Revolusi Mental Kepemimpinan Desa Menuju Kemandirian Ekonomi Berbasis BUMDesa
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sen, 13 Jun 2022
- visibility 2.318
- comment 0 komentar

Dewan Presidium Formasi Kebumen Yusuf Murtiono. (Foto: Padmo)
Dalam pelatihan itu, materi tidak hanya bersumber dari para narasumber. Tetapi juga dari kepala desa peserta yang masing-masing memiliki pengalaman yang berbeda-beda.
“Banyak koreksi pelaksanaaan Undang-undang Desa. Apakah selama delapan tahun perjalanan Undang-undang Desa, rakyat sudah sejahtera? Faktor penting ada dalam kepemimpinan di desa. Dengan materi ini diharapkan kepala desa, sekretaris desa, BPD dan unsur masyarakat tahu ciri-ciri pemimpin yang baik dan praktiknya seperti apa,” katanya.
Menuju Kemandirian Desa Berbasis BUMDesa
Dalam evaluasi yang dilakukan oleh Formasi keberadaan BUMDesa masih belum on the track. Pendirian BUMDesa hanya sekadar mendirikan secara administraif, tetapi tidak memikirkan apakah keberadaan BUMDesa mampu mengoptimalkan ekonomi desa atau tidak.
“Kalau memang mampu apakah sudah memberikan dampak bagi kemakmuran masyarakat? Evaluasinya menjadi problem besar. Di satu sisi pemerintah menargetkan pendirian BUMDesa, namun pada perjalanannya semua terseok-seok,” ujarnya.
Baca Juga: SPB Pertades BUMDes Karya Sejahtera Candirenggo Resmi Beroperasi
Untuk itu pihaknya berbagi pengalaman bagaimana mendirikan BUMDesa dengan baik. Sehingga rakyat merasa memiliki dan pemerintah memiliki tanggung jawab mengembangkan BUMDesa. Dia menyebutkan ada BUMDes Bersama yang baru didirikan namun sudah tutup. Hal itu sangat merugian rakyat, karena dana penyertaan berasal dana rakyat.







Saat ini belum ada komentar