Ruangan Ketua DPC PDIP Kebumen Disegel Kader, Ada Apa?
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sel, 29 Mar 2022
- visibility 2.070
- comment 0 komentar

Ruang Ketua DPC PDIP Kebumen disegel. (Foto: Padmo)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Puluhan kader yang berasal dari 23 pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kebumen melayangkan mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Ketua DPC PDIP Kebumen, Senin 28 Maret 2022.
Mosi tidak percaya puluhan para PAC tersebut dilakukan dengan cara mencantumkan tanda tangan para ketua PAC. Mereka menuntut Ketua DPC PDIP Kebumen Saiful Hadi dicopot atau di nonaktifkan dari ketua partai berlambang banteng mencereng itu.
Dari 26 PAC yang ada di Kebumen, sebanyak 23 PAC melakukan tandatangan bersama. Usai melakukan orasi dan tanda tangan bersama wujud mosi tidak percaya terhadap ketua partai, puluhan kader PDIP Kebumen menyegel pintu ruang kerja Ketua DPC PDIP Kebumen dengan bambu dan menutup dengan bentangan kain putih penuh dengan tandatangan dari 23 PAC.
Baca Juga: Kader PDI Perjuangan Kebumen Pertanyakan Sisa Dana Pilbup Rp 1,8 Miliar, Ini Tanggapan Saiful Hadi
Selain itu di pintu masuk ruang kerja ditempel bertuliskan “Tidak ada tempat untuk SH di Kbm”. Tidak hanya itu di depan pintu masuk kantor DPC PDIP juga ditempel kertas bertuliskan “Kami menolak kedatangan Saiful Hadi” dan “Copet dilarang masuk”.
“Hari ini kita melakukan tanda tangan bersama 23 PAC sebagai tanda mosi tidak percaya terhadap ketua partai. Surat mosi tidak percaya tersebut sudah kami berikan langsung ke DPP kemarin,” jelas Ketua PAC Puring Suratman seperti dikutip Suaramerdeka.com.
Tidak Transparan

Kader PDIP Kebumen tanda tangan bersama. (Foto: Padmo)
Tuntutan para kader ini buntut dari kekecewaan terhadap ketua DPC yang diduga banyak melakukan hal-hal yang dianggap melanggar aturan partai dan melanggar perbuatan melawan hukum.
Dalam surat Nomor 001/PAC/KBM/III/2022 yang ditujukan kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP Cq Sekjend Hasto Kristiyanto ada 14 poin yang dilampirkan dalam surat mosi tidak percaya yang dikirimkan ke DPP. Antata lain poin utama dalam tuntutan para kader ini adalah terkait dengan sisa dana Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Kebumen 2020 yang tidak transparan.








Saat ini belum ada komentar