Pria Gantung Diri di Rowokele; Warga Tamanwinangun Meninggal di Ruang Shalat

  • Whatsapp
Polisi saat melakukan olah TKP. (Foto: Istimewa)
Polisi saat melakukan olah TKP. (Foto: Istimewa)

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Desa Sukomulyo Kecamatan Rowokele Kebumen yang biasanya sepi, mendadak geger setelah salah satu warganya SP (52) ditemukan meninggal dunia dengan posisi menggantung pada seutas tali plastik di belakang rumahnya.

Dijelaskan Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan melalui Kasubbag Humas Polres Kebumen Iptu Tugiman, peristiwa memilukan itu terjadi sekitar pukul 10.00 Wib, Senin 27 Juli 2020. Pertama kali SP ditemukan oleh cucunya yang masih balita saat bermain di belakang rumah.

Berita Lainnya

Korban Nekat Akhiri Hidup Karena Sakit Menahun

Dari hasil olah TKP yang dilakukan oleh Polsek Rowokele, kuat dugaan SP sengaja mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Di sekitar tempat kejadian perkara, tidak ada kejanggalan yang menuju ke tindak pidana.

“Kuat dugaan sengaja bunuh diri,” jelas Iptu Tugiman berdasarkan laporan Polsek Rowokele.

Keterangan ini diperkuat oleh keterangan tim medis Puskesmas Rowokele yang juga datang ke lokasi kejadian, yang mengecek kondisi jenazah. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, kuat dugaan korban gantung diri karena depresi penyakit menahunnya tak kunjung sembuh. Saat ini jenazah sudah diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan.

Warga Tamanwinangun Meninggal di Ruang Shalat
Polisi saat melakukan olah TKP. (Foto: Istimewa)
Polisi saat melakukan olah TKP. (Foto: Istimewa)

Sementara itu, Tri Sugihartono (55) warga Kelurahan Tamanwinangun ditemukan meninggal dunia di ruang sholat dalam rumahnya. Korban ditemukan meninggal Selasa 28 Juli 2020 sekitar pukul 10.00 wib oleh Lurah Tamanwinangun Titi Mulyati (56) dan Ketua RT setempat Krisna (46) serta Bhabinkamtibmas Bripka Muhdi Aditya.

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan, mengungkapkan dari hasil olah TKP yang dilakukan oleh Polsek Kebumen dan Inafis Polres Kebumen tidak menemukan kejanggalan yang mengarah pada tindak pidana pada peristiwa itu.

Hal ini juga diperkuat keterangan tim medis yang juga datang ke lokasi kejadian.

“Keterangan di lapangan, korban sedang sakit. Kuat dugaan meninggal karena penyakitnya,” jelas AKBP Rudy.

Korban Sakit Stroke dan Tinggal Sendirian

Saat kejadian, korban tinggal di rumah sendiri. Penuturan keluarganya, korban sedang sakit stroke. Korban ditemukan dari kecurigaan anaknya yang sudah tiga hari tidak bisa menghubunginya.

Anak korban Heri Supriyanto yang berdomisili di Surabaya sudah tiga hari tidak bisa berkomunikasi dengan korban. Selanjutnya Heri menghubungi Lurah Tamanwinangun untuk mengecek rumah korban karena rasa khawatir itu.

Namun begitu mendekat pada pintu rumah korban, bau menyengat mulai tercium. Selanjutnya hal ini dilaporkan ke Bhabinkamtibmas Polsek Kebumen untuk ikut mengecek ke dalam rumah. Saat berhasil masuk dengan cara mendobrak pintu, korban ditemukan tergeletak di ruang sholat dalam keadaan meninggal. (win)

Berita Terkait