Satlantas Polres Kebumen Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas Melalui “Art Policing”
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sen, 4 Jul 2022
- visibility 1.065
- comment 0 komentar

Kasat Lantas AKP Tejo Suwono memberikan tumbler kepada anak. (Foto: Istimewa)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Satlantas Polres Kebumen menggelar kegiatan pendidikan masyarakat lalu lintas atau Dikmas Lantas di Alun-alun Kebumen, Minggu 3 Juli 2022 pagi. Kegiatan itu dikemas melalui pemolisian dengan pendekatan seni budaya dan pariwisata (art policing).
Para pengunjung Alun-alun Kebumen sangat antusias mengikuti kegiatan yang masih dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-76. Penyajian materi cukup unik, mulai dari pembagian hadiah berupa tumbler bertuliskan ajakan tertib lalu-lintas, menari bersama badut zebra, hingga pertunjukan musik tradisional dan edukasi tentang lalu-lintas.
BACA JUGA: Tiga Bulan, 3.700 Pelanggar Terekam Kamera ETLE Satlantas Kebumen
Bukan hanya menyaksikan pertunjukan saja, banyak juga warga sengaja datang ke kegiatan itu untuk membayarkan pajak kendaraan melalui Mobil Samson yang sudah standby sejak pagi.
“Acara ini sebetulnya punya kita semua. Punya masyarakat, punya kepolisian dalam hal ini Polres Kebumen yang bertujuan untuk mengingatkan kembali pentingnya tertib berlalu lintas,” jelas Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin melalui Kasubsi Penmas Aiptu S Catur Nugraha.
Tekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas

Polwan menyerahkan tumbler kepada anak. (Foto: Padmo)
Kasat Lantas Polres Kebumen AKP Tejo Suwono menambahkan pemolisian kepada masyarakat banyak sekali jenisnya. Salah satunya pemolisian menggunakan budaya atau seni seperti yang dilakukan oleh Sat Lantas Polres Kebumen pagi ini mendatangkan pertunjukan seni musik angklung.
“Penyampaian melalui seni ini diharapkan akan lebih menarik dan mudah ditangkap masyarakat,” ujarnya.
BACA JUGA: Kamera Awasi Pengendara, Satlantas Polres Kebumen Tindak 433 Pelanggar
Alun-alun Kebumen dipilih Sat Lantas Polres Kebumen karena setiap Minggu pagi banyak dikunjungi masyarakat. Diharapkan penyampaian pesan Kamtibmas atau tertib berlalu-lintas dan tersampaikan secara masif.
“Semoga melalui kegiatan ini apa yang menjadi tujuan kita bersama (menekan angka kecelakaan lalu-lintas) bisa tersampaikan dengan baik serta timbul kesadaran di tengah masyarakat,” tandasnya.
Edukasi dengan Pendekatan Humanis

Tumbler yang dibagikan kepada anak-anak. (Foto: Padmo)
Lebih lanjut, Tejo Suwono mengakui masalah kecelakaan lalu-lintas sangat kompleks kaitannya dengan kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya mematuhi dan menaati peraturan lalu-lintas.
Tak sedikit korban jiwa melayang akibat kecelakaan lalu lintas dalam setiap tahunnya. Bukan hanya para remaja, orangtua juga banyak menjadi korban.
“Pentingnya edukasi, pendekatan humanis dari hati ke hati, baiknya terus dilakukan antara masyarakat dengan kepolisian agar saling tahu peran satu sama lain dalam mengatasi hal ini,” ujarnya.









Saat ini belum ada komentar