PLN Larang Warga Terbangkan Layang-layang di Dekat Jaringan Listrik, Ini Bahayanya
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sel, 19 Sep 2023
- visibility 2.423
- comment 0 komentar

Foto bersama di sela-sela sosialisasi di Desa Nogoraji, Kecamatan Buayan, Kebumen. (Foto: Dok. PLN)
Meskipun bermain layang-layang sudah menjadi budaya, namun pihaknya akan terus mengedukasi. Sebab, meskipun bermainnya jauh, tetapi benangnya panjang dan tertiup angin akan memicu gangguan kelistrikan.
“Pada 17 September kemarin terjadi gangguan di jaringan SUTT karena layang layang sehingga berdampak pada padam listrik,” ujarnya.
Terus Lakukan Edukasi Kepada Masyarakat

Manajer PLN ULP Gombong Domianus Jati Kuncahyo menyampaikan penjelasan. (Foto: Padmo)
ULTG Wonosobo yang membawahi Gardu Induk (GI) Dieng, Temanggung, Banjarnegara, Wadaslintang, Kebumen dan Gombong terus melakukan sosialisasi kepada tokoh masyarakat, melalui iklan di radio, televisi hingga PLN mengajar untuk menyasar para pelajar.
“Kami juga menggandeng aparat kepolisian untuk melakukan sweeping di sejumlah wilayah yang rawan layang-layang. Harapannya masyarakat teredukasi dan semakin memiliki kesadaran,” ujarnya.
Baca Juga: Serahkan CSR Rp 50 Juta, PLN UPT Purwokerto Bantu Perajin Sangkar Burung di Desa Nampudadi
Salah satu kuwajiban PLN adalah melakukan edukasi terkait keselamatan ketenagalistrikan. Ada empat pilar yakni keselamatan kerja, keselamatan umum, keselamatan lingkungan, dan keselamatan instalasi.
Dalam kesempatan itu, Manajer PLN ULP Gombong Domianus Jati Kuncahyo memberikan informasi bahwa dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional 2023, PLN menghadirkan promo tambah daya sampai dengan 5.500 va untuk semua golongan dengan harga spesial hanya Rp 202.300.
“Promo ini hanya berlaku di PLN Mobile! Periode 1-30 September 2023. Segera ajukan tambah daya sekarang di PLN Mobile!” ujar Jati.







Saat ini belum ada komentar