Resmikan 8 Lumbung Pangan Masyarakat Dalam Rangka Hari Pangan Sedunia, Bupati Kebumen: Petani Ora Baen-baen
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Kam, 27 Okt 2022
- visibility 2.503
- comment 0 komentar

Teguh menambahkan, bahwa pagu anggaran pembangunan lumbung pangan masyarakat tersebut sebesar satu miliar rupiah untuk tiap gapoktan.
“Paket pengerjaan terdiri dari pembangunan lumbung pangan kapasitas 100 ton, pembangunan lantai jemur, rumah Rice Milling Unit (RMU) dan bed dryer, serta mendapatkan hibah gabah sebanyak 10 ton sebagai tambahan modal kelompok,” lanjut Teguh Yuliono.
Baca juga: Jelang Idul Adha, Lurah Kebumen Dan Distapang Lakukan Pemeriksaan Hewan Kurban
Sementara itu, menurut Bupati Kebumen Arif Sugiyanto bahwa kegiatan ini merupakan modal penting dalam kehidupan.
“Kalau harga pangan sudah tidak terjangkau, terjadi gejolak inflasi yang tinggi. Sehingga petani ini bukan baen-baen,” kata Bupati Kebumen yang disambut tepuk tangan oleh peserta.

Pasar Mitra Tani di Desa Jatimulyo Kecamatan Petanahan. (Foto: Hari)
Rangkaian Acara
Selain pengumuman pemenang lomba dan peresmian lumbung pangan masyarakat, kegiatan ini juga diramaikan dengan sosialisasi Gerakan Konsumsi B2SA (Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman) melalui senam bersama, Pasar Mitra Tani (PMT), serta Gogoh Iwak dalam rangka hari jadi Desa Jatimulyo Kecamatan Petanahan ke-98.
“Ikan yang disebar yaitu lele dengan jumlah kurang lebih tiga kuintal. Gogoh iwak seperti ini sudah rutin dilakukan, biasanya di sungai atau sawah, kalau sekarang kita adakan di sawah,” kata Kepala Desa Jatimulyo, Sabit Banani SH.
Adapun maksud dan tujuan dari acara gogoh iwak, menurut Sabit Banani untuk mendorong kegiatan masyarakat berbasis ekonomi kerakyatan. Hadiah dalam lomba gogoh lele di antaranya kompor gas, blender, dan setrika.








Saat ini belum ada komentar