Ini yang mengelola masyarakat sendiri, jadi harus kita dorong agar jaringannya bisa semakin luas. Tentu harus dilengkapi dengan peralatan yang memadai. Kalau sementara ini, pemakaian masih dibatasi per tiga jam, karena energi yang dihasilnya juga belum banyak,” terangnya.
Sementara itu salah satu warga Desa Kaligending, Anjar, menyatakan bahwa dirinya sudah memanfaatkan gas metana (CH4) selama kurang lebih 4 bulan.
Baca juga: Belajar Kelola Sampah, OSIS dan Gaspala SMA N 2 Kebumen Kunjungi Bank Samiun

Warga memanfaatkan gas metana (CH4) dari TPA Kaligending untuk keperluan dapur. (Foto: Dok Pemkab Kebumen)
Warga Hemat Tabung Gas
“Kalau dulu sebelum ada gas metana, satu bulan saya bisa menghabiskan empat gas tabung melon. Tapi sekarang satu bulan hanya habisnya satu tabung gas melon. Alhamdulillah jadi lebih irit,” tuturnya.
Menurutnya, kualitas api yang dihasilkan dari gas metana tidak jauh beda dengan gas elpiji. Warnanya tetap biru, tidak menimbulkan bau, dan energi panasnya sama-sama kuat.
“Alhamdulillah banget, yang pasti penggunaan gasnya lebih irit. Harapannya ya pemakaiannya tidak dibatasi. Karena saat ini masih dibatasi per tiga jam. Pagi sama sore,” jelasnya.








Saat ini belum ada komentar