Ratusan Pemuda Pancasila Geruduk FIFGroup Gombong, Anggota Jadi Korban Kekerasan Debt Collector
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sen, 28 Agu 2023
- visibility 40.263
- comment 0 komentar

Massa Pemuda Pancasila mendatangi kantor FIFGroup Gombong. (Foto: Istimewa)
Menurut korban, pada saat itu dirinya sedang berjualan kopi di tempat kemacetan proyek beton di Jalan Raya Karanganyar. Dua orang yang dikenal korban sebagai DC yaitu FS (28) dan NNG (27) datang dan menjemput korban kemudian dibawa ke Gombong.
Tiba di warung, kedua pelaku langsung menginterogasi dan menagih tunggakan uang tiga bulan cicilan motor yang belum dibayarkan korban. Sempat terjadi adu argumen antara korban dan pelaku. Saat korban menjawab belum punya uang untuk membayar, tiba-tiba kepala korban dipukul dengan martil.
“Wis duwe duit apa urung Kang. Bayar tiga angsuran apa dendanya. Ikut ke kantor ayok,” ucap korban menirukan gertakan.
Baca Juga: Di Tengah Pandemi, FIFGROUP Berikan Beasiswa Bagi Pelajar
Saat obrolan berlangsung, tanpa sebab yang jelas tiba-tiba FS memukul korban menggunakan martil ke bagian kepala dan tangan. Korban kaget dan merintih kesakitan sembari memegangi kepalanya.
“Saya kaget tiba-tiba dipukul pakai palu (martil,red). Alhamdulillah saya pake sebo agak tebal, tapi benjut ini sakit kepala dan tangan saya mas,” lanjut korban.
Korban Dipaksa Mencari Uang Bayar Cicilan
Korban kemudian dipaksa untuk mencari uang guna membayar tunggakan cicilan motornya. Bahkan, salah satu saksi mata sekaligus teman korban Tri Cahyono saat itu diminta untuk mencarikan uang untuk membayar tunggakan cicilan korban.









Saat ini belum ada komentar